HaiBunda

KEHAMILAN

Ibu Hamil Sering Gerah? Waspadai Gejala Hot Flashes & Cara Mengatasinya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 15 Apr 2026 16:30 WIB
Ibu Hamil Sering Gerah? Waspadai Gejala Hot Flashes & Cara Mengatasinya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Sering merasa gerah selama hamil? Perubahan tubuh ini bisa merupakan gejala hot flashes saat hamil, Bunda.

Perlu diketahui, berkeringat karena gerah adalah salah satu reaksi alamiah untuk mendinginkan tubuh yang mengalami kepanasan. Menurut dr. Arie Adrianus Polim, D.MAS, Sp.OG(K), dalam buku 30 Perubahan Tubuh Selama Hamil, berkeringat saat hamil dialami oleh sebagian besar perempuan.

"Meskipun tidak sedang beraktivitas, ibu hamil bisa mengeluarkan keringat. Keringat ini dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar keringat yang terdapat di berbagai bagian tubuh," tulis Arie.


Sensasi panas atau hot flashes saat hamil juga merupakan gejala yang umum, terutama di trimester awal. Dokter kandungan Alison Stalzer, DO, mengatakan bahwa sepertiga ibu hamil mengalami sensasi panas, yang bisa disertai dengan keringat berlebih.

Penyebab hot flashes saat hamil

Menurut Stalzer, hot flashes adalah salah satu tanda khas menopause adalah akibat dari penurunan kadar hormon estrogen secara tiba-tiba. Selama kehamilan, kadar hormon ini meningkat, dan dapat menyebabkan gejala yang serupa.

"Sensasi panas (hot flashes) memang bisa terasa tidak nyaman. Namun, itu tidak selalu sesuatu yang perlu dikhawatirkan," ungkap Stalzer, dilansir laman Cleveland Clinic.

"Sensasi panas terjadi selama kehamilan karena semua perubahan hormonal yang terjadi pada saat itu. Lonjakan estrogen dan progesteron sering kali dapat dirasakan sebagai sensasi panas," sambungnya.

Bunda lebih rentan mengalami hot flashes selama hamil bila memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih dari 25, berusia di bawah 30 tahun, dan sedang mengalami depresi.

Perlu diketahui, hot flashes biasanya bukan termasuk tanda awal kehamilan. Namun, gejala ini umum terjadi selama trimester pertama dan mendadak muncul di trimester kedua dan ketiga.

"Selama trimester pertama, hormon benar-benar meningkat untuk mendukung kehamilan yang sehat. Jadi, itu bisa menjadi waktu ketika ibu hamil mengalami banyak perubahan dan gejala," ujar Stalzer.

Gejala umum hot flashes

Gejala umum hot flashes adalah munculnya sensasi panas secara tiba-tiba yang umumnya terjadi di kepala, leher, dan dada. Hot flashes dapat berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit.

"Ibu hamil akan tahu sedang mengalaminya ketika merasakan sensasi panas yang tiba-tiba, dan mungkin mulai berkeringat atau kulit memerah seperti sedang tersipu," kata dokter kandungan Layan Alrahmani, MD, dikutip dari Baby Center.

"Setelah sensasi panas mereda, ibu hamil mungkin merasa kedinginan. Hal itu terjadi karena kehilangan panas tubuh secara tiba-tiba."

Gejala hot flashes yang perlu diwaspadai

Dalam kebanyakan kasus, hot flashes tidak perlu dikonsultasikan dengan dokter. Tetapi penting untuk mengenali kapan Bunda mengalami demam dan bukan hanya sensasi panas.

Demam dapat menandakan adanya infeksi. Demam selama kehamilan bisa berbahaya dan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko cacat tabung saraf.

Perbedaan utama antara demam dan hot flash adalah demam meningkatkan dapat suhu tubuh, sedangkan sensasi panas tidak bisa. Jika suhu tubuh Bunda di atas 38 derajat Celcius selama lebih dari satu atau dua hari, segera bicarakan dengan dokter

Tapi jika sudah tidak demam tetapi terus mengalami sensasi panas, Bunda mungkin hanya kepanasan. Minumlah banyak cairan dan pindah ke tempat yang lebih sejuk, atau mandi dengan air dingin.

Cara mengatasi hot flashes

Hot flashes dapat diatasi dengan cara rumahan yang cukup mudah, Bunda. Berikut cara mengatasinya:

  1. Kenakan pakaian longgar berlapis-lapis. Bunda bisa melepas lapisan pakaian jika mulai merasa terlalu panas.
  2. Kenakan pakaian yang terbuat dari serat alami, seperti katun dan linen, yang memungkinkan lebih banyak udara bersirkulasi di dekat kulit.
  3. Jaga agar kamar tidur tetap sejuk dan gunakan kipas angin untuk membantu tidur lebih nyenyak saat mengalami rasa panas di malam hari. Jika cuaca panas di siang hari, biarkan tirai tertutup agar kamar tidak menjadi panas.
  4. Gunakan beberapa lapis seprai dan selimut daripada hanya menggunakan selimut, sehingga Bunda dapat menambah atau mengurangi lapisan sesuai kebutuhan.
  5. Belilah botol semprot dan isi dengan air. Semprotkan ke wajah secara teratur untuk mendinginkan tubuh. Bunda juga bisa menyimpan kipas mini genggam di dalam tas untuk dibawa kemana pun.
  6. Bawalah beberapa tisu basah di tas untuk menyegarkan wajah saat bekerja.
  7. Mandi dengan air dingin untuk meredakan rasa gerah di tubuh.
  8. Cobalah teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga prenatal.

Demikian gejala dan cara mengatasi hot flashes saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bikin Tenang dan Relaks, Ini 7 Aroma Esensial yang Aman untuk Bumil

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Dibohongi, Pintar Hindari Tipuan

Mom's Life Amira Salsabila

Bongkar Mitos Bayi yang Lahir Melalui IVF Lebih Rentan Sakit, Ini Faktanya

Kehamilan Melly Febrida

10 Contoh Cerita Pendek Bahasa Inggris dan Artinya untuk Latihan Story Telling Anak

Parenting Nadhifa Fitrina

30 Soal Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 2 dan Kunci Jawabannya

Parenting Asri Ediyati

Studi Temukan Perempuan yang Melahirkan di Rumah Merasa Lebih Aman dan Percaya Diri

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Pekerjaan dengan Gaji Tinggi di 2026 untuk Fresh Graduate

10 Contoh Cerita Pendek Bahasa Inggris dan Artinya untuk Latihan Story Telling Anak

Bongkar Mitos Bayi yang Lahir Melalui IVF Lebih Rentan Sakit, Ini Faktanya

11 Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Dibohongi, Pintar Hindari Tipuan

30 Soal Bahasa Inggris Kelas 4 Semester 2 dan Kunci Jawabannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK