KEHAMILAN
2 Cara Mengatasi Bayi Sungsang dengan Koreksi Posisi Janin
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Jumat, 03 Sep 2021 17:21 WIBPosisi bayi dalam kandungan dapat menentukan tindakan persalinan yang akan dilakukan pada Bunda. Pada kondisi posisi bayi sungsang, tindakan yang mungkin dilakukan adalah operasi caesar.
Sungsang terjadi ketika posisi bayi berubah dalam kandungan, misalnya posisi kepala di atas dan kaki di bawah atau jalan lahir. Posisi ini menyulitkan Bunda melahirkan normal, di mana seharusnya kepala yang berada di bawah atau jalan lahir.
"Pada bayi sungsang, bagian yang ada di rongga panggul ibu adalah bokong atau kaki, hal ini masih normal bisa terjadi sebelum usia kehamilan 36 minggu karena ukuran janin masih jauh lebih kecil dibandingkan rongga perut," kata dr. Judi Januandi Endju, SpOG, dalam buku Panduan Cerdas Pemeriksaan Kehamilan.
"Pada kehamilan 36 minggu atau lebih, letak dan posisi janin harus normal, yakni kepala di bawah dengan punggung janin pada posisi jam 9 atau 3 (wajah menengok ke sisi kanan atau kiri)," sambungnya.
Pada bayi sungsang, Bunda akan merasa seperti ada benda keras bundar yang menekan perut bagian atas, serta ada bagian-bagian kecil yang menekan rongga pinggul, hingga ke arah vagina atau dubur. Pada kondisi ini, Bunda akan merasa seperti ingin buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK).
Wajah janin yang menghadap ke atas atau ke belakang (sujud) merupakan posisi abnormal. Sebab, kepala janin akan sulit masuk pintu atas panggul.
Bayi dengan posisi menghadap ke atas atau sujud masih mungkin dilahirkan dengan proses normal selama tidak ada penyulit. Demikian juga pada bayi sungsang. Namun, penanganan bayi sungsang harus disesuaikan dengan panduan setempat.
Penyebab bayi sungsang
Posisi bayi sungsang biasanya bisa terlihat di usia kehamilan 7 hingga 8 bulan, Bunda. Kondisi ini bisa disebabkan kondisi bayi atau Bunda saat hamil. Melansir dari Buku Pintar Ibu Hamil oleh Tim Navitri, berikut penjelasannya:
1. Kondisi bayi
Ukuran janin yang kecil dibandingkan ruang dalam rahim bisa menyebabkan posisinya berubah karena janin bebas bergerak.
Tak hanya itu, janin yang besar juga bisa berada dalam posisi sungsang. Kondisi ini kemungkinan disebabkan karena kepalanya sulit berputar ke arah bawah atau jalan lahir.
2. Kondisi ibu
Posisi sungsang juga bisa dialami bayi karena bentuk rahim Bunda yang tidak normal. Penyebab lainnya adalah air ketuban terlalu banyak atau sedikit, tumor atau mioma dalam rahim, posisi plasenta berada di bawah, atau bayi terlilit pusar.
Jenis posisi bayi sungsang
Posisi sungsang dikenal juga dengan nama breech, yakni saat kepala bayi berada di atas atau arah dada Bunda, sementara bagian bawah tubuh berada di dekat jalan lahir. Pada posisi ini, kepala bayi merupakan bagian terakhir yang keluar dari vagina, sehingga melahirkan dengan posisi ini akan lebih sulit.
"Melahirkan dengan posisi ini berisiko menyebabkan cedera pada bayi," ujar pendidik keperawatan, Debra Sullivan, Ph.D, dilansir Healthline.
Posisi bayi sungsang dibagi menjadi 3 jenis, yakni:
1. Complete breech
Bagian bokong bayi berada di bawah atau jalan lahir dengan kaki terlipat di lutut (seperti bersila). Letak kaki berada di dekat bokong.
2. Frank breech
Di posisi ini, bokong bayi mengarah ke jalan lahir, tetapi kakinya lurus menekuk di depan tubuh mengarah ke dada.
3. Footling breech
Di posisi ini, salah satu kaki bayi mengarah ke bawah menuju jalan lahir.
Cara menangani bayi sungsang
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), dokter dapat mengetahui bayi sungsang dengan melakukan pemeriksaan di USG. Mereka juga bisa mengetahui posisi bayi dengan meraba di titik-titik tertentu di perut.
Bayi sungsang dapat ditangani dengan dua cara, yakni untuk mengoreksi posisi. Berikut penjelasannya:
1. Koreksi mandiri
Tindakan koreksi posisi bisa dilakukan sendiri atau dibantu dokter. Bunda dapat melakukan posisi sujud selama 5 sampai 10 menit dengan frekuensi dua kali sehari.
"Jika posisi tersebut dilakukan dengan baik dan teratur, maka kemungkinan besar posisi bayi sungsang bisa kembali normal," ujar Tim Navitri.
Posisi bersujud bisa dilakukan untuk mengoreksi posisi bayi sungsang dan cukup aman karena memberikan ruang pada bayi untuk berputar kembali ke posisi normal. Namun, posisi ini kemungkinan bisa membuat Bunda sesak dan tidak nyaman bila dilakukan dalam waktu lama.
Selain melakukan gerakan ini, Bunda bisa mengoreksi bayi sungsang dengan mengubah posisi tidur. Mempertahankan postur tidur dengan posisi miring dapat memudahkan bayi berbalik dan menemukan jalan lahirnya.
2. Koreksi luar
Koreksi posisi bayi sungsang juga dapat dilakukan dengan metode koreksi luar atau external cephalic version (ECV). Cara ini bisa dilakukan dengan melihat kondisi janin usia kehamilan.
"Tindakan koreksi luar sebaiknya dilakukan setelah usai kehamilan 34 minggu. Tindakan ini sendiri sudah jarang dilakukan karena bisa berisiko pada ibu dan bayi," kata Tim Navitri.
Koreksi luar dilakukan degan memutar janin sampai ke posisi yang benar. Tindakan umumnya dilakukan bila ukuran bayi tidak lebih besar dari panggul ibu, tidak ada lilitan tali pusat, tidak ada kondisi plasenta previa, mioma, dan hidrosefalus bayi.
ACOG menjelaskan bahwa metode koreksi luar ini bisa meningkatkan kemungkinan Bunda melahirkan secara normal lho. Namun, pelaksanaannya enggak boleh sembarangan.
Dokter akan melakukan koreksi luar dengan meletakkan tangan di perut dan menekannya, sehingga janin berubah posisi dengan kepala di bawah. Tindakan ini mungkin bisa dilakukan oleh dua orang dan USG perlu digunakan untuk memantau posisi.
"Sebelum dan sesudah ECV, denyut jantung bayi akan diperiksa. Jika ada masalah pada ibu dan bayi, tindakan akan segera dihentikan," tulis ACOG.
Proses persalinan bayi sungsang
Sebagian besar bayi sungsang dilahirkan dengan operasi caesar yang direncanakan. Kelahiran normal melalui vagina bisa dilakukan dengan perencanaan dan pertimbangan matang oleh dokter.
Baik melahirkan normal atau operasi caesar bisa membawa risiko tertentu ketika posisi bayi sungsang. Namun, risiko komplikasi lebih tinggi dengan persalinan normal yang direncanakan dibandingkan dengan operasi caesar.
Simak juga 3 manfaat tes darah saat hamil, dalam video berikut:
(ank/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Posisi Tidur Bumil agar Bayi Tidak Sungsang, Disarankan Miring
Hamil 7 Bulan & Posisi Bayi Sungsang Bisa Lahir Normal? Ini Kata Dokter
Peluang Melahirkan Normal jika Posisi Bayi Sungsang
Upaya Seorang Bunda Memperbaiki Posisi Bayinya yang Sungsang
TERPOPULER
Ciri Perempuan Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Tidak Hanya Terlihat Kalem
11 Kebiasaan Suami di Rumah yang Diam-diam Tanda Tidak Bahagia, Bunda Perlu Tahu
Curi Perhatian, 5 Potret Kalu Anak Selebgram Abel Cantika Nonton Konser Band Rock Bareng Ayah
7 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Tidur Lebih Awal Setiap Malam
Mengenal Prosedur Sperm Freezing: Syarat, Cara, hingga Biayanya
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Sterilizer Botol Bayi Terbaik, Ada yang Low Watt
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Panci Kukus Terbaik dari Ukuran Kecil Hingga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bumbu Tongseng Instan yang Enak & Terbaik untuk Masak Daging Kambing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eyeshadow Palette yang Bagus untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Panci Presto Terbaik untuk Memasak Beragam Makanan Cepat & Mudah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Perempuan Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Tidak Hanya Terlihat Kalem
Curi Perhatian, 5 Potret Kalu Anak Selebgram Abel Cantika Nonton Konser Band Rock Bareng Ayah
11 Kebiasaan Suami di Rumah yang Diam-diam Tanda Tidak Bahagia, Bunda Perlu Tahu
Mengenal Prosedur Sperm Freezing: Syarat, Cara, hingga Biayanya
Ciri Kepribadian Anak Zodiak Taurus, Bertanggung Jawab dan Dapat Diandalkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Sering Manggung, Dikta Masih Kerap Diliputi Rasa Khawatir
-
Beautynesia
5 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Orang Jepang, Jadi Rahasia Panjang Umur!
-
Female Daily
Kolaborasi Calvin Klein Jung Kook “CKJK” Akhirnya Tiba! Langsung Sold Out?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Gaya 'Lady Boss' Raline Shah di Cannes Festival, Elegan dengan Power Suit
-
Mommies Daily
7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering di Usia 40 agar Tetap Awet Muda