sign up SIGN UP search


kehamilan

Mengenal Program Inseminasi Buatan yang Bantu Bunda Cepat Hamil

Arina Rabu, 15 Jul 2020 16:46 WIB
Doctor during consultation held in his hand and shows patient anatomical model of male sperm. Counseling of men and couples about male infertility, sperm pathology, impossibility to get pregnant caption
Jakarta -

Sudah lama menikah tapi tak kunjung hamil, Bunda? Sebagian wanita ternyata memang butuh bantuan medis untuk bisa hamil. Salah satu program yang bisa menjadi pilihan adalah inseminasi buatan.

Apa itu inseminasi buatan? Bagaimana proses dan berapa persen peluangnya? Kali ini, HaiBunda akan membahas mengenai proses inseminasi buatan yang perlu Bunda pahami agar cepat hamil.

Apa Itu Inseminasi Buatan?


Dilansir Healthline, inseminasi buatan merupakan metode perawatan kesuburan yang digunakan untuk mengantarkan sperma langsung ke leher rahim dengan harapan bisa hamil. Terkadang, sperma perlu disiapkan dahulu agar cepat hamil selama proses inseminasi buatan.

Ada dua metode inseminasi buatan, yakni uterine insemination (IUI) dan intracervical insemination (ICI). Beberapa wanita juga bisa minum obat untuk merangsang pertumbuhan folikel ovarium, dan meningkatkan peluang cepat hamil.

Bagaimana Proses Inseminasi Buatan?

Proses inseminasi buatan dengan bantuan dokter untuk menyalurkan sperma langsung ke leher rahim. Bunda akan diminta untuk berbaring selama 15 menit hingga 30 menit setelah dokter memasukkan sperma ke dalam vagina menggunakan jarum suntik khusus.

Idealanya sperma akan bergerak naik ke rahim selama kurun waktu tersebut. Setelah itu, proses selesai dan Bunda bisa beraktivitas seperti biasa. Kemudian sekitar dua minggu sampai empat minggu, Bunda akan diminta tes kehamilan untuk melihat apakah proses inseminasi berhasil atau tidak.

Doctor during consultation held in his hand and shows patient anatomical model of male sperm. Counseling of men and couples about male infertility, sperm pathology, impossibility to get pregnantIlustrasi inseminasi buatan agar cepat hamil/ Foto: iStock

Apakah Proses Inseminasi Buatan akan Sakit?

"Bagi sebagian besar wanita, ini sangat mudah. Kamu seharusnya tidak merasakan apa-apa," terang Dr. Martha Noel, M.D., selaku asisten profesor obstetrics, gynecology dan reproductive sciences di University of California, San Francisco, dilansir Today's Parents.

Beberapa wanita mungkin merasa tidak nyaman karena ada benda yang dimasukkan ke dalam vagina. Terkadang suntikan khusus atau kateter juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan, terutama jika Bunda memiliki stenosis serviks, lorong serviks sempit, atau bentuk kemiringan rahim.

Jika Bunda ingin lebih nyaman, minum banyak air agar kantong kemih penuh akan membantu selama prosedur. Dr Noel mengatakan bahwa hal tersebut bisa memudahkan dokter memasukkan kateter.

Setelah proses berlangsung mungkin Bunda akan mengalami kram ringan. Namun Bunda tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

Adakah Hal yang Perlu Dihindari Setelah Inseminasi Buatan?

Tak ada hal khusus, kecuali alkohol dan berendam air panas selama kurang lebih dua minggu sebelum tes kehamilan. Jadi, Bunda perlu menghindari alkohol dan tidak berendam air panas setelah inseminasi buatan.

Dr. Paula C. Brady, M.D., spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas di New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center, mengatakan kalau dua hal di atas bisa membahayakan embrio yang sedang berkembang. Selain kedua hal itu, semua bisa dijalani termasuk olahraga, berhubungan seks, dan minum kopi.

Berapa Tingkat Keberhasilan IUI?

Tidak ada jawaban pastinya, Bunda. Ini sangat tergantung pada usia dan faktor penyebab Bunda perlu inseminasi buatan.

"Data aktual tentang tingkat keberhasilan IUI sangat sulit ditemukan karena penelitian mencakup populasi pasien yang berbeda usia, diagnosis infertilitas, dan lainnya," jelas Brady.

Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan infertilitas yang tak jelas memiliki peluang 20-25 persen untuk hamil dalam beberapa siklus. Sementara wanita di bawah 35 tahun yang memiliki IUI karena siklus menstruasi tidak teratur, memiliki tingkat keberhasilan setinggi 50 persen dalam 3-6 siklus.

Jika Bunda sudah melakukan inseminasi buatan sebanyak tiga kali dan belum berhasil, Brady menyarankan untuk berbicara dengan dokter, Bunda. Mungkin akan lebih efisien jika beralih ke program bayi tabung.

Apa Bunda berencana untuk melakukan inseminasi buatan?

Bunda, simak juga cerita Winda 'Idol' yang sempat malu dan marah saat tahu hamil anak ketiga, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi