KEHAMILAN
Tips Senam Aman Selama Kehamilan, Sebaiknya Bunda Berhenti Jika Alami Ini
Annisa Afani | HaiBunda
Senin, 25 May 2020 16:24 WIBSenam secara teratur selama kehamilan dapat meningkatkan kesehatan bagi ibu dan janin, di antaranya mengurangi risiko kenaikan berat badan berlebih, nyeri punggung hingga membuat persalinan lebih mudah.
Ibu hamil yang sehat dan rutin senam sebelum kehamilan, bisa terus melakukannya. Namun perlu dilakukan sedikit perubahan, yang disesuaikan dengan usia kehamilan. Bagi ibu hamil yang belum terbiasa senam, bisa mengikuti program dari intensitas rendah terlebih dahulu dan secara bertahap pindah ke tingkat aktivitas yang lebih tinggi.
Dikutip dari Medical New Today, otoritas kesehatan di Amerika Serikat merekomendasikan bahwa orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit latihan fisik dengan intensitas sedang dalam seminggu, termasuk selama kehamilan dan pada tahun pertama setelah melahirkan.
Tips senam aman
Perubahan fisik selama kehamilan menciptakan tuntutan ekstra pada tubuh, jadi penting untuk melakukan senam dengan hati-hati, ya Bunda. Dibutuhkan beberapa tips yang tepat agar dapat membantu ibu hamil tetap aman saat berolahraga, salah satunya diawali dengan pemanasan selama 5 menit dan peregangan selama 5 menit.
Berikut ini beberapa tips lainnya:
1. Kenakan pakaian longgar, nyaman, termasuk dalam pemilihan bra.
2. Pilih sepatu yang dirancang khusus untuk olahraga demi mencegah cedera.
3. Berolahraga di permukaan yang rata untuk menghindari cedera.
4. Makanlah dalam porsi kecil dan sering sepanjang hari, dan jangan melakukan latihan senam setidaknya 1 jam setelah makan.
5. Minumlah banyak air sebelum, selama dan setelah senam agar tetap terhidrasi.
Sementara itu, beberapa hal yang harus Bunda ingat selama menjalani senam bahwa tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi selama kehamilan, hormon relaxin yang diproduksi selama kehamilan menyebabkan ligamen yang mendukung sendi meregang dan meningkatkan risiko cedera.
Selain itu, berat badan ibu hamil mengubah pusat gravitasi, memberi tekanan ekstra pada persendian dan otot di punggung bagian bawah dan panggul dan meningkatkan kemungkinan kehilangan keseimbangan. Karena itu, Bunda harus menghindari beberapa hal, seperti:
1. Hindari terlalu panas dan melakukan senam dalam kelembapan tinggi.
2. Hindari mengangkat beban yang berat dan aktivitas yang memicu ketegangan.
3. Hindari paparan tekanan udara ekstrim.
4. Hindari aktivitas yang meningkatkan risiko trauma perut.
5. Hindari senam yang menguras banyak tenaga hingga merasa kelelahan.
Ibu hamil perlu untuk berhenti melakukan senam jika mengalami kelelahan serta nyeri, termasuk sakit perut, dada, panggul dan kram otot; merasa akan pingsan, pusing, atau mual; secara tiba-tiba menyemburkan cairan dari vagina atau tetesan cairan yang terus mengalir, kemungkinan mengindikasikan pecahnya selaput ketuban.
Selain itu, memiliki detak jantung yang tidak teratur atau cepat; terjadi pembengkakan tiba-tiba di pergelangan kaki, tangan, wajah, atau semuanya; sesak nafas dan kontraksi persisten yang berlanjut setelah istirahat serta mengalami kesulitan berjalan.
Sementara itu, Bunda yang sedang hamil dilarang melakukan senam jika pernah mengalami pendarahan atau bercak merah, plasenta rendah atau plasenta previa, riwayat atau kemungkinan keguguran atau kelahiran prematur dan serviks lemah.
Simak juga Bun, beberapa kegiatan dalam video berikut setara dengan melakukan senam lho!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Serba-serbi Senam Hamil
5 Manfaat Senam Hamil saat Hamil Muda, Bunda Perlu Tahu
5 Senam untuk Ibu Hamil, Bikin Bugar dan Bantu Melahirkan
Senam Hamil Ternyata Beri Dampak Luar Biasa untuk Bunda dan Bayi Lho
TERPOPULER
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Feni Rose Ikut Emosi Ibu Virgoun Terus Serang Inara Soal Rumah
-
Beautynesia
5 Negara Asia dengan Biaya Kuliah Terjangkau untuk Mahasiswa Internasional
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramadan Pret-A-Porter 2026: Modest Fashion Bazaar Hadir di PIK 2
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog