HaiBunda

KEHAMILAN

8 Gejala Diabetes Gestasional Selama Kehamilan dan Cara Mencegahnya

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Minggu, 14 Jun 2020 11:21 WIB
8 Gejala Diabetes Gestasional Selama Kehamilan dan Cara Mencegahnya/ Foto: iStock
Jakarta -

Diabetes gestasional merupakan salah satu penyakit yang dialami banyak ibu hamil. Seperti apa gejala diabetes gestasional dan cara mencegahnya?

Menurut dr Wismandari Sp PD-KEMD, diabetes yang dialami wanita sebelum hamil adalah diabetes pre gestasional. Sedangkan, yang dialami ketika hamil disebut sebagai diabetes gestasional.

"Biasanya diabetes gestasional pertama kali muncul atau dikenali saat usia kehamilan 24-28 minggu keatas. Karena itu penting untuk memeriksa gula darah sebelum kehamilan," ujar Wisma.


Kalau sudah dilakukan pemeriksaan dan gula darah ibu hamil di atas 95 mg/dL, ia dinyatakan diabetes gestasional, Bunda. Peningkatan hormon ketika hamil membuat insulin tidak bisa bekerja dengan baik.

"Akibatnya gula dalam darah akan meningkat. Sensitivitas insulin menurun 45-70 persen dibanding saat enggak hamil," jelas Wisma.

Nah, dilansir Baby Center dan American Pregnancy Association, ini 8 gejala diabetes gestasional. Tapi, jangan menunggu sampai gejala muncul, Bunda yang sedang hamil harus selalu mengecek kadar gula darah ya:

1. Kadar gula dalam urine (setelah melakukan tes urine).

2. Merasa sangat haus.

3. Sering buang air kecil.

4. Kelelahan.

5. Mual.

6. Sering infeksi vagina, kandung kemih, dan kulit.

7. Mulut kering

8. Penglihatan kabur.

Diabetes gestasional/ Foto: Thinkstock

Karena diabetes gestasional dapat berdampak negatif untuk bayi, Bunda perlu melakukan langkah pencegahan nih. Dikutip dari Mayoclinic, ini langkah pencegahan yang bisa dilakukan ibu hamil.

1. Makan makanan sehat

Pilih makanan yang tinggi akan serat dan rendah lemak serta kalori. Fokus pada konsumsi sayur, buah, dan gandum utuh.

2. Tetap aktif

Berolahraga sebelum dan selama kehamilan dapat melindungi Bunda dari diabetes gestasional. Usahakan agar beraktivitas ringan selama 30 menit setiap hari.

Bunda bisa melakukan olahraga seperti renang. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki juga bisa membantu kok.

3. Mulai kehamilan pada berat badan sehat

Kalau Bunda berencana untuk hamil, menghilangkan berat badan sebelumnya dapat membantu menciptakan kehamilan sehat. Fokuslah pada membuat perubahan yang berkelanjutan pada kebiasaan makan.

4. Berat badan tidak boleh naik melebihi anjuran

Berat badan bertambah beberapa kilogram selama hamil merupakan hal yang sehat dan normal. Tapi, pertambahan berat badan yang terlalu banyak dan cepat dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional, Bunda.

Jadi, selalu perhatikan asupan makanan dan berat badan selama hamil ya supaya terhindar dari diabetes gestasional.

Supaya tidak terkena diabetes, lihat 6 tanda tubuh kelebihan gula di video berikut ini yuk, Bunda.

(sih/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK