sign up SIGN UP search


kehamilan

17 Tes Kehamilan, Mulai dari Tradisional hingga Pemeriksaan Medis

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Jumat, 05 Aug 2022 07:06 WIB
Ilustrasi USG 17 Tes Kehamilan, Mulai dari Tradisional hingga Pemeriksaan Medis/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Nattakorn Maneerat
Jakarta -

Tes kehamilan dapat dideteksi menggunakan metode tradisional hingga pemeriksaan medis. Tapi, tidak semua tes kehamilan itu akurat ya, Bunda.

Tes kehamilan sangat penting dilakukan untuk mengetahui kehamilan lebih awal. Selain untuk mengetahui usia kehamilan, Bunda juga dapat memastikan hari perkiraan lahir (HPL).

Bunda dapat melakukan tes kehamilan mandiri bila menemukan tanda hamil. Tanda hamil muda yang umum seperti morning sickness, kelelahan, dan perubahan bentuk payudara.


Setelah memeriksakan kehamilan dengan tes mandiri, Bunda perlu periksa ke dokter. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan kehamilan dan kondisi janin.

Ada banyak tes tradisional dan medis yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kehamilan. Apa saja? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Tes kehamilan

Ilustrasi Ibu HamilIlustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/My photos for your work and joy!

Berikut 17 tes kehamilan dari yang tradisional hingga melalui pemeriksaan medis:

1. Tes kehamilan dengan sampo

Bunda bisa menggunakan sampo untuk mengetahui kehamilan lho. Kandungan di dalam sampo diyakini bisa bereaksi dengan hCG yang dilepaskan selama kehamilan.

"Beberapa orang percaya bahwa kadar hCG menyebabkan sampo berbusa dan menggelembung," kata praktisi kesehatan holistik, Debra Rose Wilson, Ph.D, dikutip dari Healthline.

Berikut langkah-langkah tes kehamilan dengan menggunakan sampo:

  • Siapkan air, sampel urine yang diambil di pagi hari, dua tetes sampo, dan mangkuk bersih.
  • Kemudian, Bunda dapat mencampurkan dua tetes sampo dan air ke dalam mangkuk bersih dan aduk perlahan, jangan sampai berbuih ya.
  • Tambahkan urine dan tunggu sampai timbul reaksi.

Jika sampo mulai bergelembung dan berbusa, maka artinya wanita itu sedang hamil. Sebaliknya, jika tidak ada reaksi, artinya tidak hamil.

Efektivitas tes kehamilan dengan sampo belum diuji dalam penelitian. Bunda sebaiknya tetap memeriksakan ke dokter atau cek dengan test pack untuk mengetahui kehamilan.

2. Gula

Gula juga dipercaya bisa digunakan sebagai alat tes kehamilan. Sama seperti sampo, gula juga diyakini dapat mendeteksi kandungan hCG dalam urine.

Bunda cukup siapkan wadah bersih, sampel urine, dan gula. Campurkan beberapa sendok gula dan urine pagi hari dalam wadah yang bersih ya. Tunggu beberapa menit untuk melihat reaksinya.

Jika ditemukan hCG dalam urine, gula tidak akan larut atau menggumpal. Artinya, Bunda sedang hamil.

Sebaliknya, hasil tes dikatakan negatif bila gula larut dalam urine atau tidak ditemukan gumpalan di wadah. Beberapa orang percaya bila hCG bersifat unik dan tidak mampu larut dalam gula.

Tes kehamilan dengan gula juga tidak akurat. Bunda akan mendapatkan hasil gula yang menggumpal, namun tidak hamil sama sekali.

3. Tes dengan garam

Bumbu dapur garam ini bisa digunakan sebagai cara mengetahui kehamilan. Tapi, tes kehamilan ini belum diuji efektivitasnya oleh para pakar dan peneliti.

Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mendasarinya dan kemungkinan besar hasil tes kehamilan tidak akurat. Tapi, Bunda bisa mencoba tes ini di rumah karena mudah dilakukan.

Caranya, campur urine dan garam di dalam wadah. Jumlah urine dan garam harus sama ya. Kemudian, tunggu hasilnya beberapa saat.

Hasilnya, jika garam membentuk semacam gumpalan berwarna putih krem, hasilnya positif hamil. Sebaliknya, bila tidak ada efek seperti itu, mungkin Bunda tidak hamil.

4. Tes kehamilan dengan pasta gigi

Pasta GigiIlustrasi Pasta Gigi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/lovleah

Penggunaan pasta gigi atau odol sebagai alat tes kehamilan hampir sama seperti sampo. Bunda hanya perlu menyiapkan pasta gigi, sampel urine, dan wadah bersih.

Ambil pasta gigi dalam jumlah banyak dan tempatkan ke dalam wadah kosong. Tuangkan sampel urine perlahan ke dalam wadah berisi pasta gigi tadi, dan tunggu reaksi yang terjadi.

Tes kehamilan dikatakan positif bila pasta gigi berubah warna dan atau menimbulkan suara desis. Sedangkan hasil negatif bila tidak ada reaksi sama sekali.

Beberapa orang percaya tes kehamilan ini bekerja dengan cara yang sama seperti tes kehamilan biasa, yaitu untuk mendeteksi hormon hCG dalam urine. Dilansir Healthline, hormon ini menjadi penyebab banyak tanda kehamilan seperti mual dan muntah.

Namun, tes kehamilan ini tidak akurat ya. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan pasta gigi dapat mendeteksi hCG dalam urine.

"Perubahan yang terjadi kemungkinan besar karena pasta gigi bereaksi terhadap asam dan urine," ujar dokter obgyn, Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH.

5. Baking soda

Baking soda telah digunakan secara tradisional untuk menentukan kehamilan. Dilansir Mom Juction, metode ini sangat sederhana dan murah.

Cara kerjanya hampir sama seperti tes kehamilan tradisional lainnya, Bunda. Baking soda dicampur dengan urine untuk mendeteksi hCG.

Hasilnya, bila Bunda menemukan reaksi berbuih, berarti hasilnya positif. Sedangkan bila tidak ditemukan reaksi, hasilnya negatif.

Terkadang, melakukan tes ini pada waktu yang salah bisa memberikan hasil negatif palsu. Selain itu, tes ini juga belum dibuktikan secara ilmiah bisa mendeteksi kehamilan.

6. Sabun mandi

Tes kehamilan menggunakan sabun mandi juga tergolong mudah dilakukan di rumah. Caranya, Bunda dapat menyiapkan urine di dalam gelas kecil dan mencampurnya dengan sepotong kecil sabun.

Jika hasilnya seperti berbusa atau mendesis, hasilnya positif hamil. Sebaliknya, bila tidak ada perubahan, Bunda tidak hamil.

Hormon hCG di urine disebut-sebut bisa membuat sabun berubah atau berbusa. Namun, cara mengetahui kehamilan ini masih belum diuji efektivitasnya melalui penelitian.

7. Cuka

Cara kerja cuka sebagai cara untuk mengetahui kehamilan hampir sama dengan sabun mandi dan pasta gigi. Tambahkan 1 cangkir cuka putih ke 1 sampai 2 botol berisi urine.

Bunda dapat menunggu 3 sampai 5 menit untuk melihat reaksinya. Bila ada perubahan warna, hasilnya positif hamil. Hormon hCG dalam urine diduga bereaksi dengan cuka sehingga menyebabkan perubahan warna.

Tapi seperti tes lainnya, mengetahui kehamilan dengan cuka juga belum bisa dipastikan kebenarannya. Hingga kini, belum ada penelitian yang membuktikannya, Bunda.

8. Pemutih

Pemutih dapat digunakan sebagai cara mengetahui kehamilan secara tradisional. Bahkan, cara ini diklaim cukup akurat dan hasilnya cepat diketahui daripada metode lainnya.

Cara melakukan tes ini cukup mudah. Bunda dapat mengambil wadah bersih untuk menampung urine. Kemudian, tambahkan beberapa bubuk pemutih ke dalamnya dan aduk rata jangan sampai menggumpal.

Hasilnya dapat dilihat, bila campuran tersebut membentuk busa atau mendesis, itu artinya positif hamil. Tapi, bila tidak ditemukan busa, berarti tak hamil.

9. Biji gandum dan barley

Tes kehamilan dengan gandum dan barley sudah berkembang di zaman Mesir Kuno. Cara tes ini cukup unik dan berbeda dari tes tradisional lainnya lho.

Caranya adalah menaruh urine di dalam wadah. Kemudian, Bunda dapat menaruh biji gandum atau biji barley. Tunggu selama dua hari untuk melihat hasilnya.

Bila benih tumbuh selama dua hari, berarti hasilnya positif. Sementara bila tidak, artinya hasil negatif.

Melansir dari Medical News Today, sebuah analisis yang diterbitkan oleh Cambridge Journal of Medical History pada tahun 1963 menemukan, sekitar 70 persen biji gandum dan berley benar-benar tumbuh saat menggunakan sampel urine wanita hamil.

Tapi, ada pula beberapa biji ditemukan tumbuh atau berkecambah ketika seorang wanita tidak hamil. Artinya, tes kehamilan ini tidak sepenuhnya akurat ya, Bunda.

10. Bubuk mustard

Bunda dapat menggunakan bubuk mustard sebagai tes kehamilan bila curiga sedang mengandung. Caranya cukup mudah, cukup sediakan 1 cangkir bubuk mustard.

Bubuk ini lalu dicampurkan ke air hangat di bak mandi. Bunda dapat merendam di campuran bubuk mustard ini sekitar 20 menit. Bunda dapat menunggu hasilnya selama 2 sampai 3 hari.

Bila tidak mengalami haid, artinya Bunda hamil. Tapi, bila mengalami haid, berarti tidak hamil.

Cara tradisional ini memang bisa digunakan untuk mendeteksi kehamilan. Tapi, hingga kini belum ada studi yang membuktikan kebenarannya.

11. Tes dengan jari

Tes kehamilan dengan jari bisa dilakukan dengan memasukkan jari ke dalam vagina untuk merasakan serviks yang berubah. Jari tengah merupakan jari yang paling efektif untuk digunakan untuk mengecek kehamilan.

Berikut cara melakukan tes kehamilan dengan jari:

  • Cuci tangan sebelum melakukan tes kehamilan dengan jari.
  • Berjongkok di kamar mandi dengan mencari posisi yang nyaman.
  • Dorong jari telunjuk atau jari tengah Bunda sejauh mungkin ke dalam vagina. Gerakkan jari di sepanjang bagian atas vagina secara perlahan sampai ke belakang.
  • Bila Bunda merasakan serviks mengencang kemudian melunak, segera catat ya. Kehamilan biasanya ditandai dengan serviks yang membuka sedikit dan melunak karena aliran darah meningkat.

12. Cek suhu tubuh

Selain cara tradisional, Bunda juga bisa mengetahui kehamilan dengan memeriksa kondisi tubuh nih. Salah satunya adalah mengecek suhu tubuh. Suhu tubuh basal akan naik selama hamil karena peningkatan hormon progesteron.

Tak hanya itu, suhu tubuh juga dapat naik setelah ovulasi. Perlu diketahui, suhu tubuh yang baik selama ovulasi akan terjaga sampai hamil. Bunda mungkin akan merasa hangat sepanjang waktu karena peningkatan suhu tubuh ini.

"Progesteron diproduksi setelah ovulasi dan menghasilkan sedikit peningkatan suhu, yang merupakan dasar dari grafik suhu tubuh basal," kata dokter obgyn, Felice Gersh, M.D, dilansir laman Romper.

13. Cek perubahan di payudara

Ilustrasi Mengencangkan PayudaraIlustrasi Perubahan Payudara/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Kondisi payudara bisa dicek untuk mengetahui kehamilan. Di awal kehamilan, payudara akan berubah menjadi sensitif, tampak bengkak, dan sangat lunak.

Kondisi ini biasanya sering disalahartikan sebagai tanda akan haid. Padahal, payudara membengkak dapat menjadi tanda hamil muda.

Perubahan lainnya dapat dilihat dari aerola atau daerah di puting susu yang menghitam. Penyebabnya perubahan hormon kehamilan dan respons tubuh untuk persiapan menyusui.

14. Denyut nadi

Tes kehamilan dengan mengecek denyut nadi juga dapat dilakukan sendiri nih. Cara ini sering digunakan dalam banyak pemeriksaan kehamilan secara tradisional.

Saat kehamilan, denyut nadi akan meningkat. Jantung akan memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh saat hamil sehingga membuat Bunda gampang lelah.

"Begitu seseorang hamil, hormon akan meningkat dan menyebabkan sistem pembuluh darah perifer menjadi rileks, menyesuaikan volume plasma," kata G. Thomas Ruiz, MD, dokter obgyn di MemorialCare Orange Coast Medical Center di Fountain Valley, California, dikutip dari Live Strong.

Meski dapat memeriksa kehamilan, cara tidak belum tentu akurat.

15. Cek perubahan di payudara

Untuk mengetahui kehamilan, Bunda bisa memeriksa perubahan di payudara. Di awal kehamilan, payudara akan berubah menjadi tampak bengkak, sangat lunak, dan sensitif.

Beberapa Bunda sering menganggap ini sebagai tanda akan haid. Padahal, payudara membengkak dapat menjadi tanda hamil muda lho.

Perubahan lainnya dapat dilihat dari aerola atau daerah di puting susu yang menghitam. Hal ini dapat terjadi karena perubahan hormon kehamilan dan respons tubuh untuk persiapan menyusui, Bunda.

16. Test pack

Test pack cukup akurat untuk memeriksa kehamilan jika dibandingkan dengan cara tradisional lainnya. Hasil test pack kehamilan ada yang berupa tanda 'plus' atau 'minus' atau berupa satu dan dua garis.

Semua test pack kehamilan memiliki konsep yang sama, yakni mengambil sampel urine untuk diletakkan di salah satu ujung perangkat pengujian. Substrat yang ada di test pack berisi potongan bahan yang dapat mendeteksi hCG. Ketika substrat bereaksi dengan urine, hasil kehamilan bisa dilihat.

Ada empat hasil test pack kehamilan, yakni positif, negatif, positif palsu, dan negatif palsu. Hasil test pack ini sangat dipengaruhi oleh kadar hCG yang diproduksi oleh sel-sel dalam tubuh.

Sebenarnya, alat test pack cukup terpercaya untuk mengetahui kehamilan. Namun, dalam kasus yang jarang, hasilnya bisa salah atau tidak jelas karena garis terlihat samar.

17. USG

Pemeriksaan ultrasound (USG) sangat direkomendasikan untuk mengetahui kehamilan. Ultrasound disebut juga ultrasonografi atau diagnosis medis sonografi, Bunda.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), USG adalah metode pemeriksaan menggunakan energi dalam bentuk gelombang suara. Selama pemeriksaan, transduser akan mengirimkan gelombang suara ke seluruh tubuh.

Nah, gelombang suara ini lalu bersentuhan dengan jaringan, cairan tubuh, dan tulang. Kemudian, gelombang akan memantul kembali seperti gema.

"Transduser menerima gema ini, lalu diubah menjadi gambar. Gambar dapat dilihat pada layar," tulis ACOG di laman resminya.

Hasil pemeriksaan USG

Pemeriksaan USG dapat memberikan informasi seputar kehamilan, seperti:

  • Menentukan Hari Perkiraan Lahir (HPL)
  • Perkiraan ukuran dan berat janin
  • Perkiraan usia kehamilan
  • Posisi, gerakan, pernapasan, detak jantung janin
  • Jumlah cairan ketuban di dalam rahim
  • Lokasi plasenta
  • Melihat kelainan genetik tertentu pada janin
  • Berapa jumlah janin, misalnya kehamilan kembar
  • Jenis kelamin bayi bila berada dalam posisi yang tepat

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga 5 tes kehamilan yang sebaiknya dilakukan jelang melahirkan, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/pri)
kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!