sign up SIGN UP search


kehamilan

4 Gerakan Yoga yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Haikal Luthfi Jumat, 16 Oct 2020 07:02 WIB
Pregnancy yoga meditation. Full length healthy 8 months pregnant calm Asian woman meditating or doing yoga exercise at home. Relaxation yoga sitting side stretch positions. 4 Gerakan Yoga yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil/Foto: iStock
Jakarta -

Hamil menjadi momen yang spesial dalam kehidupan wanita. Selama periode tersebut, menjaga kesehatan bagi ibu hamil sangat penting, Bunda. Salah satu olahraga yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah yoga.

Yoga merupakan salah satu bentuk olahraga yang dapat dipertimbangkan oleh ibu hamil. Sebab, yoga dapat membantu Bunda hamil tetap rileks selama kehamilan lho.

Seperti diketahui, sebagian besar Bunda hamil mengalami kecemasan yang berkaitan dengan keadaan khawatir berupa rasa takut atau perasaan yang tidak pasti selama masa kehamilan, terutama menjelang persalinan. Nah, dikutip dari laman Mayo Clinic, yoga merupakan cara yang bagus untuk mempersiapkan persalinan, Bunda.


Itu karena yoga pada tahap prenatal dapat membantu fokus ibu hamil terhadap pengaturan ritme napas, yang tetap berfokus pada perasaan nyaman, aman, dan tenang yang dirasakan ibu hamil dalam berlatih. Penelitian menunjukkan bahwa senam yoga aman dan dapat memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil dan bayinya.

Prenatal yoga

Prenatal yoga atau yoga untuk ibu hamil menjadi salah satu pilihan ibu yang ingin tetap bergerak aktif. Selain itu, prenatal yoga juga memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk ibu hamil, di antaranya:

  • Dapat memperbaiki pola tidur
  • Mengurangi tingkat stres dan kecemasan
  • Meningkatkan kekuatan, kelenturan dan daya tahan otot yang dibutuhkan untuk melahirkan
  • Mengurangi nyeri punggung bawah, mual, sakit kepala, dan sesak napas
Beautiful pregnant woman enjoys exercising yoga at her home.Virabhadrasana/Warrior posePrenatal yoga/ Foto: Getty Images/iStockphoto/LittleBee80

Di samping itu, aktivitas prenatal yoga juga dapat membantu untuk menjalin ikatan dengan ibu hamil lainnya, Bunda. Mengikuti kelas prenatal yoga merupakan cara bagus untuk bertemu dan bersosialisasi dengan para calon ibu lainnya, dengan memulai menjalani dan berbagi pengalaman selama masa kehamilan.

Dikutip dari Parenting FirstCry, senam yoga bukan sekadar memutar-mutar tubuh saja, lho. Jika senam yoga dilakukan dengan benar akan sangat bermanfaat, terutama selama kehamilan. Tidak sedikit wanita berlatih yoga demi bisa menjalani persalinan normal.

Meski begitu, melakukan gerakan atau senam yoga tidak boleh sembarangan lho, Bunda. Ada pedoman tertentu yang wajib dilakukan atau perlu diketahui ibu hamil saat melakukan yoga prenatal.

Misalnya, gerakan yang aman dan gerakan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Selain itu, pastikan Bunda untuk berkonsultasi dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan prenatal sebelum memulai program olahraga apapun, terutama jika memiliki kehamilan berisiko tinggi.

Gerakan prenatal yoga yang disarankan

Nah, terkait gerakan atau pose yoga, terdapat beberapa gerakan yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Dikutip dari laman Very Well Fit, gerakan atau pose yoga prenatal yang direkomendasikan, meliputi:

1. Pembuka pinggul

Gerakan seperti Kapotasana (pose merpati), Virabhadrasana II (pose warrior), Trikonasana (pose segitiga), Ardha Chandrasana (pose bulan setengah berputar), Baddha Konasana (pose sudut terikat), dan Agnistambhasana (pose untuk nyeri punggung) akan membantu menciptakan kelenturan yang dapat mempermudah proses persalinan.

2. Peregangan samping

Pose gerbang atau parighasana dan variasi pose plank, di antara peregangan samping lainnya, terasa sangat nyaman ketika perut mulai terasa terlalu penuh.

3. Merangkak

Posisi seperti kucing membantu menempatkan bayi pada posisi optimal untuk lahir (kepala menunduk, kembali ke perut). Pose ini dapat digunakan untuk mengembalikan posisi bayi sungsang menjadi normal.

4. Pose Berdiri

Saat perut mulai membesar, mulailah melebarkan posisi dalam pose berdiri. Rentangkan kaki setidaknya sejauh pinggul untuk memberi ruang pada perut yang telah membuncit, terutama jika membungkuk ke depan.

Sementara itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari pose seperti gerakan putaran (Ardha Matsyendrasana). Itu karena pose tersebut dapat menekan organ dalam, termasuk rahim.

Selain itu, Bunda hamil juga disarankan tidak melakukan pernapasan cepat (seperti kapalabhati). Sebaliknya, Bunda sebaiknya mulai mempraktikkan pernapasan persalinan, yakni dengan cara menarik napas dalam-dalam melalui hidung, kemudian menghembuskan napas secara perlahan melalui mulut.

Nah, untuk meminimalisir kesalahan dalam melakukan gerakan yoga, disarankan menggunakan jasa instruktur yang dapat memandu untuk melakukan gerakan prenatal yoga. Seorang instruktur dapat menyesuaikan rutinitas yoga dan gerakan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh ibu hamil.

Bunda hamil, semoga informasi ini membantu dan tetap sehat selama kehamilan hingga persalinan nanti ya.

Simak juga Bunda, 5 gerakan yoga di atas tempat tidur pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi