sign up SIGN UP search


kehamilan

7 Tanda Pasti Hamil yang Paling Sering Dialami Wanita

Kinan Senin, 05 Jul 2021 21:41 WIB
Model is Japanese,mid twenties. caption

JAKARTA - Bagi Bunda yang sedang menanti-nanti kehamilan, berbagai gejala dan perubahan pada tubuh pun bisa membuat berseri-seri. Yuk ketahui tanda pasti hamil yang bisa jadi petunjuk awalnya, Bunda!

Perlu diketahui bahwa setiap tubuh wanita memiliki kondisi berbeda-beda, tidak semuanya menunjukkan gejala yang sama saat hamil. Termasuk pada satu kehamilan ke kehamilan berikutnya.

Dengan memahami apa saja tanda pasti hamil, Bunda bisa melakukan tes lebih awal. Dengan demikian, kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan janin di tahap awal kehamilan dapat terpenuhi.


Selain dengan menggunakan testpack, tanda pasti hamil juga dapat dipastikan melalui pemeriksaan langsung ke dokter kandungan.

7 tanda pasti hamil yang paling sering dialami wanita

Nah, apa saja gejala dan tanda pasti hamil yang perlu Bunda ketahui? Berikut ulasannya:

1. Kram perut dan muncul bercak darah ringan

Dilansir Healthline, dari minggu ke-1 hingga ke-4, proses kehamilan masih terjadi di tingkat sel. Telur yang dibuahi menciptakan blastokista (kelompok sel berisi cairan) yang akan berkembang menjadi organ dan bagian tubuh bayi.

Sekitar 10 sampai 14 hari (minggu ke-4) setelah pembuahan, blastokista akan berimplantasi di endometrium atau lapisan rahim. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan implantasi atau bercak ringan, yang mungkin disalahartikan sebagai hari pertama menstruasi.

Tanda pendarahan implantasi salah satunya dapat dilihat dari warna, yakni merah muda, merah, atau kecokelatan muda. Keluarnya bercak darah juga dapat dibarengi dengan kram perut, baik tingkat ringan, sedang, atau berat. Menurut sebuah penelitian terhadap 4.539 wanita, 28 persennya mengalami pengeluaran yang disertai rasa sakit di perut.

2. Terlambat haid

Setelah implantasi selesai, tubuh akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini membantu tubuh mempertahankan kehamilan, serta memberitahu ovarium untuk berhenti melepaskan sel telur matang setiap bulan.

Maka dari itu, terlambat haid pun menjadi salah satu tanda pasti hamil yang cukup akurat. Bunda mungkin akan melewatkan periode berikutnya sekitar 4 pekan setelah pembuahan.

Jika biasanya Bunda memiliki jadwal menstruasi yang tidak teratur, sebaiknya lakukan tes kehamilan untuk memastikan apakah ini tanda pasti hamil. Sebagian besar tes rumahan dengan testpack dapat mendeteksi hCG sekitar 8 hari setelah terlambat haid. Tes ini akan mendeteksi kadar hCG dalam urine untuk menunjukkan apakah Bunda benar hamil.

3. Peningkatan suhu tubuh

Suhu tubuh basal yang lebih tinggi juga bisa menjadi salah satu tanda pasti hamil. Namun perlu diketahui bahwa suhu inti tubuh juga dapat meningkat lebih mudah selama berolahraga atau saat cuaca panas Selama periode waktu ini, Bunda harus memastikan untuk minum lebih banyak air dan berolahraga dengan hati-hati.

4. Mudah lelah dan terasa lemas

Kelelahan dapat terjadi kapan saja selama kehamilan, namun sering kali ini menjadi tanda pasti hamil di tahap awal. Alasannya, di fase ini tingkat progesteron akan melonjak naik dan dapat membuat Bunda merasa cepat mengantuk.

5. Nyeri payudara

Perubahan dan keluhan pada payudara sebagai tanda pasti hamil dapat terjadi antara minggu ke-4 dan ke-6. Payudara cenderung akan terasa lebih sensitif terhadap sentuhan dan bengkak, akibat perubahan hormon.

Jangan khawatir, umumnya ketidaknyamanan ini akan hilang setelah beberapa minggu kemudian. Tepatnya ketika tubuh Bunda telah menyesuaikan diri dengan perubahan hormon akibat kehamilan.

Nantinya, perubahan pada puting juga bisa terjadi sekitar minggu ke-11. Efek hormonal membuat payudara jadi semakin besar, serta areola (area di sekitar puting susu) dapat berubah menjadi lebih gelap dan tampak melebar.

6. Sering buang air kecil dan inkontinensia urine

Selama kehamilan, tubuh Bunda mengalami peningkatan jumlah darah yang harus dipompa. Hal ini menyebabkan ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya, sehingga ada lebih banyak pula kerja di kandung kemih.

Hormon juga memainkan peran besar dalam perubahan kandung kemih ini. Maka dari itu, salah satu tanda pasti hamil yang dapat terjadi yakni peningkatan frekuensi buang air kecil. Bunda pun mungkin juga jadi lebih sulit menahannya dan rentan mengompol tanpa disadari, yang sering disebut sebagai inkontinensia urine.

7. Muntah dan mual (morning sickness)

Muntah dan mual alias morning sickness biasanya mulai berkembang sekitar minggu ke-4 hingga ke-6. Meskipun disebut morning sickness, kondisi ini dapat terjadi kapan saja lho, Bunda. Termasuk di siang atau malam hari.

Sampai saat ini, masih belum jelas persis apa yang menyebabkan bunda hamil mengalami mual di pagi hari, tetapi lagi-lagi diduga kuat merupakan efek hormon.

Selama trimester pertama kehamilan, banyak wanita mengalami morning sickness, mulai dari tahap ringan hingga berat. Bisa menjadi lebih intens menjelang akhir trimester pertama, kondisi ini biasanya akan mulai mereda saat Bunda memasuki trimester kedua.

Setelah tanda pasti hamil muncul, kapan perlu periksa dengan testpack?

Dikutip dari Very Well Family, setelah mengalami beberapa tanda pasti hamil, sebaiknya pastikan lagi melalui pemeriksaan testpack. Ini dapat dilakukan setidaknya 7 hari setelah terlambat haid.

Hindari memeriksa terlalu awal karena berpotensi menimbulkan hasil negatif palsu. Biasanya ini terjadi karena pembentukan hCG belum cukup banyak untuk memberi reaksi pada testpack.

Saat hendak menggunakan testpack, Bunda berpeluang mendapat hasil lebih akurat di pagi hari. Sebab urine pertama di pagi hari memiliki tingkat konsentrasi hCG yang lebih banyak dibandingkan waktu lainnya.

Seperti disebutkan sebelumnya, tidak semua wanita mengalami tanda pasti hamil. Beberapa gejala tersebut mungkin terjadi karena kondisi medis lainnya. Supaya lebih pasti, jangan lupa periksa dengan testpack atau cek langsung ke dokter ya, Bunda.

Simak juga video di bawah ini ya Bunda.

(pri/pri)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi