KEHAMILAN
4 Tanda dan Gejala Hamil Kosong, Calon Bunda Perlu Tahu
Kinan | HaiBunda
Jumat, 20 Aug 2021 19:20 WIBHamil kosong alias blighted ovum sering kali dikenal juga dengan sebutan janin tidak berkembang. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tertanam dalam rahim, namun tidak berkembang menjadi embrio.
Plasenta dan kantung embrio akan terbentuk, tetapi kosong alias tidak berkembang. Walaupun embrio tidak terbentuk, namun plasenta akan tetap memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Maka dari itu, pada kasus hamil kosong tetap menunjukkan hasil positif di test pack.
Bahkan gejala kehamilan seperti nyeri payudara dan mual juga dapat terjadi. Ini yang kerap membuat sebagian wanita dengan hamil kosong merasa kecewa, sebab umumnya akan berakhir dengan keguguran.
Tanda dan gejala hamil kosong
Ketika sel telur yang dibuahi gagal berkembang menjadi embrio, kadar hCG berangsur-angsur mulai turun dan gejala kehamilan juga akan hilang. Pada tahap ini, Bunda mungkin mengalami tanda-tanda keguguran, seperti pendarahan dan kram.
Gejala hamil kosong yang perlu diwaspadai yakni:
Pendarahan berat
Pendarahan ringan dan bercak bisa menjadi tanda normal di awal kehamilan. Bunda sebaiknya segera cek ke dokter jika mengalami pendarahan yang lebih berat, termasuk yang mirip seperti siklus haid.
Kram perut parah
Keluhan kram selama kehamilan umum terjadi. Tapi pastikan untuk memeriksakan keluhan kram jika Bunda khawatir mengalami hamil kosong. Terutama jika kram disertai dengan gejala lain seperti pendarahan atau demam.
Kram dapat menunjukkan komplikasi kehamilan lainnya, termasuk kehamilan ektopik, yang mungkin juga memerlukan perhatian medis.
Ultrasonografi yang tidak normal
Pada kasus hamil kosong, dokter kemungkinan akan melihat kantung kehamilan yang lebih kecil dari umumnya. Sebab kantung ini tidak mengandung embrio.
Penurunan kadar hCG
Dilansir What to Expect, ditemukan dalam beberapa penelitian bahwa tes darah menunjukkan kadar hormon kehamilan (hCG) yang lebih rendah mulai sekitar 6-8 minggu pada kehamilan anembrionik.
Ini berarti berangsur-angsur pemeriksaan dengan test pack dapat memberikan hasil negatif.
Hamil kosong umumnya hanya dapat didiagnosis dengan USG, tepatnya ketika terlihat bahwa sel telur yang dibuahi tidak berkembang menjadi embrio.
USG juga memungkinkan dokter memastikan bahwa gejala tidak disebabkan oleh kehamilan ektopik, yaitu ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim (biasanya di tuba fallopi).
Kehamilan ektopik menyebabkan gejala yang mirip dengan hamil kosong, tetapi memerlukan perawatan medis segera karena dapat mengakibatkan perdarahan internal yang mengancam jiwa.
Penyebab hamil kosong
Sampai saat ini penyebab pasti dari hamil kosong belum diketahui. Namun diperkirakan blighted ovum disebabkan oleh kelainan kromosom yang terjadi di dalam sel telur setelah dibuahi. Kemungkinan karena sel telur atau sperma berkualitas buruk.
Hamil kosong juga kerap dikaitkan dengan kelainan pada kromosom 9. Jika Bunda telah berulang kali mengalami hamil kosong, pertimbangkan untuk konsultasi ke dokter dan melakukan tes kromosom embrio.
"Penyebab janin tidak berkembang sering kali tidak diketahui, tetapi mungkin karena kelainan kromosom pada sel telur yang telah dibuahi," ujar Yvonne Butler Tobah, MD, dikutip dari Mayo Clinic.
Tobah membenarkan bahwa wanita dengan blighted ovum akan mengalami gejala kehamilan normal pada awalnya, namun ketika embrio berhenti tumbuh dan kadar hCG menurun, gejala kehamilan akan berangsur-angsur hilang.
Kemungkinan lain penyebab hamil kosong di antaranya:
- Infeksi
- Penyakit autoimun
- Penyakit endokrin
- Malformasi lain dari rahim
- Faktor hormonal (seperti rendahnya kadar progesteron)
- Gangguan endokrinologis (autoimunitas tiroid dan disfungsi tiroid)
- Sindrom ovarium polikistik atau PCOS
- Kelebihan berat badan
Pemeriksaan dan perawatan hamil kosong
Hamil kosong seringnya sudah dapat ditemukan pada pemeriksaan USG pertama, tepatnya pada minggu ke-8 dan ke-13 kehamilan. Akan terlihat plasenta dan kantung embrio yang kosong.
Jika hamil kosong ditemukan pada tahap awal pemeriksaan, dokter dapat memberikan rekomendasi pilihan perawatan seperti:
- Menunggu gejala keguguran terjadi secara alami
- Menjalani prosedur bedah pelebaran dan kuretase, untuk mengangkat jaringan plasenta dari rahim
Sebelum memutuskan tindakan perawatan, lakukan diskusi dengan suami tentang tindakan yang dipilih. Keguguran merupakan masalah yang sangat sulit dihadapi secara emosional.
Menurut American Pregnancy Association, dalam banyak kasus seringnya hamil kosong tidak dapat dicegah. Namun untuk memastikan kondisi kehamilan jika keguguran telah terjadi berulang kali, pasutri bisa melakukan tes genetik.
Simak juga tips memperlancar pembukaan saat melahirkan dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Amankah Mengonsumsi Obat Penyakit Tiroid saat Hamil?
Janin Pipis Dalam Kandungan, Ini yang Dirasakan Ibu Hamil
Alami Nesting Instinct Jelang Melahirkan, Bunda Perlu Tahu 5 Hal Ini
Virus Corona pada Ibu Hamil Dapat Merusak Plasenta? Ini Penjelasan Ahli
TERPOPULER
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
3 Cara Mengajari Anak Mengaji di Era Digital agar Tetap Semangat
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Lee Je Hoon dan Ha Young Bakal Adu Akting di Drama Hukum 'There's Winning Chance'
-
Beautynesia
Intip Keseruan Surabaya X Beauty 2026, Bawa Tema Baru The Wholeness Era
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Sinopsis In Time, Film Justin Timberlake di Bioskop Trans TV Hari Ini
-
Mommies Daily
Bikin Rumah Bersih, Ini 7 Cleaning Hacks yang Bisa Dicoba!