sign up SIGN UP search


kehamilan

4 Penyebab Kontraksi Palsu, Begini Cara Mengatasinya Bunda

Haikal Luthfi Jumat, 24 Jul 2020 16:13 WIB
The woman wake up for go to restroom. People with diarrhea problem concept caption
Jakarta -

Hamil dan melahirkan menjadi momen yang menegangkan sekaligus membahagiakan. Namun, tak sedikit ibu hamil pernah merasakan yang namanya kontraksi selama kehamilan.

Kontraksi menjadi tanda umum yang kerap dirasakan sebelum melahirkan ya, Bunda. Selain kontraksi normal yang umum bisa terjadi, ternyata ada juga yang namanya kontraksi palsu atau dikenal dengan nama Braxton-Hicks.

Lantas, apa itu kontraksi palsu?


Dikutip dari buku berjudul Braxton Hicks Contractions, kontraksi palsu merupakan kontraksi rahim yang terjadi secara sporadis. Terkadang jenis kontraksi ini disebut juga sebagai nyeri prodromal, Bunda.

Kontraksi palsu umumnya terjadi mulai 6 minggu kehamilan tetapi tidak dirasakan sampai trimester kedua atau ketiga kehamilan. Kontraksi palsu adalah cara tubuh mempersiapkan diri untuk menyambut kelahiran nantinya.

Kontraksi ini berbeda dengan kontraksi pada umumnya, kontraksi palsu cenderung tidak teratur, intensitasnya lemah serta durasinya tidak lama. Biasanya, kontraksi ini tidak menyebabkan rasa sakit dan terjadi setiap 10 hingga 20 menit setelah trimester pertama kehamilan.

Young pregnant woman suffering belly ache and calling on the phone sitting on a couch in the living room in a house interiorIlustrasi kontraksi palsu/ Foto: iStock

Tidak sedikit ibu hamil yang mengira bahwa kontraksi yang dirasakannya ini akan berujung pada persalinan yang sebenarnya. Namun faktanya, kontraksi Braxton Hicks tidak menyebabkan dilatasi serviks dan tidak berujung pada kelahiran.

Penyebab Kontraksi Palsu

Menurut American Pregnancy Association (APP), beberapa dokter dan bidan percaya bahwa kontraksi ini berperan dalam mengencangkan otot rahim dan meningkatkan aliran darah ke plasenta. Kontraksi palsu tidak dianggap memiliki peran dalam melebarkan rahim tetapi mungkin berdampak pada pelunakan rahim.

Adapun penyebab kontraksi palsu dikutip dari WebMD, yaitu:

  1. Dehidrasi adalah penyebab paling umum dari kontraksi palsu.
  2. Penyakit yang menyebabkan mual atau muntah
  3. Gerakan janin
  4. Aktivitas ibu, seperti berhubungan seks

Cara Mengatasi Kontraksi Palsu

Bunda tidak perlu melakukan apapun selama mengalami kontraksi palsu. Namun jika kontraksi dirasa tidak nyaman, Bunda bisa melakukan tips berikut ini:

  • Minum air
  • Jalan-jalan karena kontraksi palsu kerap berhenti ketika Bunda beraktivitas dan bergerak.
  • Istirahat secara teratur
  • Bersantai dengan mandi air hangat atau mendengarkan musik
  • Sedikit pijatan untuk relaksasi

Baca juga Bunda, cerita dokter hamil 7 bulan rawat pasien corona pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi