KEHAMILAN
4 Cara Menghitung Usia Kehamilan, Bunda Perlu Tahu
Annisa Afani | HaiBunda
Senin, 17 Aug 2020 14:30 WIBHamil menjadi momentum yang membahagiakan bagi orang tua, terutama bagi Bunda. Namun, ketika mengetahui hamil untuk pertama kalinya, Bunda pasti ingin tahu berapa usia kehamilan, bukan?
Tapi ternyata banyak ibu hamil yang tidak tahu cara atau bingung menghitung usia kehamilan. Padahal ini penting supaya Bunda bisa mengetahui hari perkiraan lahir (HPL) dan mempersiapkan kebutuhan buah hati.
Tak cuma itu, usia kehamilan penting diketahui supaya Bunda bisa memberikan asupan gizi yang dibutuhkan janin demi tumbuh kembangnya. Bunda juga akan lebih berhati-hati untuk melakukan aktivitas yang boleh dan tidak selama masa kehamilan.
Bun, meski tidak ada cara untuk mengetahui dengan pasti kapan Bunda berovulasi dan hamil, namun usia kehamilan bisa diperkirakan.
Cara menghitung usia kehamilan
Ada tiga cara yang bisa Bunda lakukan untuk menghitung usia kehamilan. Ketiga cara itu, yakni dengan metode kalender, ultrasonik (USG), dan kalkulator kehamilan.
1. Metode kalender
Metode kalender selain bisa digunakan untuk menghitung HPL, juga bisa memperkirakan usia kehamilan. Dikutip dari HealthLine, kehamilan berlangsung rata-rata 280 hari atau 40 minggu dari hari pertama haid terakhir.
Hari pertama haid terakhir dianggap sebagai hari pertama kehamilan, meskipun Bunda mungkin baru hamil 2 minggu kemudian. Perkembangan janin dimulai setelah pembuahan dan pembuahan biasanya baru terjadi dua minggu setelah tanggal haid terakhir.
Dengan mengetahui HPL, Bunda bisa mengetahui usia kehamilan. Berdasarkan rumus Naegele, Bunda harus mengingat hari pertama haid terakhir, dan metode ini bisa dilakukan jika Bunda memiliki siklus menstruasi yang teratur, yakni 28 hari.
Setelah itu, menentukan tanggal hari pertama menstruasi terakhir, tambahkan 7 hari, lalu kurangi 3 bulan., lalu tambah 1 tahun. Misalnya, jika hari pertama menstruasi terakhir terjadi pada 1 November 2019, maka perhitungannya:
Tambahkan 7 hari = 8 November 2019
Kurangi 3 bulan = 8 Agustus 2019
Tambahkan 1 tahun = 8 Agustus 2020
Jadi, HPL Bunda adalah 8 Agustus 2020. Dari HPL tersebut, Bunda bisa menghitung usia kehamilan.
Namun jika Bunda mengalami bulan hari pertama haid terakhir yang tidak bisa dikurangi, maka tambahkan 7 hari, kemudian tambahkan 9 bulan tanpa menambahkan tahun. Misal jika hari pertama haid terakhir tanggal 20 Februari 2020, maka perhitungannya:
Tambahkan 7 hari = 27 Februari 2020
Tambahkan 9 bulan = 27 November 2020
Jadi, HPL Bunda adalah 27 November 2020 dan dari HPL, itu Bunda bisa menghitung usia kehamilan.
2. Pemeriksaan USG
Jika Bunda tidak mengetahui tanggal pasti hari pertama menstruasi terakhir serta memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, maka dokter akan memperkirakan usia janin melalui scan USG.
Menggunakan gelombang ultrasonik untuk menangkap gambar janin yang sedang tumbuh adalah cara dokter untuk menghitung usia kehamilan. Dalam metode ini, dikutip dari Parenting Firstcry, parameter yang digunakan adalah jarak ujung kaki ke kepala, dan diameter rahim. Selanjutnya, dokter akan mengukur serta mengorelasikannya untuk mengetahui usia janin.
Selama trimester pertama, pengukuran ini memberikan estimasi paling akurat untuk usia bayi. Dokter mungkin mengubah tanggal HPL berdasarkan pengukuran USG jika tanggal yang diperkirakan dengan USG berbeda lebih dari 1 minggu dari tanggal yang diperkirakan dokter berdasarkan hari pertama haid terakhir.
Pada trimester kedua, USG kurang akurat dan dokter mungkin tidak akan menyesuaikan tanggal kecuali perkiraannya berbeda lebih dari dua minggu. Sementara di trimester ketiga adalah waktu paling tidak akurat menentukan usia kehamilan.
Perkiraan lewat USG bisa melesat 3 minggu, sehingga dokter jarang menyesuaikan tanggal selama trimester ketiga. Namun, kadang dokter melakukan USG pada trimester ini jika mereka berpikir untuk mengubah tanggal. USG ulangan memberikan informasi penting tentang pertumbuhan janin dan untuk meyakinkan Bunda dan dokter mengenai perubahan HPL.
Sementara itu, semua bayi memiliki ukuran yang sama pada awal kehamilan, namun selama trimester kedua, bayi akan tumbuh dengan kecepatan yang berbeda. Cobalah Bunda untuk tidak khawatir jika USG menunjukkan bahwa ukuran bayi di bawah rata-rata.
Saat kehamilan berlanjut, kisaran yang dianggap sebagai ukuran normal akan semakin besar. Dokter akan memberitahu jika mereka memiliki kekhawatiran tentang ukuran bayi Bunda.
3. Pemeriksaan fisik
Dokter biasanya memeriksa ibu secara fisik untuk mengetahui ukuran rahim. Ini memberi gambaran mereka mengenai minggu kehamilan, terutama pada trimester pertama.
Jarak antara fundus dan tulang kemaluan bervariasi dalam beberapa minggu pertama kehamilan. Dokter menggunakan cara ini untuk memperkirakan usia janin. Namun metode ini tidak mengidentifikasikan komplikasi kehamilan dan mungkin bisa membuat sebagian Bunda tidak nyaman.
4. Kalkulator kehamilan online
Salah satu cara termudah untuk menghitung usia kehamilan adalah kalkulator online. Banyak pilihan kalkulator online yang bisa Bunda gunakan hanya dengan browsing di internet.
Cara menghitungnya pun sangat mudah. Bunda cukup memasukkan tanggal, bulan, dan tahun hari pertama dan terakhir haid, serta siklus haid. Setelah itu, kalkulator kehamilan online akan menghitung dan memberitahu usia kehamilan Bunda.
Bagaimana menghitung usia kehamilan IVF?
Perhitungan usia kehamilan setelah melakukan fertilisasi in vitro (IVF) sedikit berbeda dengan kehamilan yang terjadi melalui fertilisasi alami. Dalam kehamilan IVF, informasi yang tersedia untuk perhitungan usia kehamilan dan HPL adalah tepat.
Itu karena tanggal ovulasi atau tanggal di saat sel telur diambil atau tanggal embrio ditanamkan secara pasti diketahui dalam kehamilan IVF. Selain kedua tanggal tersebut, HPL juga dihitung dari hari pertama haid terakhir hari ketiga atau kelima dari perawatan IVF.
Seberapa akurat perhitungan HPL?
Lalu setelah diketahui usia kehamilan, apakah anak akan lahir sesuai dengan HPL? Sebenarnya, hanya 5 persen bayi yang lahir tepat sesuai dengan HPL lho, Bunda. Sementara yang lainnya lahir beberapa hari sebelum atau sesudahnya.
Beberapa faktor menyebabkan HPL bisa maju atau mundur. Faktor tersebut, di antaranya ketidaktepatan tanggal hari pertama haid terakhir dan variasi tanggal pasti pembuahan merupakan faktor yang mempengaruhi perbedaan tanggal persalinan aktual dan perkiraan HPL.
Tanggal HPL yang diberikan dokter biasanya hanya perkiraan kerangka waktu untuk semua persiapan menuju persalinan. Minggu, bulan, atau trimester sering kali digunakan untuk mengukur tahap kehamilan.
Bunda, simak cara tanda kehamilan yang dilihat dari perubahan kulit dalam video berikut
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Cara Menghitung Usia Kehamilan, Bunda Perlu Tahu
Cara Menghitung Usia Kehamilan untuk Tentukan HPL dari USG
Cara Menghitung Usia Kehamilan Paling Mudah yang Bunda Bisa Coba
4 Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT
TERPOPULER
Kisah Program Hamil Irish Bella, dari Inseminasi hingga Bayi Tabung di Malaysia
Sempat Dinyatakan Sembuh, Nunung Kembali Idap Kanker Ganas di Tubuhnya
Diet setelah Melahirkan, Bunda Ini Turun 32 Kg usai Pangkas Makanan Tertentu
Bayi Suka Menatap Lampu, Benarkah Tanda Autisme?
BMKG Peringatkan Kekeringan di Sejumlah Wilayah RI, Ini Daerah yang Terdampak
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Cara Mereka Mengolah Kata
Kisah Program Hamil Irish Bella, dari Inseminasi hingga Bayi Tabung di Malaysia
Diet setelah Melahirkan, Bunda Ini Turun 32 Kg usai Pangkas Makanan Tertentu
BMKG Peringatkan Kekeringan di Sejumlah Wilayah RI, Ini Daerah yang Terdampak
Bayi Suka Menatap Lampu, Benarkah Tanda Autisme?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jangan Asal Pilih Size! Ini Cara Menentukan Ukuran Sweater Knit Unisex
-
Beautynesia
Tak Hanya Halloween, Gaya ala Daphne 'Scooby Doo' Kini Jadi Tren Outfit Sehari-hari
-
Female Daily
4 Parfum Notes yang Cocok Jadi Parfum untuk Cuaca Panas, Wanginya Fresh!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Tak Pernah Dibuang, Heidi Klum Punya Gudang Simpan Semua Kostum Halloween
-
Mommies Daily
Quinn Salman dan Prince Poetiray Menang AMI Awards 2026, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya