sign up SIGN UP search


kehamilan

Hamil 7 Bulan, Apa Saja yang Terjadi di Dalam Tubuh Bunda?

Kinan Senin, 03 May 2021 07:00 WIB
A female doctor and pregnant woman are inside a hospital room. The doctor is looking at a computer screen while performing an ultrasound. caption

Saat memasuki usia hamil 7 bulan, berarti Bunda sudah mulai berada pada trimester ketiga. Berbagai perubahan besar pun terjadi baik pada tubuh Bunda maupun si Kecil. 

Ini termasuk perubahan yang membuat tak nyaman, termasuk ukuran perut yang semakin besar, nyeri punggung, hingga kram pada kaki.

Pada saat ini pula, Bunda perlu lebih banyak menenangkan diri agar terhindari dari risiko stres. Sebab seperti diketahui, stres dapat memberikan pengaruh buruk bagi tumbuh kembang bayi.


Nah, apa saja yang akan Bunda alami saat memasuki usia hamil 7 bulan? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Keluhan umum saat hamil 7 bulan

Dikutip dari Parenting First Cry, ada beberapa hal yang kerap menjadi keluhan umum para bunda saat hamil 7 bulan. Salah satunya yakni semakin sulit berjalan, karena tungkai kaki akan mulai mengalami tekanan berlebih akibat perut yang kian membesar.

Kondisi ini juga rentan membuat Bunda mengalami nyeri punggung, terutama jika penambahan berat badan yang terjadi cukup banyak.

Perubahan hormon di periode ini membuat Bunda rentan mengalami mood swing alias suasana hati mudah berubah-ubah. Tapi jangan khawatir, ini normal dan terjadi pada hampir semua wanita hamil. 

Yang tak kalah penting, saat hamil 7 bulan Bunda juga akan mulai merasakan sensasi tak nyaman di perut. Kontraksi palsu yang juga dikenal sebagai kontraksi Braxton Hicks juga bisa mulai terjadi.

Apabila Bunda mengalaminya, cobalah untuk beristirahat sejenak dan jangan paksakan diri tetap beraktivitas.

2. Perubahan yang terjadi pada tubuh saat hamil 7 bulan

Memasuki trimester ketiga, tubuh Bunda akan mulai bersiap untuk proses persalinan. Dengan demikian, berbagai perubahan pun akan terjadi. Beberapa di antaranya yakni:

  • Pembesaran perut membuat Bunda sulit membungkuk
  • Terjadi pembengkakan dan rasa kembung akibat peningkatan sirkulasi darah di dalam tubuh
  • Mudah kegerahan
  • Bayi semakin besar dan menekan kandung kemih, sehingga frekuensi buang air kecil akan meningkat
  • Mudah lelah 
  • Warna puting susu dan areola menjadi lebih gelap, payudara juga akan terasa lebih berat dan padat

Selain itu, berat badan Bunda akan meningkat sangat pesat saat hamil 7 bulan. Jika tak terkendali dengan pola hidup sehat, hal ini dapat menyebabkan komplikasi seperti tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, dan kelahiran prematur.

Untuk menghindari komplikasi medis ini, jangan lupa untuk mengatur pola makan bergizi dan tetap aktif secara fisik. Jika perlu, konsultasikan juga dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan metode pola makan yang tepat. 

Kadar hemoglobin juga rentan mengalami penurunan saat hamil 7 bulan, jadi jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C, ya.

3. Perkembangan bayi saat usia hamil 7 bulan

Memasuki usia hamil 7 bulan, tumbuh kembang bayi kian bertambah pesat. Ia tumbuh semakin kuat dan aktif. Dilansir Web MD, panjang bayi saat ini rata-rata sudah mencapai 36 cm, dengan berat badan sekitar 900-1.800 gram.

Perkembangan otak bayi berada pada puncaknya pada saat ini. Maka dari itu, Bunda akan merasakan si Kecil kini lebih peka terhadap suara, musik, dan penciuman. Gerakannya juga akan semakin aktif. 

Sistem pernapasan pada bayi pun sekarang mulai berfungsi penuh. Namun uniknya, bayi akan lebih banyak tidur di usia hamil 7 bulan ini.

Front view of cropped long hair brunet caucasian pregnant woman, sitting in crossed legs, in yoga pose, in bed at home, holding her belly with hand. Maternity, pregnancy, new life.Ilustrasi hamil 7 bulan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Basilico Studio Stock)

4. Makanan yang baik dikonsumsi saat hamil 7 bulan

Pada bulan ke-7 kehamilan, pola makan bergizi dan teratur menjadi sangat penting. Ikuti saran dokter jika diberikan. 

Salah satunya jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega 3. Sebab seperti telah disebutkan sebelumnya, hamil 7 bulan merupakan fase di mana fungsi kognitif dan visual bayi sedang berkembang.

Nah, asam lemak ini akan meningkatkan proses pertumbuhan tersebut pada bayi. Bunda bisa mendapatkan asupan asam lemak omega 3 dari ikan, telur, dan makanan laut.

Perbanyak juga konsumsi buah dan sayuran yang kaya vitamin C serta zat besi. Selain dari suplemen, konsumsi sumber alaminya dari bayam, daging merah, telur, sayuran berdaun hijau, dan susu.

5. Apa yang perlu diperhatikan saat konsultasi ke dokter?

Mulai saat ini, cobalah untuk lebih terbuka untuk berkonsultasi ke dokter. Sampaikan segala keluhan yang Bunda alami untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Pantau secara rutin berat badan dan panjang badan bayi. 

Pemeriksaan ultrasonografi atau USG juga mulai penting dilakukan secara rutin guna memantau perkembangan bayi di dalam rahim.

Jika Bunda mengalami salah satu situasi berikut, jangan tunda segera berkonsultasi dengan dokter:

  • Nyeri hebat atau tekanan pada punggung bawah
  • Tekanan di daerah panggul dan nyeri yang juga menjalar ke paha
  • Keputihan berwarna cokelat kemerahan

Demikian ulasan tentang kondisi kesehatan dan tumbuh kembang bayi di usia hamil 7 bulan. Jangan lupa jaga pikiran tetap positif agar terhindari dari stres ya, Bunda!

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi