HaiBunda

KEHAMILAN

Kisah Bunda Mengaku Hamil 15 Bulan, Padahal Jadi Korban Penipuan 'Klinik' Kesuburan

Annisa Karnesyia & Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Jumat, 29 Nov 2024 08:30 WIB
Ilustrasi Kehamilan/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Tekanan untuk memiliki momongan sering kali datang dari lingkungan terdekat. Tak heran bila kondisi tersebut dapat memicu rasa stres bagi pasangan suami istri, Bunda.

Hal tersebut juga dialami oleh perempuan bernama Chioma (nama samaran). Perempuan asal Nigeria ini menghadapi tekanan dari keluarga suaminya untuk hamil. Mereka bahkan meminta suaminya untuk menikahi perempuan lain agar mendapatkan keturunan.

Chioma putus asa. Ia pun memutuskan untuk mengunjungi sebuah klinik yang menawarkan 'perawatan tidak konvensional' terkait kesuburan. Setelah dari klinik ini, Chioma dinyatakan hamil hingga melahirkan seorang bayi bernama Hope.


Chioma sendiri mengaku telah 'mengandung' anaknya itu selama sekitar 15 bulan. Di satu sisi, keluarga suami Chioma tidak ada yang percaya kalau Hope adalah anak kandung perempuan ini dan suaminya.

Tidak pernah hamil dan jadi korban penipuan

BBC telah mengungkap bahwa Chioma sebenarnya mengalami penipuan berkedok cryptic pregnancy dari 'klinik kesuburan' yang selama ini telah meresahkan di Negara Bagian Anambra, Nigeria. Klinik ilegal menargetkan perempuan yang putus asa melalui kehamilan palsu dan perdagangan bayi.

Investigasi mengungkap bahwa penipu menyamar sebagai dokter atau perawat. Mereka meyakinkan perempuan dengan 'perawatan kesuburan ajaib' yang menjamin kehamilan. Perawatan awal ini dapat menghabiskan biaya hingga ratusan juta dolar Amerika, yang terdiri dari pemberian suntikan, minuman, atau zat yang dimasukkan ke dalam vagina.

Beberapa perempuan yang menjadi korban mengatakan bahwa mereka diberikan obat-obatan yang dapat menyebabkan perubahan pada tubuh, seperti perut yang membesar, yang membuat mereka semakin yakin sedang hamil.

Selama mendapatkan 'perawatan' ini, korban juga diperingatkan untuk tidak mengunjungi dokter atau rumah sakit konvensional, Bunda. Mereka juga dilarang untuk menjalani USG atau tes kehamilan yang dapat mendeteksi janin.

Nah, ketika saatnya tiba untuk 'melahirkan', penipu memberi tahu korban bahwa persalinan hanya akan dimulai setelah mereka diinduksi dengan obat yang dikatakan mahal dan langka. Itu artinya, korban mesti memberikan uang tambahan kembali.

Kisah tentang proses 'persalinan' dari 'klinik ilegal' ini dapat bervariasi pada setiap korbannya, Bunda. Beberapa di antaranya dibius dan saat bangun melihat bekas sayatan seperti habis menjalani operasi caesar. Sementara yang lain diberikan suntikan agar mengantuk dan berhalusinasi, sehingga mereka percaya sedang menjalani proses persalinan.

Chioma secara khusus memberi tahu pihak berwajib tentang proses 'persalinannya', di mana penipu yang mengaku dokter menyuntiknya di pinggang dan menyuruhnya untuk mengejan. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana akhirnya melahirkan Hope. Chioma hanya mengatakan bahwa persalinannya terasa menyakitkan.

(ank)
Penipuan berkedok cryptic pregnancy

Penipuan berkedok cryptic pregnancy

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Cara Mengenali Seseorang Tidak Jujur dari Ucapannya saat Ngobrol

Mom's Life Amira Salsabila

Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Ini Janji Justin Hubner untuk Kamari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Soimah Alami Keguguran Calon Anak Ketiga sebelum Pernikahan Si Sulung

Kehamilan Annisa Karnesyia

Deretan Public Figure dan Mantan Suami Kompak Dampingi Anak di Kelulusan Sekolah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Mudah Jelaskan Makna Tahun Baru Islam ke Anak

Parenting Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Gaya Kamari Anak Jennifer Coppen di Pernikahan Sang Bunda

7 Cara Mengenali Seseorang Tidak Jujur dari Ucapannya saat Ngobrol

Cara Mudah Jelaskan Makna Tahun Baru Islam ke Anak

Soimah Alami Keguguran Calon Anak Ketiga sebelum Pernikahan Si Sulung

Persiapan Sekolah Anak SD Kelas 1: Cek Checklist Perlengkapan Si Kecil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK