sign up SIGN UP search


kehamilan

11 Tanda-tanda Hamil Selain Telat Datang Bulan yang Perlu Diketahui

Tim HaiBunda Rabu, 06 Jan 2021 14:51 WIB
Ilustrasi hamil muda caption
Jakarta -

Bicara soal tanda-tanda hamil, terlambat datang bulang (haid) adalah salah satu tanda utama yang paling umum dan diketahui semua orang. Hanya saja, sebenarnya tanda hamil tak hanya telat datang bulan, lho. Sebab, masih ada berbagai tanda-tanda lainnya yang sebenarnya merupakan tanda bahwa Bunda sedang hamil.

Dan pada ulasan berikut ini, Bunda bisa temukan daftar serta penjelasan mengenai berbagai gejala atau tanda kehamilan, yang beberapa di antaranya pun bisa diidentifikasikan sebagai tanda-tanda hamil muda. Berbagai tanda kehamilan berikut ini pun dapat dikenali sebagai tanda hamil anggur, mengingat bahwa kondisi ini juga berkembang sebagai kehamilan normal, sebelum akhirnya pembentukan plasenta menjadi abnormal menyerupai sekumpulan buah anggur.

Lantas, apa saja ya tanda-tanda kehamilan lainnya selain telat datang bulan yang perlu Anda ketahui? Ini dia daftar dan penjelasannya. Selamat membaca.


Tanda-tanda hamil selain telat datang bulan

1. Perubahan pada fisik payudara

Kehamilan tak hanya sekadar perubahan pada fisik saja, tapi juga perubahan pada hormon. Bahkan, perubahan hormon terjadi lebih dahulu, dan memicu terjadinya perubahan fisik, termasuk pada tanda-tanda hamil kembar. Salah satunya adalah perubahan pada payudara Bunda.
Pada masa kehamilan, payudara calon ibu umumnya terasa jadi lebih padat, kencang, dan sensitif. Di samping itu, puting juga nampak lebih menonjol dan menggelap, dan pembuluh darah akan lebih nampak pada permukaan kulit payudara.

2. Buang air kecil lebih sering

Salah satu tanda kehamilan lagi, terutama pada masa awal, adalah lebih sering buang air kecil. Gejala tanda-tanda hamil muda sebelum telat haid ini paling umum dirasakan di malam hari yang disebabkan perubahan hormon serta penambahan jumlah cairan tubuh. Memasuki fase kehamilan berikutnya, tanda ini tetap terasa namun lebih dikarenakan oleh pembesaran rahim, yang menyebabkan kantong kemih tertekan.

3. Lebih mudah merasa lelah

Bagi Bunda yang akhir-akhir ini lebih mudah merasa lelah dibandingkan biasanya, Bunda bisa cek dahulu karena bisa jadi hal tersebut disebabkan karena Bunda sedang hamil. Gejala ini pun bisa berlanjut, terlebih lagi sepanjang trimester pertama kehamilan.

Penyebab gejala kehamilan ini adalah peningkatan jumlah hormon progesteron, aliran darah, detak jantung, serta metabolisme pada tubuh ibu hamil. Untuk mengatasinya, konsumsi makanan bernutrisi dan istirahat yang cukup. Selain itu, jika rasa lelahnya jauh lebih parah, Bunda perlu segera berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan bahwa Anda tidak sedang mengalami anemia pada ibu hamil, yang dapat membahayakan janin.

4. Keputihan

Rupanya, keputihan juga merupakan salah satu tanda-tanda hamil, lho! Terutama pada keputihan yang keluar saat Bunda memang benar terlambat datang bulan. Penyebabnya adalah peningkatan jumlah hormon estrogen dan aliran darah menuju vagina, yang terjadi secara alami sejak awal kehamilan.

Keputihan saat hamil biasanya lebih banyak dibandingkan keputihan menjelang haid, warnanya cenderung putih susu, meskipun bisa juga warnanya putih kekuningan. Selain itu, tekstur keputihannya juga berbeda - walaupun cukup sulit untuk dibedakan, keputihan tanda kehamilan biasanya lebih lengket dan cair dibandingkan keputihan yang keluar saat akan haid.

5. Mual dan muntah

Sama seperti telat datang bulan, mual dan muntah adalah salah satu tanda kehamilan yang paling umum. Akan tetapi, gejala kehamilan yang satu ini baru akan terjadi begitu usia kehamilan menginjak minggu ke-6, bukan tanda-tanda hamil 1 hari. Dan begitu usia kehamilan memasuki antara minggu ke-12 sampai ke-16, mual dan muntah akan mereda dan menghilang.

Tanda yang satu ini dapat diperingan dengan menjaga agar perut Bunda tidak kosong, yakni dengan makan dalam porsi kecil, tapi frekuensi yang lebih sering. Bunda pun bisa mencoba mengonsumsi permen jahe atau mint untuk meredakan gejala mual dan muntah selama kehamilan.

6. Lebih sensitif terhadap bau-bauan

Salah satu efek dari perubahan hormon pada masa kehamilan adalah indera penciuman yang jadi lebih sensitif. Dampaknya, Bunda bisa jadi akan lebih sensitif terhadap berbagai aroma tertentu, bahkan jadi lebih mual ketika mencium aromanya. Misalnya makanan beraroma atau berbumbu tajam, parfum, dan asap rokok.

7. Nafsu makan berkurang atau hilang

Karena indera penciuman jadi lebih sensitif dan kadar hormon meningkat di dalam tubuh, wanita hamil pun bisa mengalami penurunan hingga hilangnya nafsu makan. Padahal, hal tersebut dapat membahayakan janin karena mengurangi asupan nutrisinya. Oleh karena itu, ibu hamil yang mengalami gejala ini perlu tetap mengonsumsi nutrisi, misalnya dalam bentuk camilan seperti roti gandum atau biskuit rasa plain.

8. Konstipasi

Tahukah Bunda kalau sebenarnya konstipasi pun merupakan salah satu tanda kehamilan? Meskipun tidak banyak disadari, kehamilan dapat menyebabkan melambatnya kinerja pencernaan, yang berakibat pada risiko konstipasi alias sembelit pada ibu hamil. Melambatnya kinerja sistem pencernaan tersebut disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi pada saat kehamilan.

9. Bercak darah

Tak sedikit kehamilan yang diawali dengan keluarnya bercak darah dari vagina. Munculnya bercak darah atau flek yang berasal dari vagina ini bisa menjadi pertanda bahwa sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim Anda.

10. Pusing

Gejala yang satu ini kerap dialami para ibu mengandung pada awal usia kehamilan, yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah dan penurunan tekanan darah. Apabila Anda mengalaminya, Anda hanya perlu beristirahat cukup untuk meredakan gejala ini. Hanya saja, apabila pusing yang Anda rasakan berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan tak kunjung membaik bahkan setelah Anda beristirahat, segera konsultasi ke dokter.

11. Perubahan drastis pada mood (mood swing)

Adanya perubahan hormon pun dapat memengaruhi emosi ibu hamil. Salah satu tandanya adalah mood swing atau perubahan mood yang terjadi secara drastis atau cepat, dan terlihat seperti tanpa ada penyebab yang jelas.

Mimpi Hamil adalah Gejala Kehamilan?

Dari 11 poin di atas, Anda bisa amati bahwa seluruh tanda-tanda di atas merupakan tanda kehamilan pada kondisi fisik hingga emosional yang dipengaruhi oleh perubahan hormon pada tubuh ibu hamil. Oleh karena itu, tanda-tanda seperti mimpi hamil tidak bisa menjadi tanda kehamilan yang benar-benar pasti.

Mimpi memang adalah bunga tidur, tapi tak sedikit pula orang yang meyakini bahwa mimpi memiliki makna atau tafsiran tersendiri. Contohnya mimpi melihat orang hamil dalam Islam, atau tafsir alias arti mimpi hamil padahal belum menikah.

Nah, apakah Bunda memercayai bahwa mimpi - termasuk mimpi hamil - adalah benar-benar bisa menjadi pertanda kehamilan? Secara ilmiah, hal tersebut masih jauh dari kata benar. Tapi, pada akhirnya apakah Bunda ingin percaya atau tidak, keputusannya kembali ke tangan Bunda sendiri.

Yang perlu Bunda pastikan adalah bahwa berbagai tanda-tanda hamil yang sudah dijelaskan di atas pun bisa jadi merupakan tanda-tanda kondisi lainnya. Akan tetapi, bagi Bunda yang memang sudah merencanakan kehamilan dengan pasangan dan tengah berupaya untuk hamil, Bunda bisa segera lakukan tes kehamilan begitu Bunda mengalami salah satu atau beberapa tanda kehamilan di atas untuk mendapatkan hasil pastinya. (PK)

Simak juga Bunda, ciri hamil dilihat dari perubahan kulit dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!