KEHAMILAN
5 Posisi Tidur yang Nyaman Usai Melahirkan agar Tubuh Bunda Cepat Pulih
Indah Ramadhani | HaiBunda
Selasa, 24 Feb 2026 16:00 WIBFase pemulihan usai melahirkan tak jarang membuat siklus tidur Bunda menjadi terganggu. Rasa nyeri dan kewaspadaan yang meningkat mengharuskan Bunda mencari posisi tidur yang nyaman agar istirahat tetap tercukupi dan pemulihan berjalan lebih optimal.
Pakar mengatakan bahwa tidur sangat penting untuk mendukung masa pemulihan. Dengan tidur yang cukup, rasa nyeri dapat berkurang, proses penyembuhan berjalan lebih cepat, dan kekacauan di minggu-minggu pertama setelah melahirkan pun dapat mereda.
Oleh karena itu, yuk, simak seperti apa posisi tidur yang nyaman dan aman usai melahirkan.
Memahami tantangan tidur usai melahirkan
Seperti yang para Bunda ketahui, kualitas tidur menjadi salah satu tantangan besar setelah melahirkan, terutama pada masa nifas atau postpartum. Berbagai gangguan tidur seperti insomnia, apnea tidur obstruktif, dan sindrom kaki gelisah pun mungkin kerap Bunda jumpai.
Pada dasarnya, tubuh Bunda sedang melakukan penyesuaian terhadap perubahan yang begitu besar. Kadar hormon estrogen, progesteron, dan melatonin yang berubah dalam tubuh membuat suasana hati, nafsu makan, hingga siklus tidur Bunda menjadi terganggu.
Dalam beberapa kasus, ibu hamil kerap mengalami depresi postpartum (PPD) yang membuatnya menjadi rentan stres. Perubahan emosional dan mental dari kondisi tersebutlah yang juga membuat ibu hamil lebih terjaga dan waspada, Bunda.
Selain itu, nyeri pasca persalinan caesar juga menjadi salah satu penyebab ibu mengalami kesulitan tidur. Proses pemulihan ini sebenarnya tak hanya mempengaruhi kualitas tidur, tetapi juga menjadi tantangan dalam beraktivitas dan bermobilitas.
Mengapa posisi tidur penting usai melahirkan
Menurut ahli, posisi tidur sangat berpengaruh terhadap kualitas tidur, Bunda. Jika posisi tidur terasa nyaman, Bunda bisa tidur lebih lama, mengurangi kesulitan tidur, dan pemulihan pasca persalinan menjadi lebih cepat.
“Tidur memungkinkan jaringan tubuh untuk memperbaiki diri, hormon menjadi stabil, dan energi kembali pulih. Tanpa tidur, proses penyembuhan terhambat, rasa sakit terasa lebih kuat, dan bahkan sistem kekebalan tubuh akan menurun,” kata pendamping persalinan dan pasca persalinan bersertifikat, Natasha East, BASc.
East juga menegaskan bahwa tidur merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan mental ibu usai melahirkan. Dengan tidur yang cukup, suasana hati dan kejernihan pikiran dapat terjaga, sehingga dapat menurunkan risiko depresi dan kecemasan.
“Ketika waktu tidur terus berkurang, hal-hal dasar dalam kehidupan sehari-hari mulai terasa seperti beban yang sangat berat. Kondisi ini dapat menciptakan lingkaran stres yang membebani orang tua maupun bayi,” lanjutnya, dikutip dari Today’s Parent.
Selain membuat kualitas tidur menjadi lebih baik, posisi tidur yang baik akan mengurangi risiko ibu mengalami apnea tidur obstruktif. Kondisi ini merupakan gangguan tidur serius di mana pernapasan seseorang mengalami penyempitan yang membuatnya berhenti dan kembali bernapas secara berulang saat tidur.
Meskipun jarang, terdapat sejumlah kematian usai persalinan yang disebabkan oleh masalah jantung yang berkaitan dengan kondisi apnea tidur. Diduga masalah ini berakar dari pengaruh penggunaan anestesi selama persalinan yang memiliki risiko besar, terutama pada operasi caesar.
Bagaimana posisi tidur yang aman setelah melahirkan
Direktur klinis dari Departemen Anestesi Rumah Sakit Umum Massachusetts, Matthias Eikermann, M.D., Ph.D., mengatakan bahwa posisi tidur yang baik adalah posisi yang mampu menyesuaikan perubahan pada tubuh dan tidak memaksa bagian tubuh yang sedang tahap pemulihan.
Menilik dari laman Parents, Dr. Eikermann dan tim peneliti menemukan bahwa kualitas pernapasan dapat meningkat ketika pasien tidur dengan posisi tubuh bagian atas disangga pada sudut sekitar 45 derajat. Jika Bunda mengalami kesulitan bernapas setelah melahirkan, cobalah mempertimbangkan posisi tidur ini.
Posisi tidur yang nyaman usai melahirkan
Sejumlah pendamping pasca persalinan profesional memberikan rekomendasi beberapa posisi tidur yang nyaman usai melahirkan. Posisi tersebut meliputi:
1. Angkat tubuh bagian atas
Bunda disarankan untuk mengangkat seluruh tubuh bagian atas, mulai dari tulang belikat hingga kepala. Agar posisinya tetap terjaga, tumpuklah bantal dengan rapi sebagai penyangga.
2. Posisi miring
Posisi miring ke atas atau inklinasi juga direkomendasikan. Setidaknya, selama tiga hari usai melahirkan Bunda harus berada pada posisi seperti ini untuk meminimalisir berbagai masalah kesehatan dan mempercepat pemulihan.
3. Tidur telentang dengan bantal di bawah lutut
Ketegangan pada punggung bawah akibat core yang melemah selama kehamilan membuat Bunda harus menambahkan ganjalan bantal di bawah lutut agar menyamakan tinggi tersebut. Tidur telentang dengan tubuh sedikit terangkat dapat membantu mengendurkan otot perut dan menjauhkan tekanan dari sayatan.
4. Semi-miring atau setengah duduk
Posisikan badan semi-miring atau setengah duduk dengan menyelipkan bantalan sebagai penyangga ekstra di sekitar sayatan operasi dapat membantu meredakan nyeri. Posisi ini menyangga tubuh tanpa menekan perut, memperlancar pernapasan, serta memudahkan gerakan dari berbaring ke posisi duduk.
5. Dorong tubuh dengan lengan
Saat Bunda ingin menggapai posisi duduk, hindarilah melakukan sit up atau mengencangkan otot perut. Sebaiknya, Bunda miringkan tubuh terlebih dahulu, kemudian dorong dengan lengan untuk bangun guna melindungi otot perut dan luka sayatan.
Demikian informasi mengenai posisi tidur usai melahirkan yang membuat Bunda lebih nyaman, aman, dan minim risiko. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
BAB Terasa Sakit Setelah Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kapan Bunda Boleh Tidur Tengkurap setelah Jalani Operasi Caesar?
Posisi Tidur Bumil Ternyata Berkaitan dengan Risiko Kematian Janin, Waspada Ya
Ragam Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil dan Tak Membahayakan Janin
3 Posisi Tidur Terbaik untuk Ibu Hamil
TERPOPULER
Zendaya Lepas Cincin Tunangan dari Tom Holland, Rumor Pernikahan Mencuat
Lahirkan Bayi Orang Lain dari IVF, Pasutri Ini Bertekad Mencari Ortu Kandung Sang Putri
10 Ciri Seseorang Haus Validasi, Pengalaman Masa Kecil Anak Jadi Kuncinya
Takut Maag Kambuh saat Puasa? Ini 5 Resep Obati Asam Lambung
Transformasi Peserta Acara Reality Show, Dari 270 Kg hingga Hidup Lebih Sehat
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kurma Non Israel yang Bisa Dibeli Online, Aman & Tidak Diharamkan MUI
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
4 Rekomendasi Yogurt yang Bagus untuk Diet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Perempuan, Dress Nyaman & Stylish
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
Review Beras Porang Fukumi & Tropicana Slim, Praktis Tinggal Seduh
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
12 Obat Diare untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Ciri Seseorang Haus Validasi, Pengalaman Masa Kecil Anak Jadi Kuncinya
Lahirkan Bayi Orang Lain dari IVF, Pasutri Ini Bertekad Mencari Ortu Kandung Sang Putri
Zendaya Lepas Cincin Tunangan dari Tom Holland, Rumor Pernikahan Mencuat
Transformasi Peserta Acara Reality Show, Dari 270 Kg hingga Hidup Lebih Sehat
Takut Maag Kambuh saat Puasa? Ini 5 Resep Obati Asam Lambung
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Park Jinyoung Ungkap Alasan Bintangi Drama Korea 'Shining'
-
Beautynesia
4 Buah yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur, Bisa Ganggu Puasamu Seharian!
-
Female Daily
Stop Mager Saat Bulan Puasa! Ini Cara Aman Tetap Olahraga
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Mukena Travel Cantik untuk Mudik dan Lebaran, Bisa Jadi Hampers
-
Mommies Daily
Membongkar Mitos-Mitos Seputar Seks di Bulan Ramadan yang Perlu Diluruskan!