KEHAMILAN
Kisah Pilu Bunda Kehilangan 9 Bayi Kembar karena Alami Infeksi Serius saat Hamil
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 06 Feb 2025 08:00 WIBSeorang Bunda asal China mesti merasakan kesedihan mendalam karena kehilangan 9 bayi kembarnya. Hal itu terjadi lantaran perempuan 25 tahun asal Nanchang di provinsi Jiangxi ini mengalami infeksi serius saat hamil.
Menurut laporan Jiupai News, dokter menyarankan Bunda ini menjalani operasi untuk menggugurkan tujuh janin. Setidaknya, ia menghabiskan total biaya 40.000 yuan atau sekitar Rp90 juta rupiah untuk operasi ini.
Selesai operasi, perempuan bermarga Hou ini dipulangkan dari rumah sakit pada akhir November. Saat itu, masih ada dua embrio yang tersisa berkembang dengan sehat.
Namun, saat menjalani pemeriksaan prenatal di tanggal 6 Januari, Bunda ini mengalami infeksi serviks dan ketubannya pecah. Infeksi ini berisiko tinggi sehingga ia mesti merelakan dua bayinya.
"Dokter mengatakan bahwa infeksinya terlalu serius dan berisiko tinggi. Kami harus mengambil pilihan untuk menyelamatkan nyawa ibu dan merelakan bayinya. Jika kami tidak bertindak dengan cepat, nyawa ibu akan berada dalam bahaya," kata suami Hou, dilansir laman South China Morning Post.
Hou merasa sangat sedih saat mendengar berita tersebut. "Setelah mendengar berita ini, saya hanya melihat kegelapan total di depan mata. Saya telah berusaha keras untuk waktu yang lama, tetapi saya tetap tidak bisa mempertahankan bayi saya pada akhirnya," ungkap Hou.
"Ketuban saya pecah dan menyebabkan hasil yang tidak dapat diubah. Saya belum merasakan kebahagiaan menjadi seorang ibu, tetap sudah mengalami kesedihan karena kehilangan bayi," sambungnya.
Hou sendiri diketahui mengalami masalah kesuburan yang membuatnya sulit hamil. Ia memiliki banyak kista di rahim dan polip endometrium, Bunda.
Dokter lalu menyarankan Hou untuk menerima suntikan induksi ovulasi guna meningkatkan peluang hamil. Benar saja, ia hamil dengan banyak janin setelah menjalani prosedur tersebut.
Hou dinyatakan hamil pada akhir Oktober dan pemeriksaan USG menunjukkan ada 9 embrio di rahimnya. Dokter lalu menyarankan agar dia mengurangi jumlah embrio tersebut.
Risiko infeksi kehamilan
Infeksi dalam kehamilan memang menjadi salah satu komplikasi yang berisiko tinggi, Bunda. Menurut ulasan di jurnal Comprehensive Toxicology tahun 2017, infeksi selama kehamilan dapat memengaruhi perkembangan janin. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kematian ibu, janin, atau neonatus dan gejala buruk lainnya.
Dilansir berbagai sumber, berikut beberapa penyebab infeksi terkait kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi:
- Selaput ketuban pecah saat hamil bisa membuat kuman masuk dan menginfeksi ibu dan janin.
- Infeksi klamidia sebagai penyebab keputihan dapat menimbulkan terjadinya kelahiran prematur karena pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya. Infeksi klamidia juga bisa menyebabkan terjadinya keguguran hingga kematian ibu dan janin bila tidak segera ditangani.
- Karies pada gigi dapat memicu terjadinya infeksi hingga meningkatkan risiko preeklamsia, kelahiran prematur, hingga berat badan lahir rendah.
- Infeksi dari Bacterial vaginosis dapat menimbulkan risiko persalinan prematur, ketuban pecah dini, dan terjadinya chorioamnionitis.
Beberapa infeksi lain yang perlu diwaspadai terkait dengan parasit, seperti Trichomonas vaginalis dan Vulvovaginal candidiasis atau Vaginal candidiasis.
Komplikasi kehamilan, termasuk infeksi, dapat dicegah dengan rutin kontrol ke dokter. Sebelum merencanakan kehamilan, Bunda juga disarankan untuk menjalani pemeriksaan lengkap atau mengetahui kondisi kesehatan.
Demikian kisah Bunda yang kehilangan 9 bayi kembar saat hamil karena mengalami infeksi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Amati Bun, Ini 13 Tanda Proses Pembuahan Kehamilan Berhasil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanda-tanda Hamil Kembar yang Harus Bunda Ketahui
Bak Keajaiban! 5 Hari Koma karena Corona, Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar
5 Fakta Hamil Kembar yang Tak Banyak Orang Tahu
11 Fakta Hamil Anak Kembar yang Jarang Disadari, Ini Saran Ahli
TERPOPULER
Ciri Orang EQ Tinggi dari Caranya Menerima Kritik
7 Masalah yang Bisa Dialami Anak jika Sering Dianggap Dewasa Sejak Kecil
Ciri-Ciri Orang Punya IQ Tinggi dari Kebiasaan yang Sering Dikira Egois
Voting Pilihan Bunda Awards 2026, Yuk!
DDTK Bayi dan Balita: Aturan Usia, Manfaat Beserta Cara Mendeteksinya
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Membuat Nasi Uduk di Rice Cooker yang Harum dan Pulen dalam Sekali Masak
7 Masalah yang Bisa Dialami Anak jika Sering Dianggap Dewasa Sejak Kecil
Ciri Orang EQ Tinggi dari Caranya Menerima Kritik
Perlukah Pakai Kateter Urine setelah Operasi Caesar?
DDTK Bayi dan Balita: Aturan Usia, Manfaat Beserta Cara Mendeteksinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Bikin Tumpeng buat 17 Agustusan? Ini Cetakan yang Bantu Hasilnya Rapi
-
Beautynesia
Siap Comeback, Sung Hoon akan Bintangi Drakor Romantis Baru
-
Female Daily
6 Kebiasaan Cuci Muka yang Diam-Diam Bisa Merusak Skin Barrier
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Drama China The Road to Splendor: Romansa Ding Yuxi!
-
Mommies Daily
Anak Laki-Laki Makin Pendiam? Ini Cara Komunikasi yang Tepat