sign up SIGN UP search


kehamilan

Jenis Obat Batuk yang Cocok untuk Ibu Hamil, Bunda Perlu Tahu

Arina Rabu, 15 Jul 2020 07:09 WIB
Portrait of a happy pregnant woman taking a pill sitting on a couch in the living room at home caption
Jakarta -

Ketika Bunda terserang batuk saat hamil, tidak bisa minum obat sembarangan. Beberapa jenis obat batuk tak disarankan dikonsumsi ibu hamil.

Bunda perlu mempertimbangkan obat batuk yang cocok untuk ibu hamil. Lalu obat batuk seperti apa yang cocok untuk ibu hamil?

Dilansir Insider, ada beberapa kandungan obat yang sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil. Seperti Advil, aspirin, dan ibuprofen, Bunda tak disarankan minum obat yang memiliki ketiga kandungan tersebut.


"Aspirin dosis rendah memang sekarang sering digunakan pada kehamilan untuk indikasi medis tapi bisa menyebabkan pendarahan. Doktermu lah satu-satunya orang yang mungkin menyarankan penggunaan aspirin," jelas Octavia Cannon, DO, selaku osteopathic obstetrician dan gynecologist sekaligus co-owner dari Arboretum Obstetrics and Gynecology, North Carolina, Amerika Serikat.

Sementara paracetamol boleh dikonsumsi saat hamil, tapi sebaiknya yang tidak mengandung ibuprofen atau aspirin. Ingat, aspirin hanya boleh dikonsumsi jika dokter merekomendasikannya.

Pastikan Bunda membaca paket obat batuk tanpa resep sebelum meminumnya. Beberapa obat batuk bisa berbahaya buat ibu hamil terutama selama trimester pertama. Lalu bagaimana dengan produk dekongestan, amankah untuk ibu hamil?

"Tidak ada informasi yang cukup untuk produk dekongestan seperti Olbas Oil dan menthol, jadi yang terbaik menghindarinya terutama sebelum 12 minggu. Setelah lewat usia itu, Bunda bisa memakainya untuk menghirup aromanya," kata Lorraine Berry, bidan bersertifikasi sekaligus ahli hipnoterapi kelahiran, dikutip dari Made for Moms.

Kopi untuk Ibu HamilObat yang tidak boleh untuk Ibu Hamil/ Foto: iStock

Cannon menambahkan, biasanya produk Tylenol, sirup obat batuk, dan semprotan hidung tidak masalah dikonsumsi ibu hamil. Akan lebih baik jika Bunda merawat batuk selama hamil dengan cara alami.

"Beristirahat, minum banyak cairan, mengonsumsi makanan sehat. Teh panas atau air dengan lemon dan madu juga bisa membantu," saran Cannon.

Di samping itu, ibu hamil perlu pergi ke dokter jika mengalami hal berikut:

1. Batuk terus-menerus atau mengeluarkan cairan saat batuk.
2. Batuk dan sakit.
3. Demam tidak kunjung sembuh walau sudah minum paracetamol.
4. Batuk berlendir hijau, sulit bernapas, dan tidak enak badan.

Tanda-tanda tersebut kemungkinan ada komplikasi lain dalam tubuh Bunda sehingga perlu bantuan dokter. "Jika warna lendir berubah (kuning dan hijau), itu mungkin menandakan keterlibatan bakteri yang bisa berubah menjadi serius dengan cepat. Masalah alergi musiman bisa berubah menjadi bronkitis atau infeksi saluran pernapasan, atau sinusitis," tambah Cannon.

Bunda, simak juga yuk cerita Winda 'Idol' mengenai kehamilan ketiganya dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi