KEHAMILAN
Ibu Hamil Alami Keracunan, Waspadai Bahayanya pada Janin
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Sabtu, 08 Aug 2020 08:03 WIBMenjaga kesehatan selama kehamilan tentu wajib hukumnya. Hal itu bisa dimulai dari menjaga higienitas makanan yang akan diasup agar tidak keracunan makanan ya, Bunda.
Berbicara mengenai keracunan makanan, Bunda memang harus ekstra hati-hati. Sebab, janin di rahim bisa ikut berisiko mengalami gangguan kesehatan jika terjadi keracunan.
Baca Juga : 8 Tips Mencegah Keracunan Makanan Saat Hamil |
Perlu Bunda tahu, perubahan hormon selama kehamilan mengubah cara kerja sistem kekebalan tubuh. Dan ini dapat meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan, atau keracunan makanan, seperti dikutip dari laman Hellomotherhood.
Dalam kebanyakan kasus keracunan, ibu hamil dan bayinya akan pulih dengan baik selama tetap terhidrasi. Namun, ada bakteri dan parasit tertentu, termasuk listeria, toksoplasmosis, dan bahkan salmonella yang dapat menimbulkan risiko khusus bagi ibu hamildan juga janin yang ada di rahim.
"Sangat disarankan untuk memperbanyak cairan untuk mengobati keracunan makanan selama kehamilan," ujar Sharon Phelan, MD, seorang profesor kebidan dan ginekologi di University of New Mexico, dikutip dari The Bump.
Keracunan pada ibu hamil yang disebabkan makanan memang dapat menimbulkan ketidaknyaman sekaligus kekhawatiran. Apalagi, ada bayi dalam kandungan Bunda yang juga bisa terpapar risiko.
Lantas, apakah keracunan makanan pada ibu hamil dapat membahayakan bagi bayi?
Keracunan karena makanan dapat menyebabkan risiko potensial bagi janin dan dalam kasus terburuk dikaitkan dengan keguguran dan kelahiran mati. Tetapi, ada banyak sumber keracunan makanan di luar sana, dan risiko sebenarnya tergantung pada jenis keracunan makanan yang menyerang Bunda. Tingkat risiko juga bergantung pada tahap kehamilan itu sendiri dan juga kondisi kesehatan Bunda.
Pada kebanyakan kasus, ibu hamil yang menderita keracunan makanan baik-baik saja begitu pula dengan janinnya. Tetapi, tetap juga Bunda harus berhati-hati untuk tidak mengalami dehidrasi, terutama ketika cuaca panas. Sebab, hal ini tidak baik untuk kondisi kehamilan Bunda sendiri, seperti dikutip dari laman Madeformums.
E-coli, salmonella, dan campylobacteriosis adalah infeksi bakteri yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan penyakit pada janin. Janin yang terinfeksi dapat mengalami masalah kesehatan setelah lahir termasuk diare dan demam. Dan dalam kasus yang jarang terjadi bahkan bisa mengalami meningitis.
Sementara pada infeksi salmonella dan campylobacteriosis dalam beberapa kondisi dapat menyebabkan lahir mati. Dan pada listeriosis adalah bentuk keracunan makanan yang sangat jahat di mana membuat Bunda dan bayi sakit parah.
Selama kehamilan, listeriosis dikaitkan dengan kelahiran prematur, dan lebih jarang adanya risiko keguguran serta kelahiran mati. Setelah lahir, bayi yang terinfeksi juga dapat mengalami komplikasi mulai dari yang tidak menyenangkan hingga yang berpotensi fatal.
Meskipun kasusnya tidak banyak, tapi ibu hamil jauh lebih rentan terhadap infeksi listeria daripada orang dewasa sehat lainnya. Sehingga, risiko ini harus diwaspadai secara serius.
Apalagi, tidak seperti banyak patogen makanan lainnya, listeria tumbuh dengan cepat pada suhu dingin. Satu-satunya cara untuk memastikan bakteri tidak bisa bertahan hidup yakni dengan memasak makanan hingga 70 derajat, atau setidaknya selama satu menit.
Baca Juga : Diare pada Ibu Hamil Bisa Picu Keguguran? |
Bakteri ini biasanya banyak ditemukan di makanan yang dimasak sebelumnya seperti ikan, ayam, makanan yang kurang matang, salad, sayuran yang telah dikemas dan belum dicuci dengan baik.
Untuk itu, ada baiknya Bunda tetap menjaga kebersihan makanan dan menjaga sterilisasi dalam pengolahan makanan demi kesehatan Bunda dan juga janin di kandungan.
Semoga sehat selalu ya, Bunda!
Bunda, ingin makan nanas tapi sedang hamil? Yuk simak penjelasan dokter di sini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bolehkah Ibu Hamil Minum Larutan Penyegar? Ini Penjelasannya
Hati-hati, Racun Sampah Elektronik Bisa Sebabkan Bayi Lahir Prematur
8 Tips Mencegah Keracunan Makanan Saat Hamil
Trik agar Pola Makan Tetap Terkontrol Saat Hamil
TERPOPULER
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Beruang atau Pegunungan yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Gaya Seksi Jennie BLACKPINK Pakai Bikini Hasil Rancangan Sendiri
-
Mommies Daily
MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!