KEHAMILAN
Menghitung Kebutuhan Zat Besi Ibu Hamil Trimester 2 dan Cara Memenuhinya
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 03 Nov 2024 14:30 WIBMemenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan sangat penting bagi ibu hamil dan janinnya. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yakni anemia yang paling sering terjadi pada kehamilan, Bunda.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Adila Rossa Amanda Malik, Sp.OG, mengatakan bahwa zat besi merupakan komponen utama dalam pembentukan sel darah merah atau biasa disebut hemoglobin, selain vitamin B6. Sel darah merah berperan penting untuk membawa oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh termasuk ke janin, Bunda.
"Kekurangan zat besi dapat menyebabkan jumlah sel darah merah berkurang atau disebut anemia," kata Adila saat dihubungi HaiBunda, beberapa waktu lalu.
Kekurangan zat besi selama hamil paling banyak disebabkan karena pola makan yang buruk dan adanya gangguan absorbsi zat besi, Bunda. Pola makan yang buruk dapat mengacu pada kebutuhan zat besi yang tidak mencukupi selama hamil.
"Penyebab paling banyak kekurangan darah karena komposisi makanan harian yang tidak seimbang, dalam mencukupi kebutuhan zat besi yang diperlukan tubuh," ungkap Adila.
"Sementara itu, masalah yang mengurangi absorbsi zat besi juga masih sering ditemukan pada ibu hamil. Biasanya, hal ini terjadi karena konsumsi bahan makanan tertentu yang menghambat penyerapan zat besi," sambungnya.
Kebutuhan zat besi selama hamil
Dilansir laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), kebutuhan zat besi bagi ibu hamil yaitu sekitar 27 mg per hari. Sementara itu, kebutuhan zat besi (Fe) selama hamil adalah sekitar 800 miligram (mg).
Kebutuhan tersebut terdiri dari 300 mg untuk janin dan 500 gram untuk menambah masa hemoglobin maternal. Sedangkan, kelebihan sekitar 200 mg dapat diekskresikan melalui usus, kulit, dan urine.
Zat besi secara alamiah bisa didapatkan dari makanan sehari-hari, Bunda. Tetapi, jumlahnya mungkin sulit dipenuhi selama kehamilan.
Misalnya, tiap 100 kalori makanan dapat menghasilkan sebanyak 8 hingga 10 mg zat besi. Maka, untuk perhitungan makan sebanyak tiga kali dengan kalori sebanyak 2500 kal, Bunda bisa mendapatkan 20 sampai 25 mg zat besi setiap harinya.
Sedangkan, selama masa kehamilan (perhitungan 288 hari), seorang ibu hamil dapat menghasilkan setidaknya zat besi sekitar 100 mg. Berdasarkan perhitungan tersebut, maka kebutuhan zat besi dianggap masih kurang sehingga Bunda membutuhkan asupan tambahan suplementasi atau tablet zat besi (Fe).
Menurut Adila, suplementasi zat besi dibutuhkan ibu hamil yang kekurangan sel darah merah atau mengalami anemia. Suplementasi atau tablet Fe ini juga dapat diberikan untuk mencegah kekurangan zat besi.
"Kalau mengalami kekurangan zat besi, maka pemberian suplementasi harus disesuaikan dengan berat badan dan usia kehamilan," ungkap Adila.
Untuk mengetahui kebutuhan zat besi di trimester kedua, Bunda sebaiknya memeriksakan kadarnya terlebih dulu. Kadar zat besi selama hamil dapat diketahui melalui pemeriksaan darah di laboratorium.
Pemeriksaan dilakukan di trimester pertama, ketiga, dan menjelang persalinan. Jika hasilnya masih kurang, maka akan dikejar di trimester ketiga yang disiapkan untuk cadangan persalinan dan janin sampai lahir hingga berusia tiga bulan.
Anjuran makan saat konsumsi tablet zat besi
Menurut ulasan Kemenkes RI dalam Pedoman Penatalaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah, penyerapan zat besi dalam tubuh dapat dipengaruhi oleh makanan yang Bunda konsumsi selama hamil.
Bila minum tablet tambah darah (TTD) mengandung zat besi, maka Bunda disarankan untuk mengonsumsi makanan mengandung vitamin C, seperti daging, ikan, dan unggas. Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
Sementara itu, Bunda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi banyak kalsium dan serat. Sebab, keduanya bersifat menghambat penyerapan zat besi. Secara khusus, konsumsi kalsium dalam dosis tinggi (lebih dari 40 mg) dapat menghambat penyerapan zat besi.
Manfaat tablet tambah darah (TTD) mengandung zat besi
Tablet tambah darah (TTD) merupakan salah satu suplemen yang kerap diresepkan ke ibu hamil. Sebelum mengonsumsinya, Bunda memang sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter untuk memastikan dosisnya tepat.
Ada beberapa manfaat TTD untuk ibu hamil, yakni:
- Menambah asupan nutrisi pada janin
- Mencegah anemia defisiensi zat besi
- Mencegah pendarahan saat masa persalinan
- Menurunkan risiko kematian pada ibu karena pendarahan pada saat persalinan.
Makanan tinggi zat besi
Memenuhi kebutuhan zat besi dari makanan tetap penting selama kehamilan meski Bunda diresepkan tablet zat besi. Nutrisi baik yang bersumber dari makanan sehat dapat membantu mendukung perkembangan janin dan menjaga kebugaran tubuh.
Berikut sumber makanan tinggi zat besi yang dapat dikonsumsi selama hamil:
- Daging sapi
- Daging kambing
- Hati Sapi
- Hati Ayam
- Kerang
- Biji-bijian
- Soya
- Telur
- Brokoli
- Asparagus
- Rumput laut
- Buah bit
- Kale.
Demikian serba-serbi kebutuhan zat besi selama hamil dan cara menghitungnya, untuk mendukung pertumbuhan janin dan menjaga kesehatan Bunda selama mengandung SI Kecil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Bahaya Kekurangan Nutrisi selama Kehamilan bagi Janin & Ibu Hamil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Dosis Tablet Fe atau Suplemen Zat Besi untuk Ibu Hamil dan Manfaatnya untuk Janin
Lahap 6 Makanan Lezat Ini agar Bumil Terhindar dari Anemia
Makanan Penambah Darah agar Ibu Hamil Terhindar dari Anemia
Kebutuhan Zat Besi Ibu Hamil Selama 3 Trimester, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Ciri Orang yang Punya Daya Tarik Kuat, Bukan Cuma soal Penampilan
Seberapa Besar Kemungkinan Anak Lahir Lebih Mirip Ayah daripada Ibu?
Ciri Kepribadian Anak yang Suka Tidur dengan Satu Kaki di Luar Selimut, Benarkah Lebih Mandiri?
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Lavender dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Kabar Baik, Peneliti Kembangkan Alat Pendeteksi Risiko Kesulitan Menyusui sejak Hamil
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Lavender dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Ciri Orang yang Punya Daya Tarik Kuat, Bukan Cuma soal Penampilan
Kabar Baik, Peneliti Kembangkan Alat Pendeteksi Risiko Kesulitan Menyusui sejak Hamil
Ciri Kepribadian Anak yang Suka Tidur dengan Satu Kaki di Luar Selimut, Benarkah Lebih Mandiri?
Seberapa Besar Kemungkinan Anak Lahir Lebih Mirip Ayah daripada Ibu?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Meal Prep Ayam Bumbu Cuma 20 Menit? Ini Trik Pakai Chopper dan Air Fryer
-
Beautynesia
5 Gempa Bumi Terbesar Sepanjang Sejarah, Aceh Urutan Ketiga!
-
Female Daily
Rekomendasi 6 Highlighter High-End yang Wajib Ada di Wishlist Beauty Enthusiast
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video: Skincare Routine Mikha Tambayong di Usia 30-an
-
Mommies Daily
Inspiring Single Mom: Alexandria Jessie Belajar untuk Menemukan Ketenangan Batin dan Tidak Kehilangan Diri Sendiri