sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Tips Mempersiapkan Program Hamil, Biar Sukses Bun

Rahmi Sarifa Kamis, 25 Mar 2021 17:03 WIB
PERSIAPKAN TUBUH SEBELUM PROGRAM HAMIL
Cara Menurunkan Berat Badan, Coba Trik 30 Detik yang Gampang Ini caption

Pertahankan berat badan yang sehat

Memiliki indeks massa tubuh normal (IMT) penting untuk kesehatan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan peluang Bunda untuk menghadapi masalah kesuburan. Sementara banyak wanita yang kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan tidak memiliki masalah kehamilan, masalah ovulasi lebih sering terjadi pada kedua kelompok ini.

BMI antara 19 dan 24 dianggap normal, sedangkan di bawah 19 adalah berat badan kurang dan di atas 24 kelebihan berat badan atau obesitas. BMI 18,5 atau kurang sering menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur dan dapat menyebabkan ovulasi berhenti sama sekali.

BMI dalam kisaran obesitas juga dapat menyebabkan siklus menstruasi dan ovulasi yang tidak teratur. Namun, perlu diingat bahwa wanita gemuk dengan siklus ovulasi normal memiliki tingkat kehamilan yang lebih rendah daripada wanita berat badan normal, jadi ovulasi bukan satu-satunya faktor.


Batasi kafein dan alkohol

Penting juga untuk memantau asupan kafein Bunda saat mencoba hamil. Batasi hingga tidak lebih dari 200 hingga 300 miligram per hari, menurut sebagian besar ahli. Meskipun tidak ada hubungan yang jelas antara konsumsi kafein dan kesuburan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa itu dapat menyebabkan masalah kesuburan atau keguguran.

Alkohol juga harus dibatasi. Beberapa ahli menyarankan untuk mendapatkan tidak lebih dari 200 miligram kafein sehari saat Bunda mencoba untuk hamil dan selama kehamilan. Itu sekitar satu cangkir kopi 12 ons atau empat cangkir teh 8 ons. Coba beralih ke susu hangat dan diracik sesuai selera sebagai gantinya.

Berhenti merokok

Sudah diketahui bahwa merokok dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, kanker paru-paru, dan stroke. Di antara kekurangan lainnya, merokok dapat membuat Bunda lebih sulit untuk hamil. Merokok selama kehamilan juga dapat meningkatkan kemungkinan masalah seperti kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan keguguran. Ini juga dapat membahayakan Si Kecil untuk sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Tidak hanya Bunda yang harus menghindari rokok, tetapi Bunda juga perlu meminta Ayah untuk berhenti juga karena asap rokok juga berbahaya dan dapat mengganggu kesuburan pada pria.

Semoga program hamil yang dijalankan berhasil ya, Bunda!

(fia/fia)
program-kehamilan
Program Hamil Ketahui lebih jauh 30 hari perencanaan kehamilan. Cek Yuk arrow-right
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!