sign up SIGN UP search


kehamilan

Jangan Anggap Enteng! Ini Faktor Penyebab & Cara Mengatasi Pusing saat Hamil

Kinan Jumat, 11 Jun 2021 10:40 WIB
Ilustrasi hamil sakit kepala atau stres caption

Pada awal kehamilan, peningkatan hormon dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah. Kondisi ini pun sering kali membuat pusing. Apa saja cara mengatasi pusing saat hamil yang aman diterapkan?

Ya, meski kerap dianggap sebagai sesuatu yang ringan, pusing jika diabaikan lama-kelamaan juga bisa mengganggu aktivitas harian. Gejala ini pun dapat memburuk seiring dengan perkembangan kehamilan.

Secara khusus, peningkatan hormon kehamilan human chorionic gonadotropin (hCG) dapat menyebabkan pusing dan mual. Kondisi tersebut biasanya membaik pada akhir trimester pertama.


Namun, saat usia kehamilan terus berlanjut, rahim yang tumbuh memadati organ lain sehingga beberapa bunda hamil merasa pusingnya semakin parah. Demikian dilansir Medical News Today.

Perubahan kadar gula darah juga dapat menyebabkan pusing selama kehamilan. Di awal kehamilan, beberapa wanita dengan gula darah mereka rendah lebih mudah merasa pusing, gemetar, atau mual.

Penyebab pusing saat hamil

Ada beberapa faktor penyebab pusing saat hamil yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Ini supaya Bunda bisa menghindari risiko pusing dan sakit kepala itu sendiri. Ingat, beberapa faktor penyebab ini tidak terikat pada trimester tertentu.

1. Anemia

Saat hamil, Bunda mungkin mengalami penurunan jumlah sel darah merah dan memicu anemia. Anemia terjadi ketika Bunda tidak memiliki cukup zat besi dan asam folat dalam tubuh.

Selain pusing, anemia dapat menyebabkan Bunda merasa lelah, pucat, atau sesak napas.

2. Dehidrasi

Dehidrasi dapat terjadi kapan saja selama masa kehamilan. Tetapi Bunda lebih mungkin mengalaminya pada trimester pertama, terutama jika ada keluhan mual atau muntah. Bunda pun berisiko mengalami dehidrasi karena tubuh membutuhkan lebih banyak air.

Cara mengatasi pusing saat hamil

Ingatlah bahwa tidak peduli seberapa ringan pusing yang dirasakan, Bunda tetap tidak boleh mengabaikannya. Jika keluhan ini rentan terjadi, hindari berkendara, berolahraga terlalu berat, atau melakukan aktivitas apa pun yang berpotensi membahayakan.

Apabila Bunda membutuhkan bantuan, jangan malu untuk bertanya dan meminta tolong pada orang di sekitar.

Ada beberapa cara mengatasi pusing saat hamil yang dapat dilakukan oleh Bunda, di antaranya:

1. Segera istirahat

Untuk membantu meredakan pusing yang terjadi, segera berbaring dan istirahat saat mengalaminya. Ini penting terutama jika Bunda mulai merasa lemas dan seakan ingin jatuh.

Setelah berbaring, angkat kaki ke atas (misalnya dimiringkan ke dinding) untuk meningkatkan aliran darah ke otak.

Jika itu tidak memungkinkan, duduk dan tekuk badan ke depan sejauh mungkin. Letakkan kepala di antara lutut dan lakukan tarik napas dalam.

Hindari memaksakan diri tetap beraktivitas, karena justru membuat tubuh semakin lemah dan berisiko pingsan.

2. Pastikan perut tidak kosong

Sebisa mungkin saat hamil penuhi kebutuhan nutrisi sepanjang hari. Salah satunya dengan sedia camilan sehat, seperti buah potong.

Saat makan makanan utama, pastikan Bunda mengonsumsi makanan yang sehat dan lengkap, terutama dengan campuran protein dan karbohidrat kompleks. Ini penting untuk mempertahankan kadar gula darah yang stabil.

3. Minum air putih hangat

Salah satu cara mengatasi pusing saat hamil yang paling mudah yakni minum air putih hangat. Pastikan Bunda minum cukup air, karena pusing juga bisa menjadi tanda dehidrasi. 

Dilansir What to Expect, targetkan untuk minum air putih sekitar 12 hingga 13 gelas sehari. 

4. Hindari berbaring telentang

Pada trimester kedua dan ketiga, saat pusing sebaiknya hindari tidur telentang. Posisi ini membuat rahim yang sedang tumbuh membesar menekan vena cava (vena utama yang membawa darah kembali ke jantung dari area tubuh bagian bawah).

Adanya tekanan tersebut berisiko bisa mengganggu sirkulasi optimal dan membuat pusing semakin parah.

5. Menghirup udara segar

Jika Bunda mengalami pusing setelah menghabiskan terlalu banyak waktu di ruangan yang pengap dan terlalu panas, segera keluar dan cari udara segar. Ini dapat membantu menjaga keseimbangan pikiran.

Kapan pusing saat hamil harus diperiksa ke dokter?

Sering kali pusing dianggap sebagai salah satu gejala keguguran. Namun tak perlu khawatir, sakit kepala ringan bukanlah tanda umum keguguran ya, Bunda.

Kadang-kadang kekurangan zat besi (anemia) dapat menyebabkan pusing, karena sel-sel darah pembawa oksigen menurun. Jadi jika Bunda sering pusing dan terasa seperti ingin pingsan, hubungi dokter secepatnya.

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi