sign up SIGN UP search


kehamilan

Padahal Pakai IUD, Ibu Tak Sadar Hamil dan Melahirkan Bayi Kembar 3

Asri Ediyati Minggu, 02 Aug 2020 08:09 WIB
Portrait of newborn triplets - boys close up Ilustrasi bayi kembar 3/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Pirotehnik
Jakarta -

Seorang ibu asal Burton, Inggris bernama Bethany Smith terkejut setelah ia diberitahu sedang hamil anak kembar tiga. Ia terkejut karena lockdown masih berlangsung dan kala itu ia memakai alat kontrasepsi IUD (Intrauterine device) alias spiral, Bunda.

Kok bisa ya? Smith akhirnya melahirkan secara prematur dua anak perempuan dan seorang anak lelaki setelah menjalani operasi caesar darurat pada bulan April.

Tepatnya pada tanggal 4 April 2020, Bethany menyambut dua putri, Kiren dan Kirit, dan seorang putra, Arjan, yang lahir pada usia 31 minggu.


Ibu muda yang masih berusia 26 tahun itu kini memiliki enam anak. Sebelumnya, Smith telah dikaruniai tiga anak yang berusia tujuh, enam, dan empat.

Ketika dokter mengatakan kepadanya bahwa itu bukan hanya satu tetapi tiga bayi yang dia miliki, dia dan pasangannya terperangah.

"Saya terpana ketika tahu dia hamil lagi, meskipun menggunakan IUD sebagai alat kontrasepsi," kata Smith kepada media lokal Derbyshire Live.

Seperti yang Bunda tahu, IUD atau spiral adalah alat kecil berbentuk T yang dimasukkan ke dalam rahim dan seharusnya melindungi kehamilan selama lima hingga 10 tahun.

Smith dan pasangannya mengatakan bahwa di keluarganya tidak ada yang memiliki bayi kembar dan itu bahkan lebih mengejutkan karena dia menggunakan kontrasepsi pada saat itu.

ilustrasi kb spiralilustrasi kb spiral/ Foto: thinkstock

Smith mengatakan melahirkan selama lockdown benar-benar nyata, namun membuatnya sedih karena dia tidak bisa langsung melihat bayi perempuannya selama dua hari. Ya, bayi perempuannya harus dirawat di NICU karena pernapasan mereka perlu dibantu.

Ada ketakutan bagi pasangan itu ketika Bethany Smith mengalami kontraksi di usia 26 minggu. Ia dilarikan ke rumah sakit, tapi untungnya dokter berhasil menyelamatkan persalinannya. Dokter kandungannya berhasil mencegah anak kembar tiganya itu dilahirkan terlalu dini.

"Itu benar-benar menghebohkan. Saya tidak bisa melihat gadis-gadis itu selama dua hari karena mereka memakai alat bantu pernapasan," kata Smith dikutip dari Mirror.

Namanya alat kontrasepsi, memang enggak 100 persen bisa mencegah kehamilan. Termasuk juga IUD (Intrauterine Device) yang kita kenal dengan KB spiral. Sehingga, saat pakai spiral, kondisi kebobolan alias kita hamil bisa saja terjadi, Bunda.

"Efektivitas IUD dalam mencegah kehamilan 99,7 persen. Kondisi hamil saat pakai KB spiral memang jarang sekali tapi bukan tak mungkin bisa terjadi," kata Lanalee Araba Sam, MD, dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Ft. Lauderdale.

Ketika kehamilan terjadi saat ibu pakai KB spiral, Lanalee bilang gejalanya sama kayak kehamilan pada umumnya. Misalnya payudara terasa lebih lembut, kelelahan, dan mual muntah. Untuk itu, ketika pakai IUD dan mengalami gejala itu Lanalee menyarankan untuk cek ke dokter, Bun.

Kalau memang benar-benar hamil, apakah IUD-nya harus dilepas? Kata dr.Dyana Safitri, Sp.OG(K), kalau posisinya enggak berpengaruh ke bayi maka enggak masalah jika KB spiral langsung disetop pemakaiannya saat hamil. Tapi, yang perlu kita tahu kalau IUD berisiko menyebabkan sulitnya embrio menempel di rahim, risiko keguguran tinggi, Bunda.

"Kalau dicabut risiko gugurnya kehamilan tinggi juga. Makanya dilihat posisi IUD-nya di bawah dekat jalan lahir, gampang dicabut atau enggak. Disarankan sih enggak diapa-apain ya," kata Dyana.

Simak juga video penjelasan dokter soal IUD yang bergeser:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi