sign up SIGN UP search


kehamilan

Cara Berhubungan Intim yang Bisa Cegah Kehamilan

Dwi Indah Nurcahyani Rabu, 10 Feb 2021 23:10 WIB
Cara berhubungan intim yang cegah kehamilan
Young couple lying in bed, woman in foreground, portrait caption

Dikatakan Brauer bahwa setiap wanita berbeda termasuk juga siklus bulanannya. Jadi, tidak pernah menjadi taruhan pasti untuk mengatakan bahwa ada minggu atau hari ketika wanita benar-benar tidak bisa hamil. Jadi, selalu gunakan pelindung jika tidak mencoba untuk hamil.

Namun, jika masih bertanya-tanya kesempatan mana yang paling kecil kemungkinannya untuk hamil, berikut ini cara berhubungan intim yang tidak mengakibatkan kehamilan, seperti dikutip dari laman Parents:

1. Gunakan kontrasepsi

Jika Bunda menggunakan kontrasepsi baik itu pil, implan, IUD, suntikan, dan lainnya, serta Bunda mengikuti semua petunjuk, maka peluang untuk hamil kurang dari 1 persen.


"Kontrasepsi hormonal bekerja dengan mencegah perekrutan sel telur yang matang," ujar Dr Brauer. 

2. Menggunakan metode "tarik keluar"

Metode kuno untuk mencegah kehamilan ini sangat jauh dari mitos. Tidak, ini tidak sangat mudah dan pasti bisa menyebabkan kehamilan tapi secara signifikan menurunkan kesempatan Bunda untuk hamil.

Jika Bunda membutuhkan kursus penyegaran pada metode ini, libatkan pasangan yang menarik keluar dari vagna sebelum dia berejakulasi. Permasalahannya, cairan pra ejakulasi, cairan tubuh yang dikeluarkan penis sebelum ejakulasi yang sebenarnya sangat mungkin mengandung sperma yang aktif.

Selain itu, Mark Trolice, M.D, spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas dari My Fertility Care, di Winter Park, Florida, menjelaskan bahwa kebanyakan pria tidak menyadari kapan mereka melepaskan cairan pra ejakulasi tersebut.

"Karena sulit untuk memprediksi kapan terjadi pra-ejakulasi, metode penarikan seringkali penuh dengan bahaya dan tentunya bukan metode yang paling dapat diandalkan," katanya.

3. Gunakan kondom

Peluang untuk hamil dengan penggunaan kondom adalah sekira 15 persen, dan itu merupakan kesalahan manusia atau human error. Dengan penggunaan kondom yang sempurna setiap saat, peluang tersebut menurun menjadi 2 persen. 

Penggunaan yang benar berarti kondom digulung ke penis sebelum ada kontak antara alat kelamin dan kulit. Namun, ada beberapa cara untuk membuat kondom tersebut menjadi lebih efektif. Pasangkan juga dengan alat kontrasepsi lain seperti IUD atau pil, dan gunakan bersama dengan metode tarik.

4. Sedang menyusui

Jika Bunda belum mengalami menstruasi setelah melahirkan, terutama jika Bunda sedang menyusui, sebenarnya kecil kemungkinan Bunda bisa hamil.

"Saat menyusui, hormon estrogen yang bertanggung jawab untuk mendapatkan menstruasi setiap bulan, ditekan,"jelas Sherry Ross, M.D, seorang obgyn di Santa Monica.

Selain itu, hormon yang merangsang produksi ASI prolaktin, juga mencegah terjadinya ovulasi karena menghambat hormon yang memicu ovarium Bunda untuk tumbuh dan melepaskan sel telur. 

Intinya, tanpa menstruasi, Bunda tidak akan berovulasi secara teratur sehingga kecil kemungkinannya meskipun tentu bukan tidak mungkin.

Nah, semoga informasinya membantu ya, Bunda.

(som/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!