KEHAMILAN
Cara Menghitung Usia Kehamilan untuk Tentukan HPL dari USG
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 30 Jul 2021 15:40 WIBUltrasonografi atau Ultrasound (USG) adalah jenis pemeriksaan kehamilan yang sering dijadikan patokan untuk menilai kondisi janin. Fungsi lain USG yang tak kalah penting, yakni bisa mengetahui usia kehamilan.
Secara umum, USG dapat digunakan untuk tindakan medis dan non medis. Pada tindakan medis, USG sering digunakan untuk mendeteksi masalah pada kehamilan. Sementara untuk non medis kerap digunakan untuk melihat jenis kelamin buah hati, Bunda.
Dilansir Healthline, meskipun USG tergolong aman untuk ibu dan janinnya, penggunaan alat ini tidak dianjurkan bila tanpa alasan. Bunda juga perlu konsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dengan USG.
Nah, prosedur USG dilakukan saat Bunda berbaring di tempat tidur sesuai arahan dokter atau petugas medis. Kemudian dokter akan mengoleskan gel khusus ke area perut dan panggul Bunda. Gel yang digunakan berbahan dasar air, sehingga aman dan tidak meninggalkan bekas di kulit ya.
Selanjutnya, dokter akan menggunakan alat yang disebut transduser ke perut Bunda. Dari alat ini, kondisi janin akan terlihat di layar USG dalam bentuk gambar hitam putih.
Sebelum diperiksa dengan USG, Bunda sebaiknya tidak mengosongkan perut ya. Kita disarankan untuk minum dua hingga tiga gelas air sekitar satu jam sebelum USG agar gambaran kondisi janin terlihat jelas. Sebelum diperiksa, Bunda juga tidak boleh buang air kecil (BAK).
Menghitung usia kehamilan dari USG
USG sebagai alat pemeriksaan kehamilan juga memiliki fungsi untuk menghitung usia kehamilan. Usia kehamilan didefinisikan sebagai jumlah minggu antara Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan hari melahirkan.
Mengutip MSD Manual, usia kehamilan adalah perbedaan antara 14 hari sebelum tanggal pembuahan dan hari melahirkan. Usia kehamilan bukanlah usia janin yang sebenarnya, tetapi merupakan standar universal di antara dokter kandungan dan neonatologis untuk melihat kematangan janin.
Dalam pedoman praktis klinis yang disetujui oleh Dewan Perhimpunan Ahli Obstetri dan Ginekolog Kanada, disebutkan bahwa cara menghitung usia kehamilan dengan USG cukup akurat dibandingkan menghitung melalui tanggal haid.
Keakuratan perhitungan dengan USG ini dapat terjadi di trimester pertama dan kedua atau kurang dari 23 minggu usia kehamilan, Bunda. Melalui pemeriksaan ini, Bunda juga bisa memperkirakan Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Pemeriksaan USG menggunakan gelombang ultrasonik untuk menangkap gambar janin yang sedang tumbuh. Dari sini, dokter umumnya bisa menghitung usia kehamilan Bunda.
Seperti melansir dari Parenting Firstcry, parameter yang digunakan adalah jarak ujung kaki ke kepala, dan diameter rahim. Selanjutnya, dokter mengukur serta mengorelasikannya untuk mengetahui usia janin.
Pada trimester pertama, pengukuran ini memberikan estimasi paling akurat untuk usia kehamilan. Dokter mungkin akan mengubah tanggal HPL berdasarkan pengukuran USG bila tanggal yang diperkirakan berbeda lebih dari satu minggu dari tanggal yang diperkirakan dokter berdasarkan HPHT.
Pada trimester kedua, USG kurang akurat dan dokter mungkin tidak akan menyesuaikan tanggal kecuali perkiraannya berbeda lebih dari dua minggu. Sementara pada trimester ketiga, pemeriksaan USG tidak akurat untuk menentukan usia kehamilan.
Sampai saat ini, cara menghitung usia kehamilan dengan USG adalah yang paling akurat. Bunda bisa konsultasi ke dokter bila sudah mengetahui hasil tes kehamilan atau muncul tanda-tanda hamil ya.
"USG dini adalah salah satu cara paling akurat untuk menentukan usia kehamilan (bahkan lebih dari HPHT karena tanggal ovulasi dapat bervariasi dalam satu siklus)," kata doula Christine Strain, CD, dikutip dari Romper.
Metode USG untuk hitung usia kehamilan menurut ACOG
Mengetahui usia kehamilan sangat penting untuk memprediksi tanggal kelahiran buah hati, Bunda. Selain melalui sistem kelender, USG bisa menjadi pilihan terbaik untuk mengetahui usia kehamilan ya.
Selain itu, ketika tanggal konsepsi tidak diketahui atau siklus haid tidak teratur, USG mungkin menjadi satu-satunya sumber untuk mengetahui usia kehamilan dan HPL.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) bersama American Institute of Ultrasound in Medicine (AIUM) dan Society for Maternal-Fetal Medicine (SMFM) membuat rekomendasi untuk menghitung usia kehamilan dan HPL melalui USG sebagai berikut:
- Pemeriksaan USG embrio atau janin pada trimester pertama adalah metode yang paling akurat untuk menetapkan dan memastikan usia kehamilan.
- Jika kehamilan diperoleh dari Assisted Reproductive Technology (ART) seperti bayi tabung, maka usia kehamilan harus digunakan untuk memperkirakan HPL. Misalnya, HPL dari prosedur bayi tabung ditetapkan dengan menggunakan usia embrio dan tanggal transfer.
- Setelah mengetahui HPHT atau periode haid terakhir, pemeriksaan USG yang pertama dapat akurat. Melalui kedua data tersebut, usia kehamilan dan HPL bisa ditentukan.
- Ketika menggunakan metode USG untuk memperkirakan HPL, usia kehamilan dapat menjadi perkiraan obstetrik terbaik untuk melakukan tindakan perawatan klinis lanjutan.
Kapan USG untuk tahu usia kehamilan?
Segera setelah mengetahui kehamilan dari test pack, Bunda bisa ke dokter untuk USG ya. Pemeriksaan juga bisa dilakukan dari perhitungan siklus haid dan tanda-tanda kehamilan yang muncul di awal kehamilan.
USG dapat dilakukan di trimester pertama untuk menentukan usia kehamilan. Di trimester ini, dokter juga bisa mengecek kondisi dan pertumbuhan janin, serta mendiagnosis kehamilan ektopik atau kemungkinan janin tumbuh abnormal. USG adalah pemeriksaan penting selama kehamilan.
Simak cerita hamil Nola B3 di video berikut ini:
(ank/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Fakta Kehamilan Nola B3 di Usia 42 Tahun, Jenis Kelaminnya Perempuan Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ingin Menghitung Usia Kehamilan? Simak Cara Mudahnya Berikut Ini Bun
Cara Menghitung Usia Kehamilan Paling Mudah yang Bunda Bisa Coba
4 Cara Menghitung Usia Kehamilan Jika Lupa HPHT
4 Cara Menghitung Usia Kehamilan, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Beruang atau Pegunungan yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Gaya Seksi Jennie BLACKPINK Pakai Bikini Hasil Rancangan Sendiri
-
Mommies Daily
MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!