KEHAMILAN
5 Hidangan Lebaran Ini Bisa Picu Gangguan Pencernaan Ibu Hamil
Melly Febrida | HaiBunda
Sabtu, 21 Mar 2026 08:00 WIBLebaran identik dengan silaturahim keluarga dan hidangan makanan yang berlimpah, seperti ketupat, opor ayam, sambal, hingga hidangan lezat lainnya. Tapi, Bunda yang sedang hamil perlu pilah-pilah. Beberapa hidangan lebaran favorit ini bisa picu gangguan pencernaan lho.
Selama Idul Fitri, meja biasanya dipenuhi dengan berbagai hidangan lezat. Nggak hanya makanan berat, minuman manis dan kue-kue juga tersaji di meja.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), salah satu cara terbaik yang dapat ibu hamil lakukan adalah mengonsumsi makanan dengan baik. Makanan yang kaya nutrisi bagus untuk ibu hamil dalam menangani tuntutan tambahan pada tubuh, seiring dengan perkembangan kehamilan.
"Tujuan dari makan yang baik adalah untuk menyeimbangkan antara mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan janin dan menjaga berat badan yang sehat," kata ACOG dalam laman resminya.
Pencernaan ibu hamil lebih sensitif saat lebaran?
Sistem pencernaan ibu hamil biasanya bekerja lebih lambat. Ini karena pengaruh hormon progesteron dan tekanan rahim pada saluran cerna. Terutama di trimester akhir. Kondisi tersebut membuat ibu hamil lebih mudah mengalami heartburn, kembung, konstipasi, atau diare jika mengonsumsi makanan tertentu secara berlebihan.
Melansir PubMed Central, perubahan kadar hormon, khususnya peningkatan progesteron, bertanggung jawab terhadap penurunan motilitas otot polos usus serta n peningkatan waktu transit usus.
Ibu hamil disarankan meningkatkan asupan makanan kaya serat, khususnya makanan gandum utuh, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran.
5 Hidangan Lebaran yang picu gangguan pencernaan ibu hamil
Banyaknya hidangan saat Lebaran jangan sampai membuat ibu hamil kalap mencoba semuanya. Bunda bisa memperhatikan mana yang sebaiknya dihindari supaya nggak mengganggu pencernaan.
Dikutip dari Medical News Today, diare atau mencret adalah kondisi yang sangat umum yang dapat menyerang siapa saja, termasuk ibu yang sedang hamil.
Diare pada kehamilan bisa terjadi karena perubahan hormonal atau fisik. Namun, ini juga bisa terjadi akibat dari infeksi atau gangguan usus yang mendasarinya, termasuk pola makan yang keliru.
Berikut beberapa hidangan lebaran yang sebaiknya ibu hamil hindari yang dilansir dari berbagai sumber:
1. Makanan tinggi lemak bersantan
Hidangan khas Lebaran itu ketupat dengan sayur bersantan atau opor ayam. Santan ini mengandung kalori dan lemak tinggi. Ibu hamil sebaiknya menghindari terlalu banyak mengonsumsi makanan bersantan.
Ibu hamil yang terlalu banyak santan berisiko mengalami masalah pencernaan seperti diare. Apalagi jika sebelumnya Bunda memiliki riwayat sindrom iritasi usus besar.
2. Makanan pedas
Ketupat ditambah sambal maupun kuah yang pedas pastinya semakin menggugah selera. Namun, ibu hamil perlu berhati-hati karena makanan pedas menjadi salah satu penyebab paling umum dari diare.
Dalam hidangan sayuran atau lauk, bisa mengandung rempah-rempah kuat, yang tidak dapat 'diterima' oleh tubuh.
Misalnya seperti hidangan yang menggunakan bahan seperti cabai dan bumbu rempah kari. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cabai yang mengandung capsaicin secara berlebihan dapat memicu iritasi lapisan lambung selama proses pencernaan.
3. Makanan atau minuman tinggi gula
Melansir NHS, makanan dan minuman manis seringkali tinggi kalori, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Mengonsumsi makanan dan minuman manis juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.
Jika ibu hamil mengonsumsi makanan yang banyak gulanya, maka air akan masuk ke ususnya serta menyebabkan feses menjadi sangat encer.
Tubuh sebenarnya hanya dapat mencerna sejumlah fruktosa pada satu waktu. Mengonsumsi lebih banyak fruktosa ketimbang yang dapat diserap tubuh, dapat menyebabkan diare.
"75 persen orang yang mengonsumsi lebih dari 40 hingga 80 gram fruktosa per hari berisiko mengalami diare,” ujar ahli gastroenterologi Norton Greenberger, dilansir Harvard Medical School.
Karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan dan minuman manis saat Lebaran. Hidangan tersebut bisa saja mengandung pemanis buatan dan gula terlalu tinggi, serta kue-kue kering.
Bunda penting untuk mengingat bahwa kondisi masing-masing ibu hamil berbeda. Karenanya, ibu hamil tetap harus memperhatikan asupan makanan sehat untuk tubuh dan konsultasikan ke dokter jika diperlukan.
4. Susu dan produk olahannya
Jika Bunda mengeluh mencret usai minum susu atau konsumsi produk olahannya, Bunda mungkin mengalami intoleransi laktosa.
Dalam kondisi ini, tubuh tidak memiliki enzim untuk memecah gula tertentu dalam produk susu. Jadi alih-alih memecahnya, tubuh justru akan membuang gula ini dengan sangat cepat, seringkali dalam bentuk diare.
Hidangan Lebaran, baik makanan dan minuman sering menggunakan bahan dasar susu. Jika Bunda punya riwayat intoleransi laktosa, sebaiknya lebih cermat memilih.
5. Bawang putih dan bawang bombai
Ibu hamil juga hindari mengonsumsi bawang putih maupun bawang bombai. Dilansir Healthline, baik bawang putih maupun bawang bombai memiliki kandungan senyawa yang berpotensi melepaskan gas dan mengiritasi usus, ketika dipecah oleh asam di perut.
Bawang putih dan bawang bombai pun termasuk kategori fruktan, yaitu karbohidrat yang sulit dicerna tubuh. Keduanya juga mengandung serat tidak larut, yang dapat membuat makanan bergerak melalui sistem pencernaan lebih cepat.
Rata-rata, hampir setiap masakan menggunakan bawang putih dan bawang bombai. Ibu hamil yang ingin mengonsumsinya tak masalah, tapi batasi konsumsinya agar tidak berlebihan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)