sign up SIGN UP search


kehamilan

Persiapan Penting yang Tak Boleh Dilewatkan Sebelum Mulai Program Kehamilan

Dwi Indah Nurcahyani Minggu, 15 Nov 2020 08:03 WIB
Happy Doctor Discussing With Couple In Clinic caption

Jakarta  - Sebelum memutuskan menjalani program kehamilan, ada baiknya beberapa persiapan memang dilakukan. Hal ini penting dilakukan guna menyukseskan program kehamilan yang Bunda jalani bersama Ayah nantinya.

Melansir Parents, Bunda sangat disarankan untuk melakukan pembicaraan terlebih dahulu dengan suami mengenai program kehamilan yang akan dijalani. Sebagian besar ahli sepakat bahwa penting sekali berdiskusi dengan pasangan tentang beberapa masalah pengasuhan anak.

Dalam hal ini, baik Bunda dan Ayah ada baiknya mulai membicarakan prioritas, ekspektasi, dan ketakutan mereka selama proses berlangsung, terutama sebelum Bunda hamil.


Selain itu, sangat penting pula untuk menghentikan penggunaan alat kontrasepsi yang sebelumnya menjadi rutinitas. 

"Hentikan alat kontrasepsi beberapa bulan sebelum Bunda berencana untuk program kehamilan," ujar Robert A. Greene, MD, co-author Perfect Hormone Balance for Fertility.

Dengan penghentian alat kontrasepsi lebih awal, sambung Greene, tentunya dapat memberikan sedikit waktu untuk melihat bagaimana siklus menstruasi alami Bunda. Sehingga, Bunda dapat mengetahui kapan sedang berovulasi, serta waktu yang paling subur bagi Bunda.

Bagi Bunda yang sudah lama minum pil, siklus Bunda mungkin akan berbeda dari sebelumnya. Dalam hal ini, diperlukan beberapa saat agar kadar hormon kembali ke jalurnya setelah Bunda menghentikan asupan pil KB. 

Selain itu, kunci penting dalam menyukseskan program kehamilan yang akan dijalani yakni dengan memastikan membatasi kafein dalam keseharian Bunda. Sebagai gantinya, Bunda dapat mengonsumsi buah ataupun air putih yang lebih mendukung pola hidup sehat yang dipercaya menyukseskan program kehamilan.

Memang Bunda, sangat penting untuk memilih makanan sehat daripada junk food. Sehingga, pastikan Bunda memenuhi asupan makanan secara seimbang, seperti dikutip dari laman Healthlinkbc.

Hindari juga untuk menurunkan berat badan karena kehamilan bukanlah waktu yang tepat untuk menurunkan berat badan. Jika Bunda ingin menurunkan berat badan, lakukanlah sebelum hamil. 

Serta, jangan melakukan diet ketat karena kemungkinan akan membuat Bunda mengalami kekurangan nutrisi yang dapat membahayakan Bunda dan bayi nantinya.

Oh ya, Bunda, barengi juga program kehamilan dengan asupan sehat dengan mengonsumsi suplemen vitamin mineral setiap hari seperti asam folat. Seperti diketahui, mengonsumsi suplemen yang mengandung 0,4 mg asam folat sebelum hamil dapat mengurangi kemungkinan melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf.

Tak ada salahnya juga untuk memperbanyak olahraga agar tubuh tetap fit ya, Bunda. Ingat ya, Bunda, olahraga sangat baik untuk persiapan kehamilan. Wanita yang aktif sebelum hamil dapat melanjutkan program  olahraga seperti biasa dengan modifikasi jika diperlukan.

Tak kalah penting, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan ya, Bunda. Pastikan Bunda diimunisasi lengkap untuk mencegah potensi bahaya pada janin. Selain itu, pemeriksaan rutin juga diperlukan guna mengetahui risiko yang mungkin ada sebelum kehamilan terjadi.

Nah, semoga membantu informasinya ya, Bunda!

Bunda, simak juga yuk tips cepat hamil dari dokter Reisa berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi