sign up SIGN UP search


kehamilan

7 Obat Batuk Alami Dikonsumsi Ibu Hamil

Annisa Afani Senin, 31 Aug 2020 20:20 WIB
Shot of a pregnant woman having a consultation with her doctor caption
Jakarta -

Banyak ibu hamil yang sangat berhati-hati untuk mengonsumsi obat ketika batuk. Bunda pasti bertanya-tanya dan khawatir apakah obat yang dikonsumsinya aman atau tidak untuk janin yang sedang dikandung.

Sebenarnya ketika ibu hamil batuk persisten atau terus menerus, mungkin Bunda mengalami virus umum. batuk akan membaik dengan beristirahat.

"Jika Anda mengalami batuk selama kehamilan, itu mungkin cara tubuh mengatakan Anda harus beristirahat," kata bidan Karina Dyer, dikutip dari Made for Mums.


Batuk saat hamil

Para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford menemukan bahwa wanita hamil mungkin terkena batuk karena sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit berubah dan kadang malah menurun. Artinya, ibu hamil alias bumil lebih rentan terhadap kuman penyebab penyakit, tidak hanya batuk tapi juga pilek.

Jika Bunda bertanya-tanya apakah batuk bisa memengaruhi janin dalam kandungan, jawabannya adalah tidak, Bun. Saat batuk, perut Bunda akan naik turun yang mungkin si kecil di dalam perut juga akan merasakannya. Namun secara fisik, dia tidak akan terpengaruh dengan batuk Bunda.

Namun jika Bunda merasa tidak nyaman saat batuk dan seolah sedang meregangkan otot di sekitar perut, Bunda bisa menggunakan tangan untuk menopang perut bagian bawah saat batuk.

Kapan ibu hamil harus memeriksakan batuk ke dokter?

Meski batuk tidak berbahaya bagi janin, namun Bunda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika batuk tak kunjung sembuh dan disertai dengan beberapa gejala berikut ini:

  • Mengalami batuk persisten (terus-menerus) atau mengeluarkan cairan saat batuk
  • Merasa mual
  • Suhu tubuh tidak turun setelah minum obat parasetamol
  • Suhu tubuh naik, mengeluarkan lendir hijau, sulit bernapas dari biasanya dan tidak enak badan

Batuk yang disertai dengan gejala tersebut bisa mengindikasikan bahwa Bunda mengalami infeksi saluran pernapasan. Jika itu yang terjadi, maka dokter mungkin akan meresepkan antibiotik karena infeksi yang tidak diobati bisa memengaruhi bayi dalam kandungan.

Obat batuk ibu hamil

Nah, obat yang bisa bumil konsumsi ketika batuk adalah parasetamol. Namun sebaiknya Bunda tidak mengonsumsi ibuprofen atau aspirin, kecuali direkomendasikan oleh dokter.

Terpenting, Bunda harus membaca aturan pakai obat batuk yang dijual bebas sebelum mengonsumsinya karena beberapa obat batuk bisa berbahaya untuk dikonsumsi dalam tiga bulan pertama kehamilan, tetapi aman di trimester kedua dan ketiga atau sebaliknya. Jangan sungkan bertanya kepada apoteker untuk mendapatkan informasi tentang obat yang aman dan cocok dikonsumsi.

"Tidak ada informasi yang cukup tentang produk dekongestan, jadi sebaiknya dihindari, terutama sebelum (kehamilan) 12 minggu," ujar bidan terdaftar dan ahli hipnoterapi kelahiran, Lorraine Berry.

Selain parasetamol atau obat medis yang diresepkan dokter, Bumil juga bisa mencoba obat batuk alami, lho. Dikutip dari Parenting Firstcry dan Avogel, berikut ini obat alami untuk meredakan batuk selama kehamilan:

1. Bawang putih

Bawang putih mengandung antioksidan yang dikenal memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antibiotik. Jadi, jika Bunda sedang mengalami flu dan batuk, cobalah untuk mengonsumsi bawang putih mentah.

Rasanya mungkin tidak enak, namun efeknya dapat meredakan sakit dada akibat batuk. Untuk membantu mengurangi rasanya yang khas, Bunda bisa memotong bawang putih dan campurkan dengan madu sebelum dimakan. Dianjurkan untuk melakukan ini setidaknya dua hingga tiga kali sehari.

2. Cuka sari apel

Mengonsumsi cuka apel dapat membuat tubuh lebih basa, sehingga efektif dalam melawan virus penyebab pilek dan batuk. Bunda bisa mulai meminumnya saat beberapa gejala awal seperti halnya masuk angin terasa hingga gejalanya mereda.

Caranya, campurkan 1-2 sendok makan cuka sari apel dengan air atau teh hitam, dan minumlah dua hingga tiga kali sehari.

3. Madu

Madu diketahui sebagai obat yang bisa mengatasi pilek dan batuk. Selain itu, madu juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menenangkan sakit tenggorokan.

"Jika Anda merasakan timbulnya batuk akibat pilek atau flu, madu bisa menjadi cara untuk meredakannya. Namun, jika batuk adalah bagian dari kondisi mendasar yang lebih serius, atau jika Anda berisiko mengalami komplikasi akibat sistem kekebalan yang melemah, maka harus berkonsultasi dengan dokter," kata Dr. Jen Tan selaku ahli sistem kekebalan tubuh.

4. Air putih

Air putih sangat membantu mengatasi batuk. Apalagi saat pilek dan batuk, tubuh akan kehilangan lebih banyak air dari biasanya, Bunda.

Oleh karena itu, minum banyak air terutama dengan suhu hangat akan membantu mencegah dehidrasi, meredakan batuk dan hidung tersumbat.

5. Lemon

Selain memiliki kandungan vitamin C yang melimpah, lemon juga menjadi sumber antioksidan alami dengan sifat antivirus dan antibakteri.

Lemon pun kaya potasium yang penting untuk fungsi ginjal yang baik. Jika ginjal mampu berfungsi dengan optimal dan membuang racun dari tubuh, maka penyakit seperti batuk dan pilek pun bisa ikut teratasi.

6. Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan yang penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan kuat. Cobalah untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C ke dalam makanan menu harian Bunda.

7. Jahe

Jahe adalah pilihan yang bagus untuk mengatasi batuk kering yang tidak menghasilkan dahak lho, Bunda. Batuk kering sendiri disebabkan karena adanya infeksi virus dan alergi.

Cara terbaik mengonsumsi jahe dalam bentuk teh jahe, Bunda. Untuk membuatnya, didihkan dua gelas air, tambahkan dua sendok jahe parut, dan diamkan selama 15 menit. Setelah agak dingin, tambahkan madu lalu diminum.

Adakah cara untuk mencegah batuk saat hamil?

Rata-rata kita akan terkena flu tiga kali dalam setahun, bahkan saat wanita sedang hamil. Jadi Bunda mungkin tidak bisa menghindarinya tetapi ada beberapa cara untuk meminimalisir kemungkinan terkena batuk, yaitu:

  • Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air panas atau menggunakan hand sanitizer yang aman digunakan selama kehamilan.
  • Minumlah banyak jus jeruk segar yang mengandung vitamin C
  • Pertahankan pola makan yang sehat
  • Usahakan cukup istirahat dan tidur
  • Hindari menggosok mata atau hidung saat berpergian
  • Jauhi berbagi peralatan makan

Bunda, simak juga 14 ciri hamil yang jarang diketahui dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi