sign up SIGN UP search


kehamilan

10 Tanda Hamil 2 Bulan yang Sehat

Annisa Karnesyia Senin, 29 Jun 2020 12:01 WIB
Ibu Hamil Mual caption
Jakarta -

Memasuki usia kehamilan dua bulan, banyak perubahan yang terjadi pada ibu. Semuanya dimulai sejak awal kehamilan atau trimester pertama, Bunda.

Ahli patologi anatomi Melissa Conrad Stoppler, MD mengatakan, selama trimester pertama terjadi perubahan hormon dalam tubuh. Inilah yang memengaruhi setiap sistem organ dalam tubuh ibu hamil.

"Perubahan ini dapat memicu gejala bahkan pada minggu-minggu pertama kehamilan," kata Stoppler, dikutip dari MedicineNet.


Saat tubuh mulai berubah, Bunda mungkin perlu juga melakukan perubahan dalam rutinitas sehari-hari. Sebagian akan terasa tidak nyaman dan akan hilang seiring perkembangan janin.

"Mungkin beberapa wanita tidak merasakan perubahan ini sama sekali. Setiap wanita berbeda, demikian pula setiap kehamilan," ujar Stoppler.

Memasuki usia dua bulan, perkembangan janin dalam kandungan tergolong cepat. Itulah sebabnya, ibu mungkin merasakan tanda hamil dan perubahan paling besar di bulan ini.

Dilansir Parenting Firstcry dan Mom Junction, berikut 10 tanda hamil dua bulan yang sehat. Simak ya, Bunda!

1. Morning sickness

Mual dan muntah sering terjadi di trimester pertama kehamilan. Bunda mungkin akan merasakannya di pagi hari dan waktu lain. Morning sickness akan dimulai sekitar minggu pertama kehamilan, sampai memasuki bulan kedua atau ketiga.

Secara biologis, ini tidak memberikan efek negatif pada janin atau kesehatan ibu. Namun, keinginan untuk muntah atau merasa mual sepanjang waktu bisa menyebabkan gangguan dan kegagalan fokus pada aktivitas sehari-hari.

2. Perubahan suasana hati

Di awal kehamilan, hormon mulai mengambil alih tubuh kita, Bunda. Ibu hamil mungkin akan mengalami perubahan suasana hati, seperti tiba-tiba bahagia, lalu berubah sedih dan marah.

Sebagian besar disebabkan karena hormon progesteron dan estrogen. Perubahan suasana hati ini bisa membuat ibu hamil stres jika tidak mendapatkan dukungan dari keluarga dan suami.

Worried pregnant woman sitting on a couch in the living room at homeilustrasi ibu hamil/ Foto: iStock

3. Sering buang air kecil

Kebanyakan ibu mulai sering buang air kecil saat memasuki usia dua bulan kehamilan. Penyebabnya karena tubuh memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG), yaitu hormon yang memicu buang air kecil

Peningkatan asupan cairan untuk memenuhi kebutuhan tubuh juga bisa menjadi penyebabnya ya. Paling penting adalah menghindari dehidrasi jika Bunda sering buang air kecil selama hamil.

4. Mengidam

Ibu hamil dua bulan sering ngidam atau membenci makanan tertentu. Perubahan hormon dan kekurangan nutrisi adalah penyebab utamanya.

Makanan yang disukai bisa menjadi menjijikkan, sebaliknya makanan yang tidak pernah dimakan bisa jadi kesukaan. Selama makanan tidak berbahaya untuk ibu dan bayinya, boleh dikonsumsi ya.

5. Konstipasi

Perubahan hormon dan fisik bisa memengaruhi pergerakan makanan dalam sistem pencernaan ibu hamil. Hormon progesteron memiliki sifat relaksasi otot yang akan memperlambat proses pencernaan.

Selain itu, beberapa ibu hamil enggan makan karena ngidam. Kebiasaan makan ini juga bisa menyebabkan konstipasi.

6. Ukuran dan bentuk payudara membesar

Payudara akan berubah di bulan kedua kehamilan. Ukuran dan bentuk akan lebih besar, serta cukup sensitif dan responsif terhadap sentuhan.

Hormon estrogen dan progesteron dapat meningkatkan simpanan lemak tubuh, yang berpengaruh pada payudara.

7. Sakit kepala dan pusing

Perubahan hormon dan tekanan darah selama hamil akan menyebabkan sakit kepala dan pusing. Intensitas biasanya ringan, Bunda.

pregnant young womanIlustrasi ibu hamil/ Foto: iStock

8. Perubahan kulit

Kulit ibu hamil akan berubah dan mulai berjerawat di usia kehamilan dua bulan. Hal ini karena meningkatnya kadar hormon di tubuh. Namun, beberapa wanita mungkin akan memiliki kulit mulus dan cerah menjelang akhir bulan ini.

9. Kelelahan

Kehamilan dapat meningkatkan energi, jadi sangat normal bila Bunda merasa lebih lelah daripada biasanya. Kelelahan terjadi karena perubahan fisik yang terjadi dan ibu membawa janin dalam tubuh.

Tanda awal kehamilan yang disebabkan peningkatan kadar hormon progesteron juga memengaruhi tekanan dan gula darah. Cukup istirahat, serta terus menjaga pola makan yang sehat bisa membantu mengatasi kelelahan.

10. Varises dan pembengkakan

Peningkatan hormon dan volume darah selama hamil membuat pembuluh darah tampak kasat mata berwarna merah dan biru memudar. Kondisi ini disebut varises.

Bunda juga akan mengalami pembengkakan di lengan dan tungkai karena meningkatnya pasokan darah dalam tubuh.

Simak juga ciri hamil dilihat dari perubahan kulit, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi