sign up SIGN UP search


kehamilan

10 Manfaat Minyak Ikan Termasuk untuk Ibu Hamil, Bunda Perlu tahu

Dewi Ratna Selasa, 05 Oct 2021 15:29 WIB
young girl being given childrens supplements or vitamin by her mother caption

Ada banyak sekali manfaat minyak ikan bagi tubuh manusia, baik secara fisik maupun mental. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO bahkan merekomendasikan untuk makan 1 sampai 2 porsi ikan per minggu, mengingat asam lemak omega-3 yang terkandung di dalamnya memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

Namun, jika Bunda tidak dapat memenuhi anjuran WHO tersebut, maka suplemen minyak ikan bisa membantu untuk mendapatkan omega-3 yang cukup untuk tubuh. Makanan yang merupakan lemak atau minyak yang diekstraksi dari jaringan ikan ini biasanya berasal dari ikan berminyak seperti tuna, teri, atau makarel.

Sekitar 30 persen minyak ikan terdiri dari omega-3, dan 70 persen sisanya merupakan lemak lain. Perlu bunda tahu juga bahwa omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan punya lebih besar manfaat kesehatan dibanding kandungan yang ditemukan dalam beberapa sumber tanaman.


Tak hanya omega-3 saja, yang menambah manfaat minyak ikan juga adalah kandungan vitamin A dan D di dalamnya. Bunda perlu tahu juga manfaat minyak ikan yang lebih detail seperti berikut ini:

1. Mendukung kesehatan jantung

Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Seperti dilansir dari Healthline, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang makan banyak ikan memiliki tingkat kemungkinan terserang penyakit jantung lebih rendah.

Berbagai faktor risiko penyakit jantung bisa dikurangi dengan konsumsi ikan atau minyak ikan. Manfaat minyak ikan untuk kesehatan jantung salah satunya dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, meski tidak mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

2. Meringankan gangguan mental tertentu

Otak manusia terdiri dari hampir 60 persen lemak yang sebagian besarnya adalah asam lemak omega-3. Karena itu, omega-3 sangat penting untuk fungsi otak normal. Beberapa penelitian mengungkap bahwa orang dengan gangguan mental tertentu, memiliki kadar omega-3 yang lebih rendah.

Menariknya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa manfaat minyak ikan juga bisa untuk mencegah timbulnya, atau memperbaiki gejala dari beberapa gangguan mental. Salah satunya, dapat mengurangi kemungkinan gangguan psikotik pada mereka yang berisiko. Sedangkan dalam dosis tinggi, suplemen minyak ikan dapat mengurangi beberapa gejala skizofrenia dan gangguan bipolar.

3. Membantu menurunkan berat badan

Obesitas didefinisikan orang yang memiliki indeks massa tubuh atau BMI di atas 30. Secara umum, sekitar 39 persen orang dewasa kelebihan berat badan, sementara 13 persen lainnya mengalami obesitas. Jumlahnya bahkan sangat tinggi di negara-negara berpenghasilan tinggi seperti Amerika Serikat.

Berat badan berlebih hingga mengalami obesitas, secara signifikan dapat meningkatkan risiko penyakit lain, termasuk jantung, diabetes, dan juga kanker. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat minyak ikan yang dikombinasikan dengan diet atau olahraga, bisa membantu menurunkan berat badan.

Namun tidak semua penelitian menemukan hasil yang sama. Satu analisis dari 21 studi mencatat bahwa suplemen minyak ikan tidak secara signifikan mengurangi berat badan pada orang gemuk, tapi mengurangi lingkar pinggang dan rasionya dengan pinggul.

4. Baik untuk kesehatan mata

Seperti otak, mata juga bergantung pada lemak omega-3. Faktanya, orang yang tidak mendapatkan cukup asupan omega-3, punya risiko penyakit mata yang lebih besar. Diketahui juga bahwa kesehatan mata mulai menurun di usia tua, yang bisa menyebabkan degenerasi makula akibat usia.

Makan ikan dikaitkan dengan penurunan risiko degenerasi makula akibat usia, tapi hasil penelitian untuk suplemen minyak ikan masih kurang meyakinkan. Sementara itu, hanya ada satu penelitian menemukan bahwa konsumsi minyak ikan dosis tinggi selama 19 minggu bisa meningkatkan penglihatan pada semua pasien degenerasi makula akibat usia.

5. Mengurangi peradangan

Peradangan adalah cara sistem kekebalan tubuh kita melawan infeksi dan mengobati cedera. Namun peradangan kronis bisa jadi ada kaitannya dengan penyakit serius, seperti obesitas, diabetes, depresi, dan penyakit jantung. Mengurangi peradangan bisa membantu mengobati gejala penyakit tersebut.

Nah, karena minyak ikan memiliki sifat anti-inflamasi, maka ada manfaat minyak ikan untuk membantu mengobati kondisi yang melibatkan peradangan kronis. Seperti pada orang stres dan obesitas, minyak ikan bisa mengurangi produksi dan ekspresi gen molekul inflamasi yang disebut sitokin.

Selain itu, suplemen minyak ikan juga bisa secara signifikan mengurangi nyeri sendi, rasa kaku, dan kebutuhan pengobatan pada penderita rheumatoid arthritis yang menyebabkan nyeri sendi. Sementara untuk penyakit radang usus, belum ada bukti jelas yang menunjukkan apakah minyak ikan bisa mengurangi gejalanya.

6. Meningkatkan kesehatan kulit

Kulit merupakan organ paling luas dalam tubuh manusia, yang mengandung banyak asam lemak omega-3. Kesehatan kulit bisa menurun seiring berjalannya waktu, terutama di usia yang semakin bertambah, atau setelah terlalu banyak terpapar sinar matahari.

Konon, berarti belum pasti, ada sejumlah gangguan kulit yang mungkin bisa diperbaiki dengan konsumsi suplemen minyak ikan, termasuk psoriasis dan dermatitis. Untuk manfaat minyak ikan yang satu ini, mungkin Bunda bisa mencoba mengonsumsinya dengan lebih rutin.

7. Memperbaiki gejala depresi

Masih dilansir dari Healthline, depresi diperkirakan akan menjadi penyebab penyakit terbesar kedua pada 2030 nanti. Menariknya, orang dengan depresi berat tampaknya memiliki kadar omega-3 dalam darah yang lebih rendah.

Penelitian menunjukkan bahwa manfaat minyak ikan dalam suplemen omega-3 dapat memperbaiki gejala depresi. Selain itu, beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa minyak yang kaya akan eicosapentaenoic acid atau EPA dapat membantu mengurangi gejala depresi lebih baik daripada docosahexaenoic acid atau DHA.

8. Meningkatkan perhatian dan menekan hiperaktif pada anak

Sejumlah gangguan perilaku pada anak-anak, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), erat kaitannya dengan hiperaktif dan kurangnya perhatian mereka pada sesuatu di sekitarnya. 

Omega-3 merupakan proporsi yang signifikan dari otak, yang penting untuk mencegah gangguan perilaku di awal kehidupan. Salah satu manfaat minyak ikan dalam suplemen, dapat meningkatkan persepsi hiperaktif, kurangnya fokus, impulsif, dan agresi pada anak-anak.

9. Memperbaiki gejala asma dan risiko alergi

Asma, yang bisa menyebabkan pembengkakan di paru-paru hingga sesak napas, menjadi umum terjadi pada bayi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa manfaat minyak ikan salah satunya dapat mengurangi gejala asma, terutama pada awal kehidupan.

Asupan ikan yang diterima ibu atau kadar omega-3 yang cukup dalam tubuh, dipercaya mengurangi risiko asma pada anak-anak sebesar 24 hingga 29 persen. Selain itu, suplemen minyak ikan pada ibu hamil juga dapat mengurangi risiko alergi pada bayi.

10. Baik untuk kehamilan

Seperti yang sudah sering dibahas dalam tulisan tentang nutrisi untuk ibu hamil dan bayi, omega-3 sangat penting untuk pertumbuhan di masa awal kehidupan. Karenanya, penting bagi Bunda untuk mendapat asupan omega-3 yang cukup di masa kehamilan hingga menyusui.

Manfaat minyak ikan untuk ibu hamil dan menyusui, salah satunya dapat meningkatkan koordinasi tangan dan mata pada bayi, membantu meningkatkan perkembangan visual bayi, dan mengurangi risiko alergi. Namun masih belum jelas, apakah ada peningkatan dalam hal IQ dari konsumsi minyak ikan ini.

Itu tadi 10 manfaat minyak ikan yang perlu Bunda ketahui. Selain itu masih ada manfaat lain juga, seperti pengaruhnya untuk kesehatan tulang. Orang dengan asupan omega-3 dan kadar darah yang lebih tinggi mungkin memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih baik.

So, sudah siap untuk memberi keluarga Bunda asupan minyak ikan sesuai anjuran? 

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!