HaiBunda

KEHAMILAN

10 Dampak Ibu Hamil Kekurangan Kalsium, Kelahiran Prematur Hingga Kram Otot

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 24 May 2020 08:00 WIB
Dampak Ibu Hamil Kekurangan Kalsium, Kelahiran Prematur Hingga Kram Otot/ Foto: iStock
Jakarta -

Ibu hamil harus memperhatikan nutrisi dan asupan makanan yang dikonsumsi. Nutrisi yang tepat tak hanya baik untuk si ibu, tapi juga kesehatan janin yang dikandung.

Tubuh ibu hamil akan mengambil kalsium dari tulang dan gigi untuk diberikan pada bayi. Agar kebutuhan kalsium tercukupi, Bunda perlu mendapatkan tambahan kalsium dari makanan.

Dikutip dari WebMD, tubuh tidak dapat membuat kalsium, itulah sebabnya kita perlu mendapatkannya dari makanan dan suplemen. Saat hamil, setidaknya dibutuhkan 1.000 miligram kalsium setiap hari.


Beberapa makanan yang mengandung kalsium mudah diperoleh di pasaran. Misalnya, olahan susu seperi keju, yogurt, dan sayuran hijau yang berdaun gelap.

Kata perawat anak bersertifikat Donna Murray, RN, BSN, bayi yang sedang berkembang dalam kandungan membutuhkan kalsium untuk membentuk tulang dan gigi. Apalagi mereka sedang membangun kerangka tubuh.

"Kalsium juga merupakan nutrisi penting bagi jantung, otot, saraf, dan hormon bayi," ujar Murray, dilansir Very Well Family, Jumat (15/5/2020).

Ibu hamil minum susu/ Foto: iStock

Sedangkan bagi si ibu, konsumsi kalsium memang disarankan setiap hari. Jika tak cukup dapat mengalami beberapa komplikasi, seperti osteoporosis di kemudian hari.

Berikut 10 dampak yang dapat terjadi kalau ibu hamil kurang kalsium:

1. Mengalami tekanan darah tinggi selama hamil

2. Mengalami kelahiran prematur

3. Mati rasa atau kesemutan di jari

4. Pertumbuhan bayi lambat

5. Bayi tak mendapatkan cukup kalsium di tulang

6. Mengalami masalah jantung

7. Kram otot kaki

8. Nafsu makan menurun

9. Berisiko patah tulang (jarang terjadi)

10. Berisiko kematian (dalam kasus parah dan jarang terjadi)

Meski menyebabkan dampak yang bermacam-macam, Bunda harus memahami bahwa kalsium yang tersimpan di tubuh haruslah cukup untuk diberikan ke sang buah hati. Jika Bunda mengalami masalah kesehatan, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

"Dokter akan sadar dan bekerjasama dengan Anda untuk mencegah komplikasi," pungkas Murray.

Simak juga yoga lembut yang cocok untuk ibu hamil, di video berikut:

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kronologi Via Vallen Jatuh di Tangga saat Gendong Bayi 3 Bulan

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang Suka Marah Berlebihan dari Obrolan yang sering Diucapkan Sehari-hari

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Audy Item Umumkan Kehamilan Ketiga di Usia 43 Th, Sempat Jalani Diet untuk Turunkan BB

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Hal yang Dipelajari Orang Tua Milenial dari Gen Alpha, Makin Melek Teknologi

Parenting Asri Ediyati

Cara Mengenali Gejala yang Sering Terlewat Sebelum Serangan Jantung di Usia Muda

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Deretan Artis Indonesia Ikut HYROX di Jakarta, Cinta Laura & Andrea Feraldho Selesaikan Tantangan 1 Jam 18 Menit

Studi Temukan Kebiasaan Ibu Hamil di Kantor yang Picu Risiko Keguguran

5 Hal yang Dipelajari Orang Tua Milenial dari Gen Alpha, Makin Melek Teknologi

Kronologi Via Vallen Jatuh di Tangga saat Gendong Bayi 3 Bulan

Cara Mengenali Orang Suka Marah Berlebihan dari Obrolan yang sering Diucapkan Sehari-hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK