sign up SIGN UP search


kehamilan

Inilah yang Terjadi di Dalam Rahim Bunda ketika Si Kecil Mulai Menendang

Amira Salsabila   |   Haibunda Minggu, 09 Jan 2022 07:00 WIB
Premature birth. Pregnant woman suffering from contractions at home, panorama, free space Ilustrasi bayi menendang/Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio

Jakarta - Salah satu momen yang dinantikan selama masa kehamilan adalah ketika Bunda merasakan tendangan pertama Si Kecil di dalam perut. Gerakan-gerakan kecil ini meyakinkan Bunda bahwa Si Kecil sedang berkembang.

Bunda pun akan merasa lebih dekat dengan kehidupan kecil di dalam diri Bunda. Namun, apakah Bunda tahu apa yang terjadi di dalam rahim ketika Si Kecil mulai menendang? Simak penjelasan berikut ini.

Mengapa bayi menendang di rahim?

Meskipun tendangan bisa membuat Bunda tidak nyaman, setiap tendangan tajam Si Kecil itu membantu membentuk tulang bayi yang sedang tumbuh, Bunda.


Sebuah studi baru-baru ini di Journal of Royal Society Interface menemukan bahwa kekuatan tendangan janin meningkat secara nyata antara usia kehamilan 20 dan 30 minggu.

Kemudian, menurun pada usia kehamilan 35 minggu. Ini menunjukkan bahwa tendangan bayi adalah yang paling kuat selama tahap pertengahan perkembangan janin, tepat ketika tulang dan persendian mulai terbentuk.

“Bayi perlu bergerak dalam kandungan agar sehat setelah lahir, terutama untuk tulang dan persendiannya,” kata Niamh Nowlan, seorang bioengineer di Imperial College London, dikutip dari Livescience.

Jadi, ketika bayi mulai berkembang pesat, ia mulai menguji gerakan dari dalam rahim. Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa janin yang tidak bergerak muncul dengan masalah tulang dan persendian.

Gerakan janin juga dapat dikaitkan dengan perilaku jangka panjang. Salah satu studi menarik tetapi kurang otoritatif menemukan bahwa aktivitas motorik janin tampaknya memprediksi atribut temperamen yang terkait dengan perilaku pengaturan pada anak usia dini.

Jadi, mungkin saja tendangan bayi juga ada hubungannya dengan perkembangan saraf. Namun, penyebabnya sama sekali belum jelas, jadi mungkin juga bayi dengan perkembangan neurologis yang buruk bergerak lebih sedikit di dalam rahim.

Terlepas dari itu, penelitian ini secara luas menunjukkan bahwa ketika Si Kecil menendang, itu mungkin bukan hanya salam ramah dari dalam rahim, tetapi bagian penting dari perkembangan janin. Berikut beberapa faktor mengapa bayi bergerak aktif dalam perut:

1. Bayi membutuhkan olahraga

Bahkan saat dalam kandungan, untuk mendorong perkembangan sendi dan tulang yang sehat, Si Kecil membutuhkan olahraga. Si Kecil mungkin hanya melakukan gerakan yang alami dan sehat.

2. Bunda baru saja makan

Bayi paling aktif setelah Bunda makan dan dengan perut kenyang, Bunda lebih mungkin merasakan gerakan bayi karena ruang gerak bayi secara keseluruhan lebih sedikit.

Banner Blak-Blakan Mommy ASF Layangan PutusBanner Blak-Blakan Mommy ASF Layangan Putus/ Foto: HaiBunda/Mia

3. Bayi mengalami pertumbuhan

Untuk Bunda baru, mereka akan sering mulai memperhatikan gerakan sekitar minggu ke-22. Saat anak tumbuh, ia mulai menjadi lebih aktif, sehingga Bunda mungkin mulai merasa Si Kecil menendang terlalu banyak atau lebih daripada biasanya.

Ingatlah Bunda, bahwa perlu beberapa waktu untuk menentukan aktivitas normal Si Kecil saat mereka berada di dalam kandungan.

Ini adalah beberapa alasan mengapa Bunda mungkin merasa Si Kecil bergerak lebih dari biasanya. Lalu, apa saja yang dilakukan bayi selama di dalam rahim? Simak di halaman berikutnya, ya Bunda.

Simak juga video tentang 4 ciri Bunda tengah hamil anak kembar di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



Ilustrasi ibu hamil/GERAKAN BAYI SELAMA DI DALAM RAHIM
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!