KEHAMILAN
Viral Janin Tiba-tiba Hilang di Dalam Kandungan Jelang Persalinan, Ini Kata Dokter
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 15 May 2025 16:50 WIBBeberapa waktu lalu, cerita mengenai janin hilang di dalam kandungan kembali ramai dibicarakan, Bunda. Baru-baru ini, kisah viral tersebut ramai dibahas di media sosial.
Postingan tersebut menceritakan tentang pasangan suami istri dari daerah di Sumatera yang rutin memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan. Namun saat menjalani pemeriksaan USG di usia kehamilan 9 bulan, janin di dalam kandungan tiba-tiba hilang.
Untuk memastikannya, dokter kembali melakukan USG. Namun, hasilnya tetap sama. Beberapa dokter yang memeriksa juga tidak menemukan janin atau tanda-tanda kehamilan.
Cerita ini mengundang banyak pertanyaan dari netizen. Benarkah janin bisa hilang dari kandungan secara tiba-tiba? Apa ada penjelasan medis yang dapat mengungkap penyebabnya?
Simak jawabannya dari dokter berikut ini!
Kata dokter tentang janin hilang di dalam kandungan
Menurut dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG (K) FER, M.Sc, kasus viral janin hilang ini belum bisa dipastikan kebenarannya lantaran data-data yang tersedia masih terbatas. Dalam unggahan di media sosial, orang yang mengunggah cerita ini memang tidak menjelaskan detail tentang kondisi ibu yang kehilangan janinnya, Bunda.
"Kalau secara metode ilmu pengetahuan atau saintifik, kita enggak bisa menverifikasi apa yang dialami oleh si ibu. Sebab, data-data dan infromasinya terbatas," kata Yassin saat dihubungi HaiBunda, Kamis (15/5/25).
Lebih lanjut, Yassin mengatakan bahwa fenomena janin tiba-tiba hilang di dalam kandungan tidak mungkin terjadi dari sudut pandang medis atau ilmu pengetahuan. Ia pun meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar di media sosial.
"Secara saintifik sebenarnya enggak perlu untuk dianalisis karena apa yang dialami itu enggak mungkin," ungkapnya.
"Masyarakat juga harus hati-hati dalam menikmati produk konten atau informasi yang diterima dari platform manapun, terutama media sosial, yang memang secara logika atau rasional itu sulit untuk diverifikasi ya. Itu bisa memengaruhi kebutuhan seseorang dalam bersikap, menimbulkan kekhawatiran, kecemasan, dan bahkan menimbulkan kegemparan," sambungnya.
Cara memastikan kehamilan selain USG
Yassin mengatakan bahwa USG bukan satu-satunya cara untuk memastikan adanya kehamilan. Selain USG, Bunda dapat mengetahui kehamilan dari perubahan yang dialami oleh tubuh atau melakukan pengecekan dengan test pack.
"Sebenarnya untuk menverifikasi sebuah kehamilan itu bukanlah hal yang susah. Jadi kalau kita ketemu suatu keluhan, tanda, atau suatu kondisi tertentu, maka kita bisa dengan mudah menverifikasinya. Misalnya, kalau ada seorang mengalami keluhan hamil, itu tinggal tes kehamilan saja. Kalau positif artinya hamil, negatif berarti ibu tidak pernah hamil," ungkapnya.
"Kita juga bisa periksa dari perubahan tubuh secara fisik, seperti terlambat haid berapa hari. Lalu ada keluhan atau tanda-tanda tidak pasti pada kehamilan. Misalnya, payudara membesar dan tegang, mual, muntah, berat badan bertambah, nafsu makan meningkat. Beberapa orang ada yang kulitnya menjadi lebih berjerawat, kulit lebih glowing, rambut lebih tebal, atau tumbuh bulu-bulu halus."
Selain test pack dan perubahan tubuh, kehamilan juga bisa dideteksi melalui pemeriksaan darah dan USG. Pemeriksaan darah dapat mendeteksi kadar human chorionic gonadotropin (hCG), yakni hormon yang diproduksi selama kehamilan.
"Kalau misalnya tidak cukup tanda-tanda fisik itu, kita bisa cek darah untuk tahu kadar hormon kehamilannya. Janin itu akan mengeluarkan hCG. Nah, dari kadar hormon itu, kita bisa kira-kira usia kehamilannya," kata Yassin.
Kasus janin hilang perlu cek hCG
Kasus janin hilang di dalam kandungan sulit diverifikasi kebenarannya bila hanya melihat hasil USG. Menurut Yassin, pemeriksaan darah perlu dilakukan untuk memastikan bahwa ibu tersebut memang pernah hamil.
"Orang-orang yang pernah hamil itu kadar hCG-nya tidak akan turun atau hilang tiba-tiba. Kalau orang yang baru melahirkan atau mengalami keguguran, itu sekitar 2 hingga 4 minggu kadar hCG-nya masih positif dalam darah," ungkap Yassin.
"Jadi, kalau orang mengaku hamil lalu tiba-tiba janinnya hilang, ya dilakukan tes hCG saja. Kalau hasilnya negatif, berarti dia tidak pernah hamil sebelumnya. Kalau hasilnya positif tapi janin tiba-tiba enggak ada, itu harus dilanjutkan, berarti ada sesuatu nih. Apa dia mengalami keguguran atau persalinan prematur, kita enggak tahu kan?" lanjutnya.
Kondisi kejiwaan di mana ibu menganggap dirinya hamil
Janin hilang secara tiba-tiba juga bisa terjadi pada kondisi pseudocyesis. Kondisi ini membuat seorang perempuan yakin dirinya sedang mengandung bayi, meski kenyataannya tidak hamil.
Yassin mengatakan, fenomena pseudocyesis termasuk kondisi kejiwaan yang jarang terjadi. Seseorang dengan pseudocyesis biasanya menganggap dirinya sedang mengandung janin karena mengalami keluhan kehamilan atau riwayat kejiwaan.
"Dia merasa hamil, tapi tubuhnya sebenarnya tidak hamil. Gejala yang timbul mirip-mirip orang hamil, mungkin dia tidak mengalami haid, berat badannya bertambah, nafsu makan meningkat, dan lainnya," ujarnya.
"Kita harus melihat bahwa ini adalah kondisi kejiwaan yang sedang berlangsung pada seseorang. Biasanya, orang dengan pseudocyesis ini memiliki riwayat kejiwaan, seperti pernah mengalami keguguran berulang atau dia ingin sekali hamil."
Demikian penjelasan dokter terkait viral janin tiba-tiba hilang dari kandungan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Tanda Bayi Sehat di Kandungan saat Usia 9 Bulan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Viral Bumil 6 Bulan Tiba-tiba Kehilangan Janin dalam Semalam Apa Kata Dokter?
Viral, Bumil 6 Bulan Tiba-tiba Kehilangan Janin dalam Semalam, Ini Penjelasan Dokter
Janin Hilang dalam Kandungan, Seperti Apa Gejala & Penanganannya
Janin Hilang dalam Kandungan? Ini Lho Penjelasan Ilmiahnya
TERPOPULER
Potret Luna Maya Kunjungi Rumah Sang Bunda di Pulau Rote, Halaman Langsung Pantai
5 Potret Artis Indonesia Pulang Kampung ke Negara Ayah di Eropa
10 Resep Olahan Tepung Ketan Lengkap dari Digoreng-Dikukus, Enak Bikin Ketagihan!
Adakah Dampak Anak Usia 6 Tahun Sudah Masuk SD?
Sudah Punya 4 Anak, Irish Bella dan Haldy Sabri Ungkap Sedang Program Hamil
REKOMENDASI PRODUK
Rekomendasi 5 Tumbler untuk Busui agar Selalu Terhidrasi, BPA Free & Harga di Bawah Rp300 Ribu
Indah RamadhaniREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Lip Balm untuk Melembapkan Bibir Kering
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Maskara dengan Efek Memanjangkan Bulu Mata, Bikin Lentik!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Susu Penambah Nafsu Makan Anak untuk Mengoptimalkan Berat Badan
Azhar HanifahREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Parfum untuk Ibu Hamil yang Aman Digunakan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
73 Lagu Rohani Kristen Terbaik dan Terpopuler, Penyembahan & Pujian Syukur
Momen Larissa Chou Habiskan Waktu Bersama Sang Bunda, Dipuji Keluarga Good Looking
Lagi Diet Enaknya Makan Apa? 7 Alternatif Makanan untuk Turunkan BB
10 Resep Olahan Tepung Ketan Lengkap dari Digoreng-Dikukus, Enak Bikin Ketagihan!
Potret Luna Maya Kunjungi Rumah Sang Bunda di Pulau Rote, Halaman Langsung Pantai
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Terpopuler: Gary Iskak Meninggal hingga Kata Polisi soal Kronologi Kecelakaan
-
Beautynesia
4 Cara Komunikasi yang Membuat Seseorang Disukai Orang Lain Menurut Ahli
-
Female Daily
Gemas! Bobbi Brown Hadirkan Koleksi Bernuansa Alice in Wonderland
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ini Nutrisi yang Bikin Diet Lebih Cepat Berhasil, Jangan Cuma Fokus Protein!
-
Mommies Daily
Ada Sup hingga Mie Kuah, Ini 8 Resep Makanan Mudah Dimasak saat Hujan