HaiBunda

KEHAMILAN

Bunda dengan Thalassemia, Masih Boleh Hamil atau Tidak?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 14 Dec 2022 19:17 WIB
Bunda dengan Thalassemia, Masih Boleh Hamil atau Tidak? / Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong
Jakarta -

Program hamil pada pasangan dengan thalasemia perlu direncanakan dengan baik. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan darah saat pre marital check-up, Bunda.

Lalu apakah wanita dengan thalassemia tetap bisa hamil dan melahirkan? Apa dampaknya bila thalassemia tidak dideteksi dini?

Thalassemia dan penyebabnya

Thalassemia adalah kelainan pada sel darah merah. Melansir dari laman Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kelainan darah merah ini dapat diturunkan dari kedua orang tua kepada anak dan keturunannya, Bunda.


Thalassemia disebabkan karena berkurangnya atau tidak terbentuknya protein pembentuk hemoglobin (Hb) utama manusia. Hal tersebut menyebabkan eritrosit mudah pecah dan membuat pasien menjadi pucat karena kekurangan darah atau anemia.

Perlu digarisbawahi, thalassemia adalah penyakit keturunan, bukan penyakit menular. Sayangnya, kondisi ini jarang disadari karena tidak semua kasus bergejala.

"Jadi bisa saja Ayah atau Bunda merupakan karier thalassemia tanpa disadari," kata Staf Senior Divisi Hematologi-Onkologi Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Prof. Dr. dr. Pustika Amalia Wahidiyat, Sp.A (K), kepada HaiBunda beberapa waktu lalu.

Sebagai contoh, bila Ayah dan Bunda adalah pembawa gen thalassemia, maka sesuai dengan pola pewarisan kelainan, berarti:

  • 25 persen kemungkinan anak lahir sehat atau normal
  • 50 persen anak sebagai pembawa sifat thalassemia (carrier) sama seperti orang tuanya
  • 25 persen sebagai thalassemia mayor atau yang dikenal dengan sakit thalassemia.

"Tapi ini probabilitas, satu keluarga bisa punya anak yang sakit thalassemia, bisa juga semuanya normal atau sehat," ujar dokter yang akrab disapa Lia ini.

Pentingnya skrining thalassemia sebelum program hamil

Sampai saat ini, belum tersedia terapi yang dapat menyembuhkan thalassemia. Namun, kelainan sel darah merah ini dapat dideteksi sedini mungkin untuk mencegah komplikasi kehamilan.

"Dengan skrining di usia dini, kita punya kesempatan buat berpikir dan memilih. Kita juga bisa mengedukasi pasangan tentang risiko terburuknya," ungkap Lia.

Bunda dengan thalassemia tetap bisa hamil. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat program hamil dan selama kehamilan. Apa saja?

Simak penjelasan lengkapnya, di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.



(ank/rap)
RISIKO HAMIL DENGAN THALASSEMIA

RISIKO HAMIL DENGAN THALASSEMIA

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Mom's Life Amira Salsabila

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

Kehamilan Amrikh Palupi

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK