KEHAMILAN
Bahaya Menghisap Vape saat Hamil, Bisa Sebabkan Gangguan Pertumbuhan Janin
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 23 Jul 2024 21:15 WIBTren menggunakan vape sebagai pengganti rokok konvensional sedang berkembang pesat. Vape atau rokok elektronik dianggap bisa membantu seseorang berhenti merokok tanpa menimbulkan risiko apa pun.
Lantas, benarkah vape saat hamil aman? Apakah vape bisa menyebabkan masalah pada janin dalam kandungan?
Simak penjelasan lengkap dari HaiBunda berikut ini ya!
Menghisap vape saat hamil
Dilansir Mayo Clinic, penggunaan rokok elektrik atau vape selama kehamilan tidaklah aman. Kebanyakan vape mengandung nikotin, yang secara permanen dapat merusak perkembangan organ dan otak bayi.
Selain itu, cairan vape juga mengandung bahan kimia, perasa, dan bahan tambahan lainnya, yang mungkin tidak aman untuk bayi di dalam kandungan.
"Vaping selama kehamilan tidak aman. Meski ada persepsi bahwa dampak vaping tidak seburuk rokok konvensional, bukti menunjukkan bahwa menghisap vape atau vaping masih tetap menimbulkan risiko yang signifikan," kata dokter spesialis kebidanan dan ginekologi, Dr. Stacy Henigsman, melansir dari Healthline.
Efek menghisap vape saat hamil
Nikotin yang terkandung di dalam vape dapat melewati plasenta dan memengaruhi perkembangan janin, Bunda. Penelitian yang diterbitkan di dalam jurnal MDPI Toxics tahun 2023 menunjukkan bahwa penggunaan vape saat hamil dapat menyebabkan komplikasi, seperti:
- Peningkatan inflamasi sistemik
- Kelahiran prematur
- Pertumbuhan janin terbatas atau lambat
Studi menyimpulkan bahwa terdapat bukti yang menunjukkan bahwa paparan vape selama kehamilan berpotensi membahayakan kesehatan ibu dan janin, serta menimbulkan efek yang buruk. Namun, penelitian masih terbatas dan terdapat kesenjangan pengetahuan yang besar mengenai dampak vape terhadap kesehatan ibu dan janin.
Meski penelitian masih terbatas, tak ada salahnya menghindari vaping selama hamil. Sebab menurut Henigsman, efek menghisap vape selama hamil juga dapat menimbulkan risko setelah bayi lahir, Bunda.
Paparan nikotin dapat menyebabkan berat badan lahir rendah yang dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi, masalah pernapasan jangka panjang seperti asma, infeksi pernapasan, hingga gangguan neurokognitif seperti gangguan ADHD dan ketidakmampuan belajar.
Selain nikotin, vape sering kali juga mengandung perasa dan bahan pengawet yang dapat meningkatkan risiko komplikasi atau efek samping lainnya.
Studi tahun 2023 di Preventive Medicine yang mengamati penggunaan vape selama kehamilan di Amerika Serikat menemukan bahwa cairan rokok vape dengan rasa mint dan mentol dikaitkan dengan risiko keguguran yang lebih tinggi.
Kandungan vape lainnya yang perlu diwaspadai adalah diacetyl, yakni bahan kimia yang memberi rasa krim pada cairan vape. Diacetyl dikaitkan dengan penyakit paru obstruktif seperti bronchiolitis obliterans.
Vape juga mungkin mengandung bahan kimia lain yang berbahaya, seperti propilen glikol dan gliserin nabati. Sejauh ini, belum diketahui efek samping bahan kimia tersebut pada kehamilan. Namun, secara umum keduanya dapat menyebabkan peradangan, Bunda.
Vape vs terapi pengganti nikotin
Selain vape, terapi pengganti nikotin atau nicotine replacement therapy (NRT) sering menjadi pilihan untuk menghentikan kebiasaan merokok. Menurut NHS, terapi pengganti nikotin dilakukan dengan memberikan alternatif pengganti rokok yang mengandung rendah nikotin, tanpa tar, karbon monoksida, dan bahan kimia beracun lainnya. Media pengganti yang sering digunakan adalah permen karet, koyo, inhaler, atau tablet hisap.
Baik vapa atau terapi pengganti nikotin nyatanya sama-sama bisa memengaruhi kehamilan. Menurut penelitian yang diterbitkan di Nature Medicine tahun 2022 menyebut baha dari segi keamanan, risiko penggunaan vape dan NRT sama-sama dapat membahayakan perkembangan janin.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) memperingatkan bahwa produk apa pun yang mengandung nikotin, termasuk NRT, harus dihindari selama kehamilan bila memungkinkan. Tetapi, rokok elektrik mungkin lebih baik bagi orang yang sedang berjuang untuk berhenti merokok sama sekali.
Penelitian tahun 2023 di JAMA Network membandingkan peserta hamil yang mencoba berhenti merokok menggunakan NRT dan rokok elektrik. Perempuan yang menggunakan rokok elektrik selama kehamilan lebih cenderung untuk tidak merokok.
Tapi kembali lagi, berhenti menggunakan vape atau merokok adalah cara terbaik untuk mendapatkan kehamilan sehat tanpa komplikasi. Bila Bunda merasa sulit untuk berhenti merokok, coba untuk konsultasikan ke dokter.
Ibu hamil menghisap vape non-nikotin
Selain NRT, vape tanpa nikotin juga sering menjadi pilihan untuk menggantikan rokok. Lantas, apa vape tanpa nikotin ini aman digunakan selama hamil ya?
Henigsman menjelaskan bahwa vape bebas nikotin tetap perlu dijauhi selama hamil. Meski tak ada nikotin, vape jenis ini tetap mengandung senyawa kimia yang dapat menimbulkan risiko kesehatan pada kehamilan, Bunda.
"Cairan vape bebas nikotin mungkin terdengar seperti pilihan yang baik selama kehamilan. Namun, cairan ini mungkin mengandung senyawa kimia yang berbahaya," ungkap Henigsman.
"Seperti dijelaskan, perasa vape juga bisa berbahaya selama kehamilan. Bahkan, vape non-perasa dan non-nikotin pun bisa berbahaya tergantung kandungannya. Misalnya, jika dipanaskan, maka senyawa propilen glikol dan gliserin nabati dapat menghasilkan produk sampingan yang beracun."
Demikian serba-serbi vape saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
Testpack Positif Hamil, Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Vape Bisa Hambat Kesuburan Perempuan, Berisiko Turunkan Level Hormon AMH
14 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Sering Tidak Disadari
10 Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester 1
14 Makanan Penyebab Keguguran di Awal Kehamilan
TERPOPULER
Herfiza Akui Sempat Insecure karena Berat Naik 20 Kg saat Ricky Harun Jadi Idola Sinetron
Hanggini Ungkap Perasaan Hamil lagi Setelah Hampir Setahun Keguguran
Nussa Rara Sempat Jadi Kartun Favorit Anak Lalu Menghilang, Pendiri Animasi Ungkap Masalah di Balik Layar
Tanda Anak Mengalami Child Grooming dan Alasan Mereka Tidak Melawan
Bolehkah Menggunakan Tampon setelah Melahirkan? Ketahui Waktu Terbaik & Penggunaannya
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Kebiasaan 'Sopan' yang Dibenci HRD
Hanggini Ungkap Perasaan Hamil lagi Setelah Hampir Setahun Keguguran
Herfiza Akui Sempat Insecure karena Berat Naik 20 Kg saat Ricky Harun Jadi Idola Sinetron
Bolehkah Menggunakan Tampon setelah Melahirkan? Ketahui Waktu Terbaik & Penggunaannya
Dongeng Disney Princess Moana untuk Dibacakan Sebelum Tidur
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Apakah Ikan Salmon Mengandung Merkuri? Ini Penjelasannya
-
Beautynesia
Hindari 5 Bahan Baju Ini saat Musim Hujan agar Tetap Nyaman Seharian
-
Female Daily
Jadi Perbincangan Awal Tahun, Ini Fakta Menarik Film ‘The Housemaid’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Mantan Selingkuhan Pesepak Bola Muncul, Ngaku Dipaksa Minum Urin
-
Mommies Daily
Buta Warna pada Anak: Ciri, Penyebab, dan Peran Orang Tua sejak Dini