sign up SIGN UP search


kehamilan

Kehamilan Minggu Ke-7: Bunda Mulai Rasakan Nyeri Pinggang, Apa sih Penyebabnya?

Nanie Wardhani Selasa, 16 Nov 2021 09:56 WIB
Ilustrasi ibu hamil caption

Jakarta - Memasuki kehamilan usia 7 minggu, Bunda mungkin akan mulai mengalami beberapa keluhan seperti payudara bengkak, selera makan menurun, dan nyeri pinggang. Untuk nyeri pinggang, kondisi ini biasanya dialami Bunda yang hamil pada tahap trimester kedua atau akhir.

Namun, tidak sedikit Bunda yang sudah mengalaminya di usia kehamilan 7 minggu. Nyeri pinggang saat hamil biasanya disebabkan perkembangan janin dalam kandungan sehingga Bunda perlu menyesuaikan postur tubuh ketika berdiri dan berjalan.


Selain itu, juga terjadi perubahan hormon dan peregangan ligamen karena proses alami tubuh dalam mempersiapkan persalinan. Seperti dikutip dari SPINE Health, gejala nyeri pinggang dan punggung bawah dapat dimulai kapan saja selama kehamilan. Gejala-gejala sakit pinggang yang biasanya mulai muncul sejak kehamilan 7 minggu ini di antaranya: 

  1. Sakit tumpul atau rasa sakit yang tajam dan membakar di daerah punggung bawah.
  2. Nyeri satu sisi di area kanan atau kiri punggung bawah dan/atau tengah.
  3. Nyeri yang menjalar ke bagian belakang paha dan terkadang ke kaki (mirip dengan linu panggul).
  4. Foot drop, suatu kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengangkat bagian depan kaki saat berjalan.
  5. Gejala linu panggul biasanya terjadi jika lumbal bawah dan / atau akar saraf sakral atas ditusuk di tulang belakang bagian bawah karena herniasi lumbal, spondylolisthesis, gangguan sendi facet, atau keseleo dan kejang otot.

Namun tenang saja, Bunda. Kondisi itu terjadi sangat wajar pada Bunda hamil. Seperti yang dikutip dari Babycenter bahwa lebih dari 60 persen Bunda hamil mengalami nyeri pinggang bagian bawah karena pertumbuhan rahim dan atau perubahan hormonal.

Banner Ricky Soebagdja dan istriBanner Ricky Soebagdja dan istri/ Foto: HaiBunda/Mia

Pertumbuhan rahim dan perubahan hormonal yang seperti apakah yang bisa menyebabkan nyeri pinggang? Yuk simak penjelasan berikut dilansir dari Babycenter.

Rahim Bunda yang sedang tumbuh

Nyeri pinggang saat hamil biasanya disebabkan perubahan pusat gravitasi tubuh. Karena perkembangan janin dalam kandungan , Bunda pun perlu menyesuaikan postur tubuh ketika melakukan berbagai aktivitas.

Adapun perubahan hormon dan peregangan ligamen juga bisa menjadi penyebab karena tubuh tengah mempersiapkan diri menghadapi persalinan. Kondisi itu juga ini dapat memicu tekanan dan rasa sakit pada punggung bawah dan pinggang.

Perubahan hormonal

Perubahan hormonal dalam kehamilan mengendurkan persendian dan mengendurkan ligamen yang menempelkan tulang panggul ke tulang belakang.

Hal ini dapat membuat Bunda merasa kurang stabil dan menyebabkan rasa sakit saat Bunda berjalan, berdiri, duduk dalam waktu lama, berguling di tempat tidur, turun dari kursi rendah atau bak mandi, membungkuk, atau mengangkat barang.

Stres

Healthline mengatakan bahwa stres dapat menjadi kontributor nyeri, baik Bunda sedang hamil maupun tidak. Stres meningkatkan nyeri otot dan sesak, terutama di area kelemahan. Jika hormon sudah mendatangkan nyeri pada sendi dan ligamen Bunda, sedikit kecemasan tentang pekerjaan, keluarga, kehamilan, atau apa pun bisa membuat pinggang dan punggung Bunda sakit.

Setelah Bunda mengetahui hal-hal yang menyebabkan Bunda nyeri pinggang. Nah, sekarang simak yuk, Bunda cara menghindari dan mengurangi nyeri pinggang untuk menjaga kesehatan dan kebugaran Bunda saat hamil.

Simak juga video 7 keluhan umum saat hamil trimester 1 dan cara mengatasinya di bawah ini yuk Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]



 

 

 

 

 

 

 

 

kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
CARA MENGHINDARI DAN MENGURANGI NYERI PINGGANG
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!