KEHAMILAN
Apakah Perempuan dengan Kanker Serviks Masih Bisa Hamil? Simak Kata Dokter
Melly Febrida | HaiBunda
Kamis, 24 Jul 2025 08:30 WIBKanker serviks sering dialami perempuan, terutama usia produktif. Namun, muncul pertanyaan jika perempuan mengalami kanker serviks apa masih bisa hamil?
Perempuan masih bisa hamil meski mengalami kanker serviks?
Menurut American Cancer Society, dokter di AS mendiagnosis sekitar 13.360 kasus baru kanker serviks setiap tahunnya. Tidak seperti beberapa jenis kanker lainnya, kanker serviks lebih mungkin didiagnosis pada perempuan yang lebih muda, antara usia 35 dan 44 tahun.
Dalam kasus kanker jenis GCCC, usia rata-rata saat diagnosis bahkan lebih muda lagi, sekitar satu dekade.
Apa arti kanker serviks pada perempuan yang berharap memiliki anak? Sebagian orang masih mungkin hamil setelah perawatan. Sebagian yang lain masih mungkin memulai keluarga baru, hanya saja tidak seperti yang diharapkan.
Perempuan yang didiagnosis dengan kanker serviks stadium lanjut membutuhkan perawatan yang lebih ekstensif, yang biasanya berarti mereka tidak dapat hamil dan melanjutkan kehamilan di kemudian hari.
Namun, suami istri masih memiliki cara lain untuk memiliki bayi. Seperti apa?
Perawatan untuk mempertahankan kesuburan saat kanker serviks
Jika seorang perempuan memiliki sel prakanker di serviksnya, atau kanker serviks stadium awal, dokter seringkali dapat mengobatinya dengan cara mempertahankan kesuburan, yang mempertahankan kemampuan perempuuan tersebut untuk mempertahankan kehamilan hingga cukup bulan.
Catherine Gordon, MD, direktur medis Fertility Center of Southern California mengatakan jika ahli onkologi menganggap perawatan untuk mempertahankan kesuburan tepat, ada dua pilihan utama:
1. Dalam biopsi kerucut pisau dingin, ahli bedah hanya mengangkat bagian serviks yang terkena kanker.
2. Dalam trakelektomi radikal, ahli bedah mengangkat seluruh serviks kecuali bagian yang terhubung ke rahim dan menambahkan jahitan penguat, yang disebut serklase. Cara ini membuat pasien tersebut dapat mempertahankan kehamilan, meskipun risikonya akan lebih tinggi.
"Serklase menciptakan semacam serviks semu untuk menutup rahim dari vagina," kata Gordon.
Perempuan yang menjalani trakelektomi radikal membutuhkan perhatian ketat selama kehamilan mereka dari spesialis kedokteran ibu-janin berisiko tinggi serta ahli onkologi mereka.
Perempuan yang mengalami kanker serviks banyak yang membutuhkan histerektomi, yaitu operasi untuk mengangkat serviks dan uterus. Seringkali, mereka menjalani histerektomi radikal, di mana ahli bedah mengangkat uterus, serviks, jaringan di sekitar serviks, dan sebagian vagina.
Jika diperlukan, dokter juga dapat mengangkat ovarium, tuba falopi, dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Setelah itu, para perempuan ini biasanya menjalani terapi radiasi, kemoterapi, atau keduanya untuk mencegah penyebaran kanker yang tersisa.
Untuk kanker yang berisiko tinggi menyebar ke kelenjar getah bening, dokter merasa tidak aman untuk meluangkan waktu pemulihan pascahisterektomi sebelum memulai terapi radiasi.
Rencana perawatannya adalah kombinasi yang mencakup terapi radiasi sinar eksternal, brakiterapi (radiasi internal menggunakan 'benih' radioaktif), dan kemoterapi.
Dengan begitum pasien tetap bisa memiliki anak di kemudian hari. Karena itu, ada sesuatu yang harus dilakukan secepatnya yakni pengambilan sel telur dari ovariumnya untuk pembuahan nanti.
Tim Woodard bergegas memulai proses ini. Dokter menyebutnya 'kriopreservasi oosit', tetapi banyak orang menyebutnya 'pembekuan sel telur'.
Prosesnya seperti siklus fertilisasi in vitro. Pasien menyuntikkan hormon untuk merangsang produksi sel telur selama sekitar tiga minggu. Setelah itu, sel telur dibuahi dengan sperma.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Perut Bumil Terlihat Lebih Besar dari Usia Kehamilan Sebenarnya? Ini Alasannya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Tanda-tanda Kanker Serviks dari Telapak Kaki
Cuka Dapur Ternyata Mampu Mendeteksi Dini Kanker Serviks, Simak Penjelasan Dokter
Kisah Gloria Ramirez 'Wanita Beracun' Meninggal Misterius usai Didiagnosis Kanker Serviks
Syarat Dapatkan Vaksin HPV untuk Wanita yang Aktif Berhubungan Seksual
TERPOPULER
9 Cara Mengenali Orang Berbohong atau Tidak Menurut Penelitian
Momen Natasha Rizki & Desta Bersama Anak, Terbaru Rayakan Ultah Megumi
Mawar AFI Umumkan Hamil Anak Keempat, Intip Potretnya Jalani Babymoon & Birthday Trip ke AS
Ciri Perempuan Baik Hati, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini
Bolehkah Menyalakan White Noise untuk Bayi Semalaman agar Tidur Nyenyak?
REKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Percantik Rumah dengan Sprei Cantik, Buruan Dapatkan di Transmart Bun
Transmart Full Day Sale Hadirkan Diskon Besar Hanya Besok, Bun!
4 Drama Korea Romantis Terbaru April 2026, Diprediksi Raih Rating Tinggi
9 Cara Mengenali Orang Berbohong atau Tidak Menurut Penelitian
Kronologi Dokter di Cianjur Meninggal Diduga karena Campak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Terpopuler: Tanggal Lahir Diramal Sukses vs Potret Dapur Ariel Tatum
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Pagi untuk Lawan Rasa Malas supaya Semangat Seharian
-
Female Daily
Seo In Guk Spill Chemistry dengan Jisoo di Drama Boyfriend on Demand!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Cerita Viral Mudik Naik Motor, Istri Diikat Sarung agar Tetap Aman
-
Mommies Daily
Disney Adventure Berlayar di Singapura! Ini Fasilitas, Kegiatan, dan Daftar Harga Kamar