HaiBunda

KEHAMILAN

Bisakah Bayi di Kandungan Merasakan Usapan Perut Ibunya? Simak Penjelasan Pakar

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 18 Jan 2026 08:10 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil Mengelus Perut/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PIKSEL
Jakarta -

Banyak cara dapat dilakukan untuk menstimulasi perkembangan janin. Salah satunya dengan mengusap perut selama hamil, Bunda.

Ya, mengusap perut bisa dilakukan untuk meningkatkan bonding dengan Si Kecil yang belum lahir. Pasalnya, sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.

Dilansir What to Expect, sentuhan adalah indra pertama yang dikembangkan bayi di dalam rahim, bahkan sebelum indra penglihatan dan pendengaran. Saat Bunda mulai merasakan tendangan bayi, saat itulah ia mulai bisa merasakan sentuhan dari perut ibunya.


"Saat kita mulai merasakan semua tendangan dan gerakan janin di dalam perut, yang biasanya terjadi sekitar minggu ke-18 hingga ke-22, di waktu itu bayi juga akan segera merasakan (usapan)," kata dokter spesial kandungan dan kebidanan, Rebecca Amaru, MD.

"Saat mengusap perut, kita bisa menemukan bagian-bagian tubuh Si Kecil, seperti bokong atau kepala," sambungnya.

Reaksi bayi saat perut ibu hamil dielus

Menurut para ahli dari beberapa penelitian, reaksi bayi terhadap usapan perut ibu hamil umumnya positif. Para peneliti melakukan USG pada ibu hamil selama trimester kedua dan ketiga untuk melacak gerakan bayi ketika ibu berbicara, mengusap perut, atau berbaring diam.

Hasilnya, bayi-bayi tersebut lebih banyak menggerakkan lengan, kepala, dan mulut ketika ibu mereka menyentuh perut, dibandingkan ketika ibu mereka mengajak berbicara. Tak hanya itu, bayi-bayi ini juga merespons sentuhan ibu lebih awal dalam masa kehamilan, yaitu antara minggu ke-21 dan ke-25 kehamilan.

Mengelus perut saat hamil dapat dilakukan sebagai upaya menjalin bonding dengan bayi sebelum lahir. Tindakan ini juga dapat menunjukkan kasih sayang Bunda ke Si Kecil sejak dalam kandungan.

"Mengelus perut yang semakin membesar adalah cara lembut dan intim untuk terhubung dengan bayi dan menunjukkan kasih sayang. Eluslah kapan pun ingin menjalin ikatan, membutuhkan dukungan, atau ingin menyampaikan sesuatu, baik itu anekdot, lagu, atau cerita yang menurut calon ibu akan disukai oleh bayinya," ungkap Amaru.

Cara lain untuk menjalin bonding dengan bayi di dalam kandungan

Selain sentuhan, Bunda juga dapat melalukan upaya lain untuk menjalin bonding dengan Si Kecil di dalam kandungan. Berikut beberapa caranya:

1. Mendengarkan lagu ke bayi di dalam kandungan

Bunda dapat mendengarkan lagu atau musik favorit ke bayi untuk meningkatkan ikatan bonding. Bayi sudah mampu mendengar suara pada pertengahan masa kehamilan.

Sekitar minggu ke-25 kehamilan, pendengaran bayi akan berfungsi penuh. Mereka sudah dapat bereaksi terhadap suara di dalam dan di luar rahim, serta mulai mendengar detak jantung Bunda.

2. Mengajak bayi ngobrol

Stimulasi lain yang tak kalah penting adalah mengajak anak bicara selama hamil. Bunda dapat menceritakan apa yang sedang dikerjakan, atau apa pun yang dirasa menarik.

Mengajak bayi di dalam kandungan ngobrol adalah cara-cara kecil untuk membangun kedekatan sejak awal dan mengajarkan bayi untuk mengingat suara dan mengenal bahasa.

3. Bacakan sebuah cerita

Membacakan sebuah cerita selama hamil telah terbukti bisa membentuk ikatan bonding dengan bayi sebelum lahir. Melansir dari laman Mayo Clinic, suara orang tua bisa menjadi menenangkan dan familiar bagi bayi, sehingga dapat membantu memperkuat hubungan emosional di antara mereka.

Studi menunjukkan bahwa paparan bahasa dalam kandungan mungkin berperan dalam perkembangan awal bahasa anak. Penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir menunjukkan preferensi terhadap bahasa yang mereka dengar selama kehamilan, yang menunjukkan bahwa pengalaman pendengaran prenatal berkontribusi pada pembelajaran bahasa.

Demikian penjelasan terkait reaksi janin ketika perut ibu hamil dielus dan beberapa pilihan stimulasi saat hamil untuk membangun ikatan bonding dengan bayi di dalam kandungan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Meski Tak Nyaman, Ini 7 Tanda Bunda Jalani Kehamilan yang Sehat

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Vila Mewah Titi Kamal & Christian Sugiono di Bali, Berkonsep Glamping dengan View Danau hingga Gunung

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Devano Jarang Angkat Telpon usai Pisah Rumah, Iis Dahlia Menangis karena Rindu Sang Putra

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Perempuan yang Hamil & Melahirkan Antara 24 - 38 Th Cenderung Panjang Umur, Benarkah?

Kehamilan Melly Febrida

Arti Nama Messi dan 30 Rangkaiannya untuk Anak Laki-laki

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Maxim & Maspion Hanya Rp70 Ribuan di Transmart Full Day Sale

Mom's Life Triyanisya & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Inspiratif! Perempuan Ini Turun 95 Kg Lewat Diet & Olahraga Sederhana

Vila Mewah Titi Kamal & Christian Sugiono di Bali, Berkonsep Glamping dengan View Danau hingga Gunung

Perempuan yang Hamil & Melahirkan Antara 24 - 38 Th Cenderung Panjang Umur, Benarkah?

Arti Nama Messi dan 30 Rangkaiannya untuk Anak Laki-laki

Maxim & Maspion Hanya Rp70 Ribuan di Transmart Full Day Sale

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK