sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Makanan Penambah Darah untuk Ibu Hamil, Bantu Cegah Anemia

Haikal Luthfi Rabu, 14 Jul 2021 08:08 WIB
Ibu hamil makan caption
Jakarta -

Anemia atau kurang darah adalah suatu kondisi yang menyebabkan jumlah sel darah merah berkurang. Hal ini tentu mengakibatkan aliran oksigen ikut berkurang ke seluruh tubuh. Sehingga, ini membuat penderita anemia akan terlihat pucat dan kelelahan.

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, tak terkecuali pada ibu hamil lho Bunda. Menurut profesor dan konselor laktasi, Robin Elise Weiss, Ph.D, MPH, anemia defisiensi besi adalah kondisi yang sangat umum dalam kehamilan. Hal ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan tubuh Bunda dan peningkatan volume darah.

"Zat besi yang rendah dapat membuat ibu hamil merasa lelah, sakit kepala, pusing, merasa lemas, atau sesak napas. Ini mungkin dialami seorang wanita di satu waktu dalam kehamilannya," kata Weiss, dilansir Very Well Family.


Untuk itu diperlukan asupan nutrisi demi menjaga ketersediaan sel darah merah, Bunda. Terdapat banyak makanan yang bisa dikonsumsi demi memastikan kebutuhan sel darah merah dalam tubuh tercukupi. Apa sajakah itu? Simak ulasan berikut ini!

Makanan penambah darah untuk ibu hamil

Terjadinya anemia dalam tubuh biasanya disebabkan karena kekurangan zat besi. Ini berarti, tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang cukup, Bunda. Hemoglobin sendiri adalah zat yang ada di dalam sel darah merah.

Dilansir laman Babycenter, jumlah darah dalam tubuh terus meningkat selama kehamilan sampai memiliki hampir 50 persen lebih banyak darah dari biasanya. Bunda membutuhkan zat besi ekstra untuk membuat lebih banyak hemoglobin.

Demi memperoleh zat besi diperlukan asupan yang memiliki kandungan tersebut. Daging merah, ayam, dan ikan adalah beberapa sumber zat besi terbaik. Adapun secara rinci dikutip dari berbagai sumber berikut beberapa makanan penambah darah yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil, antara lain sebagai berikut:

1. Daging

Daging tanpa lemak dapat menjadi pilihan makanan atau obat penambah darah alami. Daging merah adalah sumber zat besi terbaik karena salam satu porsi (3 ons) mengandung sekitar 1,5 mg zat besi.

Selain itu, mengkonsumsi daging yang tidak matang tidak dianjurkan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) di Amerika Serikat, selama kehamilan tidak direkomendasikan daging yang tidak matang karena rawan kontaminasi oleh bakteri.

2. Ayam

Cabe Rawit hingga Daging Ayam Diberi Bahan Pewarna BerbahayaIlustrasi daging ayam/ Foto: iStock

Mengutip Healthline, daging ayam mengandung 1,5 zat besi dalam satu porsi (8 ons). Bunda dianjurkan makan ayam yang telah dimasak matang untuk menghindari bakteri berbahaya, seperti halnya listeria.

Seperti yang diketahui, listeria merupakan sejenis bakteri yang bisa menyebabkan infeksi, serta dapat berakibat fatal bagi bayi dalam kandungan. Biasanya hidup di dalam daging yang kurang matang.

3. Ikan

Mengonsumsi ikan khususnya salmon merupakan salah satu sumber yang kaya akan zat besi serta juga dikemas dengan asam lemak omega-3 dan nutrisi lain yang dapat berkontribusi pada kehamilan yang sehat.

Selain itu, ikan salmon juga lebih rendah merkuri ketimbang beberapa jenis ikan lainnya, seperti tuna dan ikan todak, yang mungkin membuatnya lebih aman untuk dikonsumsi saat hamil.

4. Sayuran hijau

Sayuran hijau merupakan salah satu sumber zat besi non heme terbaik, yang pada selanjutnya dapat membantu proses penyerapan zat besi,

Sayuran hijau seperti bayam adalah sumber zat besi yang sangat bagus. Menurut Kementerian Pertanian (USDA) di Amerika Serikat, 1 cangkir sayuran hijau menghasilkan 3,72 mg zat besi, serta beberapa protein, serat, kalsium, dan vitamin A dan E.

Disamping itu, sebaiknya Bunda juga tak lupa mengonsumsi vitamin C. Konsumsi sayuran hijau dengan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, paprika merah, dan stroberi dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung zat besi dan protein. Bunda dapat mengonsumsi kacang dengan menambahkannya ke dalam diet harian. Penuhi kebutuhan tersebut dengan mengonsumsi kacang-kacangan seperti jenis polong, lentil, buncis, dan sebagainya.

Mengutip laman singlecare, kacang-kacangan adalah makanan yang kaya zat besi yang merupakan sumber zat besi non heme yang baik untuk diet anemia.

(haf/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi