sign up SIGN UP search


kehamilan

Bunda Perlu Tahu, Ini 5 Tanda Kehamilan Kembar yang Umum Terjadi

Kinan Kamis, 09 Jul 2020 07:12 WIB
Beautiful young smiling pregnant woman. Happiness caption
Jakarta -

Saat Bunda hamil bayi kembar, ada beberapa tanda kehamilan khas yang bisa terjadi. Misalnya seperti mual, pusing dan lemas. Hanya saja, ada beberapa tanda-tanda kehamilan kembar lain yang juga bisa terjadi.

Tanda dan gejala ini sebenarnya masih sangat wajar, namun jika dirasakan cukup mengganggu, tak ada salahnya Bunda berkonsultasi ke dokter kandungan, ya.

Dirangkum dari Parenting First Cry, berikut tanda-tanda kehamilan kembar yang perlu Bunda ketahui:


1. Morning sickness yang lebih hebat

Kehamilan kembar seringkali membuat Bunda akan merasakan keluhan morning sickness yang lebih ekstrem. Bahkan hal ini juga bisa membuat nafsu makan menjadi turun dan badan seperti tidak bertenaga.

Morning sickness pada kehamilan tunggal umumnya terjadi pada trimester pertama dan berangsur-angsur hilang seiring berjalannya waktu. Namun pada kehamilan kembar, kondisi ini bisa terus terjadi sampai awal trimester ketiga.

2. Nyeri payudara

Nyeri payudara yang terjadi pada kehamilan kembar umumnya akan terasa lebih berat jika dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Selain itu, Bunda juga mungkin akan merasa lebih mudah lelah dan nyeri punggung.

3. Berat badan naik drastis

Adanya lebih dari satu kehidupan dalam tubuh Bunda akan membuat kenaikan berat badan yang terjadi pun juga akan lebih banyak. Sebab ini berarti ada peningkatan lebih banyak juga pada kebutuhan nutrisi harian Bunda.

Young pregnant woman lying in bed at homeIlustrasi hamil/ Foto: iStock

4. Sesak napas

Bertumbuhnya janin kembar dalam tubuh Bunda dapat membuat ruang dalam perut terasa lebih sempit. Rahim tumbuh semakin besar dan cairan ketuban juga diproduksi lebih banyak.

Hal ini membuat Bunda menjadi lebih sering mengalami keluhan sesak napas alias napas jadi terasa lebih berat.

5. Tekanan darah tinggi

Tanda-tanda kehamilan kembar lainnya yang juga perlu diperhatikan yakni tekanan darah tinggi. Jika tidak terkendali, kondisi ini dapat berkembang menjadi risiko hipertensi atau preeklampsia. Konsultasikan secara rutin dengan dokter jika Bunda memiliki tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Perhatikan juga pola hidup sehari-hari, termasuk menu makanan dan aktivitas fisik, guna memastikan tekanan darah tetap terkendali.

Nah, adakah tanda-tanda kehamilan kembar yang juga pernah Bunda alami?

Simak juga tanda-tanda kehamilan dilihat dari perubahan warna kulit dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi