KEHAMILAN
Apakah Janin yang Keguguran Harus Diberi Nama? Simak Aturannya Menurut Islam
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 01 Feb 2024 16:55 WIBNama adalah doa. Banyak pasangan suami istri memberikan nama untuk bayinya bahkan sebelum lahir ke dunia. Tak sedikit pula yang memberikan nama untuk janin yang meninggal di dalam kandungan.
Lalu banyak yang bertanya, apakah janin yang keguguran harus diberi nama? Bagaimana hukumnya memberikan nama pada janin yang keguguran dalam Islam?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya, Bunda!
Aturan memberi nama janin yang keguguran
Imam Nawawi dalam buku Al-Adzkar: Doa dan Dzikir dalam Al-Qur'an dan Sunnah mengatakan bahwa hukum memberikan nama janin yang keguguran adalah sunnah. Jika belum diketahui jenis kelaminnya, maka nama yang diberikan harus pantas, Bunda.
"Disunnahkan memberikan nama terhadap bayi keguguran. Jika tidak diketahui, apakah dia laki-laki atau perempuan, maka dinamakan dengan nama yang pantas untuk laki-laki dan perempuan, misalnya Hindun, Hunaidah, Kharijah, Thalhah, Umairah, Zu'rah, dan sejenisnya," tulis Imam Nawawi.
Penjelasan terkait penamaan janin juga dijelaskan oleh Imam Al-Baghawi. Ia mengatakan, "Disunnahkan menamakan bayi keguguran, berdasarkan hadis yang menerangkan tentang hal itu. Demikian lah yang dikatakan oleh ulama-ulama lain. Sahabat-sahabat kami mengatakan, 'Apabila seorang anak meninggal dunia sebelum sempat diberi nama, maka dianjurkan untuk memberinya nama'."
Lalu siapa yang berhak memberi nama anak?
Para ulama sepakat bahwa ayah adalah orang yang paling berhak untuk memberikan nama kepada anaknya. Nah, atas hak ini, Bunda tidak berhak untuk menenantangnya.
"Menyimak kitab-kitab fikih, kita akan tahu bahwa para ulama sepakat kalau sang ayah lah orang yang paling berhak memberikan nama kepada anaknya. Dan si ibu tidak berhal menentangnya. Dan jika misalnya keduanya bertentangan, hak itu tetap milik sang ayah," tulis Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi' dalam buku Kado Pernikahan.
Perawatan janin yang keguguran dalam Islam
Dalam buku berjudul Ritual Kematian Islam Jawa karya K. H. Muhammad Sholikhin, dijelaskan bahwa persoalan tentang penanganan janin yang keguguran dalam Islam dibagi menjadi tiga, yakni:
- Jika bayi yang keguguran itu sudah ada tanda kehidupan, misalnya suara, dan sudah jelas bentuknya sebagai manusia, lalu meninggal, maka hukumnya seperti orang tua. Ia harus dimandikan, dikafani, disalatkan, dan dikuburkan.
- Jika sudah jelas bentuknya sebagai manusia, tetapi tidak ada tanda-tanda kehidupan sejak kelahirannya, maka wajib memandikan, mengkafani, dan menguburkan. Tetapi tidak wajib untuk disalatkan.
- Jika sejak kelahirannya tidak ada tanda-tanda kehidupan dan belum berbentuk jelas sebagai manusia, maka tidak ada kewajiban apa pun, hanya disunahkan mengkafani (dibuntal), dan kemudian ditanam.
Sementara menurut Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi' dalam bukunya, ada satu lagi ketentuan tentang penanganan janin keguguran. Bila janin masih berupa sepotong daging, maka ia cukup dikubur saja bagaimana pun caranya.
Janin keguguran, apa masih sunnah akikah?
Akikah adalah pengurbanan hewan sembelihan untuk anak yang baru lahir. Akikah disebut sebagai penangkal keburukan dan cara umat Islam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Lantas bagaimana ketentuan akikah pada janin yang meninggal sebelum dilahirkan? Apakah janin keguguran tetap sunnah akikah?
Dilansir laman resmi Kementerian Agama RI, konsep akikah adalah penyembelihan hewan sebagai bentuk syukur atas kelahiran seorang anak. Nah, kalangan ulama memiliki perbedaan pendapat terkait hukum akikah pada janin keguguran sebelum lahir, Bunda.
Menurut Ibnu Hajar, jika janin mengalami keguguran sebelum mencapai usia empat bulan (17 minggu) atau sebelum memiliki bentuk manusia yang jelas, maka tidak ada kewajiban untuk akikah. Sebab, dalam pandangan ulama, akikah berkaitan dengan kelahiran anak yang telah mencapai usia tertentu dan memiliki bentuk manusia yang nyata.
Imam Ibn Hajar al-Haitami dalam kitab Fatāwā menjelaskan,
أَنَّ الْعَقِيقَةَ إنَّمَا تُسَنُّ عَنْ سُقْطٍ نُفِخَتْ فِيهِ الرُّوحُ
"Akikah hanya disunahkan untuk bayi keguguran yang sudah ditiupkan kehidupan (roh) padanya (yang bisa diketahui dengan adanya tanda-tanda kehidupan)." (Al-Fatāwā al-Fiqhiyyah al-Kubrā, vol. 4, hal. 257).
Tetapi, ada pula ulama lain yang berpendapat sebaliknya. Akikah tetap disarankan dalam kasus keguguran sebagai bentuk amal kebaikan. Akikah sendiri juga dapat diartikan sebagai bentuk doa dan syukur atas anugerah dikaruniai anak, meskipun anak tersebut tidak mencapai usia lahir secara fisik.
Sementara menurut Ibnu Hajar, bayi keguguran dan tidak menunjukkan tanda kehidupan berupa tiupan ruh, maka tidak perlu akikah. Pasalnya, bayi ini tidak akan dibangkitkan di hari kiamat.
وَأَمَّا مَا لَمْ تُنْفَخْ فِيهِ الرُّوحُ فَهُوَ جَمَادٌ لَا يُبْعَثُ وَلَا يُنْتَفَعُ بِهِ فِي الْآخِرَةِ فَلَا تُسَنُّ لَهُ عَقِيقَةٌ بِخِلَافِ مَا نُفِخَتْ فِيهِ فَإِنَّهُ حَيٌّ يُبْعَثُ فِي الْآخِرَةِ وَيُنْتَفَعُ بِشَفَاعَتِهِ
"Adapun janin yang belum ditiupkan kehidupan padanya, maka ia (bagaikan) benda mati yang tidak akan dibangkitkan serta tidak bisa dimanfaatkan kelak di akhirat, sehingga tidak disunahkan menyembelih akikah untuknya. Berbeda dengan bayi keguguran yang sudah ditiupkan kehidupan padanya, dia adalah manusia hidup yang akan dibangkitkan kembali kelak di akhirat serta bisa dimanfaatkan syafaatnya."
Jadi dapat disimpulkan tentang dua pendapat di atas, bahwa jika keguguran terjadi sebelum usia 4 bulan atau 120 hari (sebelum ditiup ruh), maka tidak disunahkan akikah. Sebaliknya, jika keguguran terjadi setelah 4 bulan atau 120 hari (setelah ditiup ruh), maka tetap sunnah akikah.
Penjelasan tentang hukum akikah janin keguguran juga dipaparkan oleh Abdul Kadir Sahak di buku 40 Soal Jawab Akikah & Korban oleh Abdul Kadir Sahak, Bunda. Menurutnya, janin keguguran setelah ditiupkan ruh (lebih dari empat bulan) termasuk sunnah akikah menurut sebagian ulama. Hal tersebut karena semua bayi dan janin yang telah ditiupkan ruh-nya akan tetap dibangkitkan di akhirat kelak.
Demikian penjelasan terkait janin keguguran dalam Islam. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Penyebab Keguguran, Gejala hingga Cara Mencegah Menurut Dokter
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Penyebab Keguguran yang Perlu Bunda Waspadai di Awal Kehamilan
6 Jenis Keguguran dan Cara Mengurangi Risikonya
9 Penyebab Keguguran, dari Faktor Genetik hingga Penyakit Kronis
Waspadai Gejala Abortus Imminens pada Kehamilan di Bawah 20 Minggu
TERPOPULER
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna
Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dulu Hampir Dijual Murah, Google Kini Bernilai Rp67 Ribu Triliun
-
Beautynesia
3 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Makan Roti Putih Setiap Hari
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pengakuan Mengejutkan Zayn Malik: Tak Pernah Jatuh Cinta dengan Gigi Hadid
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog