KEHAMILAN
Kencing Berbusa saat Hamil, Pertanda Apa?
Haikal Luthfi | HaiBunda
Jumat, 02 Oct 2020 19:20 WIBKencing berbusa bisa jadi merupakan tanda awal dari adanya penyakit, Bunda. Seperti penyakit diabetes atau hipertensi. Namun, bagaimana jika kencing berbusa terjadi pada ibu hamil?
Dilansir dari laman Everyday Health, kondisi ini mungkin bisa menjadi indikator kehamilan dan tanda masalah kesehatan selama kehamilan. Selama kehamilan, banyak fungsi tubuh yang berubah, termasuk buang air kecil.
Tubuh setiap wanita merespons kehamilan secara berbeda, tetapi tidak praktis untuk menjalankan tes lengkap pada setiap kunjungan prenatal untuk mendeteksi setiap penyakit. Namun, dokter dapat dengan mudah menguji indikator dari beberapa penyakit yang berhubungan dengan kehamilan yang paling umum, dan salah satu cara yang mereka lakukan adalah dengan memeriksa urine.
Sementara itu, beberapa dari wanita akan mengalami pembesaran ginjal selama kehamilan, sehingga mengakibatkan kencing berbusa. Selama periode ini, ginjal harus menyaring lebih banyak asam amino. Ketika jumlah asam amino terlalu banyak untuk diserap ginjal, protein dapat keluar ke dalam urine yang menyebabkan busa atau pun gelembung.
Biasanya, urine mengandung protein dalam jumlah tertentu. Kadar protein yang rendah dalam urine adalah normal atau mengindikasikan infeksi ringan. Tetapi dalam kasus level yang tinggi, ini menunjukkan adanya beberapa masalah. Dikutip dari beberapa sumber, beberapa masalah itu, meliputi:
1. Preeklamsia
Preeklamsia adalah kondisi terkait kehamilan yang biasanya terjadi setelah 20 minggu kehamilan dan menyebabkan pembuluh darah menyempit. Hal ini diperkirakan dimulai pada plasenta dengan penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah menurun, sehingga tekanan darah meningkat.
Meskipun tekanan darah tinggi dikaitkan dengan preeklamsia, beberapa wanita memiliki tekanan darah normal yang perlahan meningkat selama kehamilan sehingga sulit untuk dideteksi, Bunda.
Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi (140-160 mmHg- 90-110 mmHg), protein dalam urine (lebih dari 300 mg/hari dalam sampel 24 jam) dan retensi cairan, yang mungkin terjadi setelah minggu ke-20 kehamilan. Gejala lainnya termasuk sakit kepala, muntah, penglihatan kabur, dan sakit perut.
Jika tidak ditangani dapat menyebabkan eklamsia (preeklamsia dengan kejang), gangguan ginjal, dan bayi berat lahir rendah. Pada diagnosis dan pengobatan dini, Anda mungkin melahirkan bayi yang sehat.
2. Sindrom HELLP
Sindrom HELLP merupakan deretan kondisi yang dapat mengancam kehamilan, yang terdiri dari:
Hemolisis: kerusakan sel darah merah, yang bertugas untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Elevated liver enzymes: tingginya kadar enzim yang dihasilkan akibat gangguan fungsi hati.
Low platelets count: rendahnya kadar trombosit (kepingan darah) yang berperan dalam proses pembekuan darah.
Ini biasanya terjadi pada wanita dengan preeklamsia atau eklamsia, tetapi terkadang berkembang tanpa adanya sindrom HELLP. Hal Ini menunjukkan gejala yang serupa, bersama dengan protein dalam urine. Jika tidak ditangani dengan cepat, dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk berat lahir rendah, persalinan prematur, hingga kematian.
3. Infeksi saluran kemih
Jika sering buang air kecil dan merasa tidak nyaman saat buang air kecil, kondisi ini memungkinkan seseorang menderita infeksi saluran kemih (ISK). Ini bisa menyebabkan munculnya protein dalam urine.
Jika kondisi ini tidak ditangani tepat waktu, dapat menyebabkan infeksi ginjal yang berhubungan dengan demam, mual, muntah, dan sakit punggung. Meskipun ISK tidak akan memengaruhi bayi, infeksi ginjal dapat menyebabkan bayi berat lahir rendah dan persalinan prematur, Bunda.
4. Faktor lain
Beberapa kondisi seperti stres emosional, dehidrasi, artritis, paparan suhu tinggi, diabetes, olahraga berat, dan obat-obatan dapat meningkatkan kemungkinan protein dalam urine. Selain itu, kondisi medis tertentu, termasuk diabetes, penyakit jantung, rheumatoid arthritis, anemia sel sabit, lupus, dan penyakit ginjal kronis, juga dapat meningkatkan risiko tersebut.
Cara mengatasi kencing berbusa
Mengutip Mom Junction, dibutuhkan perhatian khusus untuk menangani masalah ini. Perubahan pola makan dan gaya hidup sederhana dapat membantu mengelola tingkat protein dalam urine. Tetapi untuk mengontrol kadar protein tinggi dalam urine, mengatasi penyebabnya sangatlah penting.
Jika penyebab utamanya adalah diabetes, diperlukan obat, perubahan pola makan, dan olahraga untuk mengendalikannya. Jika penyebab utamanya hipertensi, maka diperlukan perawatan untuk mengelola kondisi tersebut.
Sedangkan jika preeklamsia adalah penyebabnya, pengobatan tergantung pada tahap kehamilan. Sementara jika itu terjadi karena insfeksi saluran kemih, diperlukan antibiotik yang aman digunakan selama kehamilan yang mungkin bisa membantu.
Bila janin cukup matang, maka persalinan yang direncanakan dapat membantu mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut dan mengendalikan masalah yang mendasarinya seperti diabetes atau preeklamsia, Bunda.
Simak juga Bunda, bahaya menahan buang air kecil pada video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Urine Ibu Hamil Berwarna Gelap, Normalkah? Ini Penjelasan Dokter
Ketahui Perbedaan Urine Hamil dan Tidak Hamil pada Perempuan Beserta Perubahannya
Tes Kehamilan dengan Pasta Gigi, Akurat Enggak sih Bun?
3 Perbedaan Pecah Ketuban dengan Keluarnya Urine, Ibu Hamil Perlu Tahu
TERPOPULER
5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng
10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian
5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan
10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan
20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Susu Stainless Steel Terbaik Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
15 Rekomendasi Merek Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Anti Lemas & Bikin Bayi Cerdas
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian
5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng
10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan
20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap
Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Mengenal Pravaginam Metode Lahiran yang Bikin Alyssa Daguise Dihujat Pick Me
-
Beautynesia
5 Cara Mengenali Orang Ber-IQ Tinggi dari Kebiasaan 'Aneh' yang Dilakukannya
-
Female Daily
Mencuri Perhatian, Ini Detail Makeup Gong Seungyeon di ‘Perfect Crown’
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto IU & Byeon Woo Seok di Perfect Crown, Bikin Baper Bak Real Couple
-
Mommies Daily
Tergoda Berselingkuh? Pikirkan 7 Dampak Ini bagi Pernikahan dan Anak!