KEHAMILAN
Studi Temukan Risiko Penggunaan Cannabidiol Selama Hamil, Waspada Ganggu Pertumbuhan Janin
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 12 Feb 2025 17:40 WIBPenggunaan zat-zat kimia selama hamil perlu pengawasan dokter ya, Bunda. Selain dapat mengganggu kehamilan, tak sedikit zat bisa berdampak pada pertumbuhan janin.
Salah satu zat aktif yang perlu diwaspadai penggunaannya selama kehamilan adalah cannabidiol (CBD). Studi terbaru yang diterbitkan pada 5 Februari 2025 di eBioMedicine (bagian The Lancet Discovery Science), menemukan bahwa penggunaan CBD orak sejak awal hingga pertengahan kehamilan dikaitkan dengan keterbatasan pertumbuhan janin.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di McMaster University ini mengungkap potensi risiko yang terkait dengan CBD dan tetrahydrocannabinol (THC), yakini komponen psikoaktif di ganja. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan zat ini selama kehamilan dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin.
Lebih rinci, studi ini mengaitkan penggunaan CBD dengan pertumbuhan janin yang terbatas, perubahan perkembangan plasenta, dan efek jangka panjang pada perilaku anak, termasuk perubahan agresi, tingkat aktivitas, dan kemampuan belajar.
"Sebagian besar penelitian sebelumnya berfokus pada paparan asap cannabis (ganja) atau hanya komponen THC, sehingga bahan dan metode konsumsi lainnya kurang diteliti," kata pemimpin penelitian, Tyrah Ritchie, dilansir MedicalXpres.
"Namun, mengonsumsi cannabis secara oral atau hanya menggunakan bahan ganja lain seperti CBD, sering dianggap lebih aman meskipun kurangnya bukti. Penelitian kami mengungkap [fakta] bahwa ada kemungkinan CBD juga berbahaya selama kehamilan," sambungnya.
Detail terkait hasil penelitian
Kelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Ritchie dan profesor di Departemen Kedokteran McMaster, Ali Ashkar, melakukan penelitian dengan memberikan cannabis oil kepada model tikus dan mengikuti perkembangan janin selama kehamilan dan pasca kelahiran.
Para peneliti lalu menemukan bahwa THC dan CBD dapat mengganggu pertumbuhan janin, yakni menyebabkan janin menjadi lebih kecil. Temuan tersebut dibandingkan dengan model tikus yang tidak diberi ganja.
Selain itu, mereka juga menemukan bahwa THC dan CBD dapat memengaruhi perkembangan pembuluh darah yang memasok plasenta. Seperti diketahui, plasenta merupakan organ penting yang berfungsi memasok oksigen dan nutrisi ke janin.
"Kami melihat bahwa THC dan CBD dapat mengganggu jenis sel imun khusus yang disebut Uterine NK Cell yang sangat penting dalam perkembangan normal plasenta. Kami juga melihat perkembangan yang buruk dari arteri yang membantu memasok darah ke plasenta. Kami berpikir inilah yang mungkin mengganggu pengiriman nutrisi dan oksigen ke bayi dan berkontribusi pada pembatasan pertumbuhan intrauterin," ungkap Ashkar.
Sementara itu, ketika para peneliti mengamati perilaku bayi pasca kelahiran, mereka menemukan perubahan dalam agresivitas, tingkat aktivitas, hingga kemampuan belajar.
"Penggunaan THC dan CBD secara oral selama kehamilan tidak hanya mengganggu pertumbuhan bayi tetapi tampaknya memiliki konsekuensi jangka panjang karena bayi ditemukan memiliki perubahan dalam perilaku mereka di kemudian hari," kata Ritchie.
Ritchie mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk lebih memahami dampak CBD pada manusia selama kehamilan. Tetapi, paling tidak hasil penelitian ini dapat menunjukkan kemungkinan bahaya yang merugikan dari penggunaan CBD saat hamil, Bunda.
Apa itu cannabidiol (CBD)?
Menurut ulasan di laman Harvard Health Publishing dari Harvard Medical School, cannabidiol adalah bahan aktif kedua yang paling umum ditemukan di dalam ganja (mariyuana). Meskipun CBD merupakan komponen penting dari jenis mariyuana medis, bahan aktif ini berasal langsung dari tanaman henep atau saudara dari mariyuana.
Sebagai salah satu dari ratusan komponen dalam mariyuana, CBD tidak menyebabkan efek memabukkan yang muncul dengan sendirinya. Hal tersebut membuat produk-produk yang mengandung CBD semakin populer. Selain di suplemen, CBD juga dapat ditemukan di produk kecantikan, makanan, dan minuman.
Dokter spesialis kebidanan dan ginekolog, Nivin Todd, MD, mengatakan bahwa penggunaan CBD selama kehamilan juga diyakini dapat mengatasi keluhan. Beberapa ibu hamil sering kali mempertimbangkan penggunaan CBD untuk mengatasi gejala-gejala seperti morning sickness, sulit tidur, gangguan kecemasan atau stres, serta nyeri.
Meski begitu, mengonsumsi CBD dianggap ide yang buruk bagi ibu hamil. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menghimbau perempuan untuk tidak menggunakan ganja atau jenis produk CBD apa pun saat hamil atau menyusui.
"Produk-produk tersebut dapat berbahaya bagi ibu hamil dan bayinya," ujar Todd, dikutip dari Web MD.
Beberapa penelitian menemukan bahaya dari THC yang ditemukan di CBD. Para ahli menyarankan semua perempuan untuk menghindari THC saat hamil. THC dapat memengaruhi perkembangan otak bayi di dalam rahim dan meningkatkan kemungkinan lahir mati atau kelahiran prematur.
"Jadi melihat pil, minyak, kapsul, atau cairan mengandung CBD dalam kemasan yang mengklaim bermanfaat bagi kesehatan, kita perlu skeptis dengan klaim tersebut. Selain itu, jangan mengonsumsinya jika sedang hamil atau menyusui. Jika mengalami keluhan selama kehamilan, tanyakan kepada dokter tentang perawatan yang aman," ujar Todd.
"Secara umum, jangan mengonsumsi suplemen baru tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Mereka dapat memberi tahu apakah suplemen tersebut aman dan efektif untuk ibu hamil."
Demikian penjelasan mengenai studi terbaru yang meneliti risiko cannabidiol pada ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tahapan Perkembangan Pendengaran Janin dalam Kandungan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Penggunaan Opioid untuk Ibu Hamil Naik Dua Kali Lipat, Apa Itu?
Fakta soal Konsumsi Obat Tylenol saat Hamil yang Disebut Bisa Memicu Autisme
3 Obat Radang Tenggorokan untuk Ibu Hamil, Aman dan Mudah Didapat
Bolehkah Ibu Hamil Minum Aspirin untuk Menurunkan Demam dan Nyeri?
TERPOPULER
Potret Ummi Quary Umrah, Menangis hingga Bahagia Bisa Pegang Ka'bah
Termakan Hoaks Keramas Pakai Telur Mentah agar Hamil, Bunda Ini Kini Bangun Komunitas Online
Daftar Negara yang Terletak Paling Selatan di Dunia dan ASEAN, Beri Tahu Si Kecil Bun
Cerita Bunda Hamil setelah 8 Tahun Menanti, Bayinya Ternyata Tumbuh di Luar Rahim
Cara Mengenali Orang Pura-Pura Pintar dari Percakapannya Sehari-hari
REKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Daftar Negara yang Terletak Paling Selatan di Dunia dan ASEAN, Beri Tahu Si Kecil Bun
Kisah Pilu dari Gempa di Manggarai Timur NTT, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Reruntuhan
Termakan Hoaks Keramas Pakai Telur Mentah agar Hamil, Bunda Ini Kini Bangun Komunitas Online
Potret Ummi Quary Umrah, Menangis hingga Bahagia Bisa Pegang Ka'bah
Cara Melatih Anak Berpikir Kritis di Era AI, Orang Tua Bisa Lakukan Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
MacBook Neo untuk Kerja dan Kuliah Harian, Cukup Kuat atau Cuma Gaya-gayaan?
-
Beautynesia
Bertabur Bintang Muda, Q THE BOYZ hingga Exy WJSN akan Tampil di Film Horor Terbaru
-
Female Daily
Nggak Cuma Buat Nonton, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Bisa Jadi Teman Gaming hingga WFH
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pangeran Belgia Jadi DJ, Ada Kehidupan Lain di Balik Istana
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Hadirnya BOSS Kidswear di Bimbi Pacific Place hingga Pusat Mata Juling JEC