kehamilan

Apakah Ada Cara Mencegah Autisme sejak dalam Kandungan? Ini Faktanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 15 Feb 2023 09:05 WIB

4. Kelahiran prematur

Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara kelahiran prematur dan autisme, serta gangguan perkembangan lainnya. Dalam ulasan di Journal of Pediatrics tahun 2018 disebutkan bahwa sekitar 7 persen anak yang lahir prematur mengalami autisme dibandingkan dengan 1 sampai 2 persen anak pada populasi umum.

5. Diabetes gestasional

Sebuah tinjauan tahun 2021 yang diterbitkan di Scientific Reports menunjukkan bahwa bila orang tua kandung mengidap diabetes gestasional, ada kemungkinan lebih besar anak mengalami autisme.

Jenis diabetes ini juga dikaitkan dengan kelahiran prematur, preeklamsia, dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Sementara dalam ulasan di Journal of Autism and Developmental Disorders tahun 2014, dijelaskan bahwa segala bentuk diebetes melitus pada orang tua kandung dapat menjadi salah satu faktor risiko autisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tanda anak autisme

6. Faktor risiko lainnya

Banyak pula faktor risiko yang muncul selama kehamilan juga dikaitkan sebagai penyebab autisme. Beberapa di antaranya, yakni:

  • Penyakit autoimun yang diidap orang tua kandung
  • Infeksi selama masa kehamilan
  • Stres saat hamil
  • Komplikasi pada tali pusat
  • Paparan polusi, bahan kimia berat, dan beberapa jenis pestisida.

Bisakah autisme dicegah saat hamil?

Autisme tidak bisa dideteksi selama kehamilan. Namun, Bunda bisa menurunkan risikonya dengan menjalani kehamilan yang sehat.

Berdasarkan beberapa penelitian, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko anak mengalami autisme sejak masa kehamilan, yakni:

  1. Memiliki anak setelah usia 21 tahun dan sebelum usia 35 tahun, serta memilih pasangan dalam rentang usia yang sama.
  2. Konsultasi ke dokter bila Bunda mengalami depresi atau mengidap epilepsi selama hamil.
  3. Menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok.
  4. Menghindari paparan bahan kimia atau polusi.
  5. Melakukan kunjungan prenatal rutin ke dokter bila Bunda memiliki penyakit autoimun dan diabetes gastasional.
  6. Mempertahankan berat badan ideal yang sehat selama kehamilan.
  7. Menghindari stres selama kehamilan.

(ank/pri)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT