KEHAMILAN
Demi Dongkrak Angka Kelahiran, Turki Perketat Aturan Operasi Caesar
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 27 Jan 2026 18:30 WIBAngka kelahiran yang masih perlu digenjot membuat Turki memberlakukan kebijakan persalinan caesar. Hal ini diberlakukan guna tingkatkan angka kelahiran sehingga Turki larang operasi caesar di beberapa lokasi, Bunda.
Mengutip dari laman France 24, secara efektif, pemberlakuan larangan persalinan caesar elektif di fasilitas perawatan kesehatan swasta tanpa justifikasi medis berdasarkan peraturan baru Kementerian Kesehatan yang baru-baru ini diterbitkan pemerintah setempat.
Kebijakan larangan operasi caesar elektif di pusat medis swasta tersebut pun memicu respons keras dari politisi oposisi dan kelompok hak asasi manusia. Respons tersebut muncul setelah perdebatan sengit di Turki tentang bagaimana perempuan seharusnya melahirkan.
Kebijakan Turki larang operasi caesar
Presiden Recep Tayyip Erdogan sendiri mendorong keras agar perempuan melahirkan secara alami. Sehingga, larangan operasi caesar pun diberlakukan pada perempuan saat persalinan.
"Operasi caesar yang direncanakan tidak dapat dilakukan di pusat medis," demikian bunyi sebuah pengumuman resmi yang menguraikan peraturan baru yang mengatur lembaga perawatan kesehatan swasta.
Berbicara soal tingkat kelahiran di Turki, menurut data terakhir yang tersedia dari 2021, Turki memang memiliki tingkat kelahiran caesar tertinggi di antara 38 negara OECD. Angka dari Tinjauan Populasi Dunia ini menunjukkan ada 584 prosedur tersebut dari setiap 1.000 kelahiran hidup pada tahun itu.
Terkait adanya pelarangan prosedur persalinan caesar, debat tentang persalinan kembali memanas belakangan ini di awal pertandingan sepak bola Super Lig antara Fenerbahce dan Sivassapor. Para pemain Sivassapor berjalan ke lapangan sambil membawa spanduk besar yang mencerminkan inisiatif kementerian kesehatan untuk mempromosikan persalinan normal, bertuliskan: "Persalinan alami adalah alami."
Langkah tersebut pun memicu kemarahan dari para politisi, dokter, dan organisasi hak-hak perempuan. "Seolah-olah negara ini tidak memiliki masalah lain, para pemain sepak bola pria malah memberi tahu perempuan bagaimana cara melahirkan," tulis Gokce Gokcen, wakil ketua partai oposisi utama CHP di X.
"Jangan mencampuri urusan perempuan dengan ketidaktahuanmu... Jauhkan tanganmu dari tubuh perempuan," tulisnya, dalam pernyataan yang digaungkan oleh politisi perempuan dan kelompok hak asasi lainnya.
Pada bulan Januari, Erdogan menyatakan tahun 2025 akan menjadi 'tahun keluarga' dalam upaya untuk mengatasi penurunan angka kelahiran di Turki, yang mencapai titik terendah sepanjang sejarah yaitu 1,51 pada tahun 2023. Erdogan telah berulang kali menyarankan agar perempuan memiliki setidaknya tiga anak.
Namun, terkait dengan spanduk yang ditampilkan para pemain sepak bola tersebut, ia mengecam mereka yang mempermasalahkan spanduk sepak bola itu.
"Salah satu klub sepak bola kami turun ke lapangan dengan spanduk untuk mendukung kampanye kesadaran oleh kementerian kesehatan," katanya.
“Tidak ada penghinaan, kritik, atau rasa tidak hormat kepada siapa pun di spanduk itu, dan tidak ada yang menyinggung perempuan. Mengapa harus merasa terganggu bahwa kementerian kami mendorong persalinan normal?
“Kita tidak punya waktu untuk omong kosong seperti itu di saat tingkat kesuburan dan pertumbuhan penduduk kita menimbulkan kekhawatiran,” katanya, memperingatkan bahwa penurunan populasi Turki adalah ancaman yang jauh lebih signifikan daripada perang.
Tingginya jumlah persalinan caesar di Turki
Seperti diketahui bahwa operasi caesar menyumbang sebanyak 61 persen dari semua kelahiran di Turki. Angka tersebut termasuk angka tertinggi di dunia, dengan angka tersebut yang meningkat menjadi 78 persen di beberapa rumah sakit swasta. Banyak perempuan Turki memilih prosedur ini karena menganggapnya sebagai alternatif yang lebih aman dan lebih dapat diprediksi daripada persalinan normal.
Pembatasan baru ini juga membatasi operasi caesar maksimal dua atau tiga kali persalinan per perempuan. Masa pemulihan biasanya lebih lama daripada setelah persalinan normal, yang memengaruhi jangka waktu kehamilan selanjutnya.
Atas munculnya kebijakan tersebut tentunya telah memicu kritik dari aktivis hak-hak perempuan dan politisi oposisi, yang menuduh pemerintah berupaya mengendalikan tubuh perempuan dengan dalih masalah demografis.
"Ini adalah bentuk baru kontrol politik terhadap perempuan," kata Aylin Nazlıaka, anggota parlemen oposisi dari partai CHP, dalam pernyataannya kepada harian Cumhuriyet. "Mentalitas ini memandang perempuan tidak lebih dari mesin kelahiran. Perempuan sendirilah yang harus memutuskan kapan, bagaimana, di mana, dan berapa banyak anak yang ingin mereka miliki."
Kementerian sendiri saat ini menargetkan angka operasi caesar sebesar 20 persen yang diupayakan melalui pendidikan publik dan inisiatif kesadaran pranatal, seperti dikutip dari laman Newarab.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Angka Kelahiran Turun, Bunda yang Melahirkan di Desa Ini Dapat Bonus Rp27 Juta
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Risiko Penyakit yang Bisa Timbul Setelah Operasi Caesar dan Cara Mengatasinya, Waspadai Bun!
Vagina Terasa Nyeri meski Melahirkan secara Caesar? Normal kok Bun
4 Tips Mempercepat Pemulihan Luka Operasi Caesar, Salah Satunya 'Puasa' Seks
Berapa Jarak Ideal Bunda Hamil Lagi Pasca Operasi Caesar?
TERPOPULER
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya
10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Pilih Helm Full Face yang Aman untuk Riding Harian, Cek 5 Hal Ini
-
Beautynesia
Comeback Usai 4 Tahun Vakum, Ini 5 Drakor Populer Son Ye Jin yang Raih Rating Tinggi
-
Female Daily
All-Black, All-Glam! Intip Look Sana TWICE Saat Hadiri Prada SS27 di Milan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Fenty Beauty & Huda Beauty Rilis Eye Patch dengan Kemasan Sama, Kok Bisa?
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!