Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Ikut Tren TikTok untuk Picu Kontraksi, Ibu Hamil Ini Jadi Sorotan Netizen

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Jumat, 29 Aug 2025 16:21 WIB

ibu hamil main ponsel
Ikut Tren TikTok untuk Picu Kontraksi, Ibu Hamil Ini Jadi Sorotan Netizen/Foto: Getty Images/BongkarnThanyakij
Jakarta -

TikTok memang menyuguhkan banyak hal-hal trending yang terkadang menggoda untuk ditiru. Nah, tapi apa jadinya ya, kalau seorang perempuan hamil yang mengikutinya. Seperti halnya kisah seorang ibu hamil yang jadi sorotan netizen karena ikut tren TikTok untuk picu kontraksi.

Demi mendorong adanya kontraksi persalinan, seorang ibu hamil mengikuti video TikTok yang viral dan berakhir dengan terjatuh. Alhasil, bukannya memicu persalinan tetapi justru harus di rawat di rumah sakit akibat ulah nekatnya tersebut mengikuti hal yang trending di TikTok.

Bunda ikuti tren lari cepat untuk induksi persalinan

Adala Nicole Atkins, seorang ibu hamil yang melakukan hal tersebut dan menjadi sorotan tajam dari para netizen. Kisah memilukan tersebut bermuka saat Nicole  mencoba tren lari cepat di TikTok yang dipercaya bisa menginduksi persalinan secara alami di usia kehamilannya yang memasuki 38 minggu.

Tetapi apa yang terjadi, Bunda. Dengan aksi ekstremnya tersebut, beberapa saat setelah berlari, kaki Nicole lemas dan akhirnya terjatuh sehingga harus di rawat di rumah sakit, seperti dikutip dari laman People.

Meskipun ia dan bayinya tidak terluka, video viral tersebut memicu dukungan sekaligus sorotan di dunia maya. Bagaimana tidak ya, Bunda, Nicole Atkins saat itu sedang hamil 38 minggu, sebuah fase kehamilan trimester akhir yang sedang memasuki masa sensitif menjelang persalinan. 

Walau dirinya mungkin sudah tidak asing lagi mengikuti tren TikTok, keputusannya untuk bergabung dengan tantangan viral untuk membantu menginduksi persalinan dan merekam momen jatuh yang membuatnya langsung dibawa ke rumah sakit mendapatkan kecaman netizen.

"Saya melihat ren lari cepat di TikTok untuk menginduksi persalinan. Dan, saya melihat betapa lambatnya semua orang berlari. Seolah-olah mereka mengira mereka berlari cepat dan melihat ke belakang serta melihat betapa lambatnya mereka. Jadi, saya pikir akan lucu melihat betapa lambatnya saya berlari,"ujar Nicole. 

Nicole memang begitu aktif selama kehamilannya tersebut. Sehingga, ia pun merasa yakin bahwa dengan mencoba tren tersebut tidak akan berbahaya. "Saya juga sedang hamil 38 minggu. Jadi, saya mencoba menginduksi persalinan sebelum saya harus diinduksi,"katanya.

Dampak dari hal yang dialaminya pun di luar dugaan ya, Bunda. Dengan kasus jatuhnya Nicole saat mencoba tantangan viral tersebut, apa yang sebenarnya hanaylah sebuah eksperimen khusus perempuan dengan cepat berubah jadi sesuatu yang lebih serius. "Saya hendak mulai berlari, lalu kaki saya mati rasa, dan saya jatuh," bebernya.

Ia pun mengatakan bahwa saat dirinya terjatuh itu sangatlah mengejutkan dirinya. "Saat saya jatuh sepertinya saya agak pingsan. Saya agak syok, dan saya butuh waktu sejenak untuk memahami apa yang terjadi, dan setelah itu saya benar-benar gemetar."

Para dokter tidak dapat menentukan penyebab pasti dari tragedi pingsan mendadak yang dialami Nicole. "Tidak ada dokter yang benar-benar mengatakan apa pun. Tetapi, saya rasa itu terjadi begitu saja. Kaki saat seperti lemas, dan saya berasumsi bayinya sedang gelisah."

Dengan kejadian tersebut, Nicole merasa ketakutan karena khawatir dirinya dan bayi terluka. Ia pun segera memeriksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Saya pergi ke dokter untuk memastikan semuanya baik-baik saja. Mereka memantau saya selama beberapa waktu, dan bayi saya sehat, serta saya pun sehat. Tidak ada masalah,"katanya.

Mengenai posisi saat Nicole terjatuh, banyak asumsi dari para netizen yang mengatakan kalau Nicole jatuh tengkurap. Padahal, realitanya tidaklah demikian. Diakui Nicole, ia jatuh tepat di lutut dan tangannya. Sehingga, ia khawatir perutnya terbentur.

"Momen jatuhnya masih samar. Itu benar-benar hal terakhir yang saya pikir akan terjadi. Saya rasa, saya benar-benar terkejut ketika menyadari saya telah jatuh."

Dia memang tidak langsung mengunggah videonya. "Saya mengunggahnya sekitar seminggu kemudian hanya karena saya terus melihat video lari setelahnya. Banyak orang yang melakukannya dan menjadi tidak aktif selama kehamilan mereka. Sementara, saya merasa selalu aktif. Jadi, saya pikir saya pasti bisa melakukannya," ungkap Nicole.

Mengenai kasus jatuhnya yang terupload di sosial media dan menjadi viral, sebenarnya tidak dimaksudkan seperti itu, Bunda. Menurutnya, ia hanya ingin berbagi sisi lain dari tren ini. 

"Saya berpikir, saya harus mengunggah ini untuk memberi tahu sisi lain. Banyak orang mengikuti tren ini dan saya ingin membuat orang-orang sedikit lebih berhati-hati tentang apa yang mungkin terjadi."

Dia berasumsi bahwa video itu akan tetap berada di komunitas TikTok kehamilan. "Saya benar-benar berharap video itu hanya akan menjangkau orang-orang hamil lainnya. Saya tidak berharap video itu akan tersebar luas," katanya.

Di luar dugaannya, video tersebut justru beredar luas dan langsung mendapatkan tanggapan netizen secara intens. Banyak orang mengatakan kalau dirinya begitu bodoh dan sudah seharusnya ia menduga hal itu akan terjadi.

Namun, ada juga suara-suara dukungan dari netizen lainnya. "Sepertinya dia benar-benar hanya mencoba berlari dan ibu hamil bisa berlari karena saya selalu berlari mengejar balita saya sehingga saya tidak menganggapnya aneh."

Di luar itu semua, Nicole mengatakan bahwa pengalaman tersebut membuka matanya betapa besarnya penghakiman yang dihadapi ibu hamil. "Kamu berada di bawah pengawasan ketat dari orang lain, dan mereka pikir kamu tidak bisa berbuat apa-apa lagi yang sangat tidak benar."

Kecaman bali meluas tidak hanya karena dirinya terjauh, tetapi juga dengan kritikan pedas dari netizen mengenai kritikan konten lain di halaman sosmednya. "Orang-orang mengambil video itu dan mulai menonton video pole (dancing) saya, menegur saya karena tidak peduli dengan bayi saya karena saya melakukan pole. Padahal, itu adalah hal yang sehat untuk dilakukan."

Ia menekankan bahwa tetap menjalani rutinitasnya bukanlah hal yang gegabah. "Saya terus melakukan aktivitas yang biasa. Saya rasa, orang-orang yang tidak menyadari bahwa ibu hamil dapat terus melakukan apa yang sudah mereka lakukan," catatnya.

Namun, ia tahu kapan harus mundur. "Hal-hal yang saya lakukan sebelumnya, saya akan melunak jika merasa tidak aman. Tapi, saya tidak pernah melakukan apa pun dengan sengaja, dan saya tidak melakukan untuk tren TikTok. Saya benar-benar melakukannya untuk menginduksi persalinan."

"Saya sudah menjalani induksi terjadwal, dan saya memilih untuk tidak menggunakan Pitocin, jadi saya berusaha melakukan apa pun yang saya bisa untuk menginduksinya secara alami," lanjutnya.

Meski mengalami kejadian yang tak mengenakkan, ia tidak menyesal mencoba tren tersebut dan berharap orang-orang memahami konteksnya secara utuh. "Ada beberapa tren yang menurut saya sangat bodoh. Saya tidak menyangka itu salah satunya, tapi saya tidak pernah memikirkan risikonya."

Nicole kini telah menjadi ibu dua anak. Ia mengatakan bahwa hidupnya telah berjalan dengan baik. "Lebih baik dari yang saya kira, lebih mudah dari yang saya kira, tapi dia bayi yang sangat santai, jadi hubungan kami baik-baik saja." 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda