KEHAMILAN
Benarkah Tubuh Ibu Jadi Lebih Subur setelah Keguguran?
Melly Febrida | HaiBunda
Kamis, 30 Apr 2026 20:20 WIBKeguguran sering meninggalkan kesedihan. Karena saat itu penuh dengan emosi yang kompleks. Namun ada salah satu yang sering menjadi pertanyaan, benarkah tubuh menjadi lebih subur setelah keguguran?
Perempuan penting untuk memahami bahwa setiap keguguran itu unik. Seperti halnya setiap perempuan yang mengalaminya.
Penelitian medis terbaru menunjukkan hasil pengamatan bahwa alih-alih mengubah kesuburan secara permanen, keguguran dini dalam banyak kasus dapat menciptakan kondisi fisiologis yang menguntungkan untuk pembuahan baru.
Peluang pembuahan setelah keguguran
Keguguran menjadi mimpi buruk setiap orang tua yang menantikan kelahiran bayi mereka. Setiap trimester sama-sama memiliki risiko keguguran yang sama, akan tetapi paling banyak keguguran terjadi pada trimester pertama kandungan.
Melansir laman Reflet, studi menunjukkan bahwa perempuan akan lebih subur dalam 6 bulan setelah keguguran dini. Lebih spesifiknya, sebuah studi menunjukkan bahwa setelah keguguran dengan amenore kurang dari 20 minggu, sekitar 70 persen pasien yang mencoba untuk hamil kembali sebelum 3 bulan, berhasil hamil.
Studi ini diterbitkan di British Medical Journal pada tahun 2010. Kesimpulan dari studi ini setelah melakukan penelitian terhadap lebih dari 3.000 perempuan yang menunjukkan secara khusus:
- Risiko keguguran baru lebih rendah jika terjadi kehamilan baru dalam waktu 6 bulan.
- Risiko kehamilan ektopik juga lebih rendah jika terjadi kehamilan baru dalam waktu 6 bulan.
Setelah keguguran, peluang bayi sehat lebih besar jika kehamilan selanjutnya mencapai usia kehamilan penuh. Ini karena endometrium, yang dipersiapkan dengan baik selama kehamilan berikutnya, tetap kondusif untuk implantasi. Dengan kata lain, mukosa rahim tetap dalam kondisi optimal untuk menampung embrio.
Untuk benar-benar memahami mengapa kesuburan dapat meningkat setelah keguguran, seseorang harus mempelajari mekanisme biologis kompleks yang mengatur reproduksi perempuan. Kehamilan, bahkan yang singkat, memicu serangkaian perubahan hormonal dan fisiologis yang tidak berhenti tiba-tiba setelah keguguran.
Perempuan dengan kemampuannya yang luar biasa untuk beradaptasi, mempertahankan selama beberapa bulan 'pencapaian' dari persiapan untuk menjadi ibu ini. Ketahanan perubahan yang menguntungkan ini adalah alasan utama mengapa banyak perempuan lebih mudah hamil dalam beberapa bulan setelah keguguran daripada sebelum kehamilan pertama.
Adapun 70 persen perempuan hamil lagi dalam waktu 3 bulan setelah keguguran dini. Lantas kenapa perempuan lebih subur setelah keguguran? Setelah keguguran, tubuh dengan cepat memulihkan keseimbangan hormonalnya. Yakni hormon kehamilan (hCG) menurun, ovulasi dapat dimulai kembali seawal dua hingga empat minggu, terkadang bahkan sebelum menstruasi kembali. Inilah sebabnya mengapa kehamilan dapat terjadi dengan cepat.
Maksudnya, ini bukanlah meningkatkan kesuburan dalam arti sebenarnya, tetapi lebih merupakan awal alami dari siklus, dalam tubuh yang sudah siap. Beberapa penelitian menunjukkan tingkat kehamilan spontan yang lebih tinggi dalam tiga bulan setelah keguguran, tetapi ini bergantung pada banyak faktor, termasuk usia, kesehatan umum, dan pengalaman emosional.
Cara meningkatkan peluang kehamilan setelah keguguran
Memahami mekanisme biologis yang meningkatkan kesuburan setelah keguguran itu perlu, tetapi mengetahui cara mengoptimalkan kondisi alami ini adalah hal lain.
Tubuh Bunda menawarkan kesempatan berharga, dan ada cara konkret dan penuh perhatian untuk memaksimalkannya sambil menjaga kesejahteraan emosional.
Pendekatan untuk meningkatkan kehamilan setelah keguguran tidak hanya mempertimbangkan aspek fisiologis kesuburan semata. Berikut beberapa cara yang bisa Bunda praktikkan:
1. Dengarkan tubuh
Bunda dapat memperhatikan lendir serviks. Kembalinya lendir dalam bentuk krim menunjukkan kembalinya ovulasi dan karenanya siklus menstruasi dan kesuburan.
2. Makan dengan baik
Bunda dapat melakukan diet anti-inflamasi, yakni Omega-3, antioksidan, sayuran hijau gelap.
3. Hargai waktu
Keguguran bukan berarti memberikan tekanan pada tubuh. Sebagian besar perempuan yang mengalami keguguran dini tidak memiliki dampak negatif pada kesuburannya.
4. Pentingnya pendekatan nutrisi yang tepat sasaran
Pola makan berperan penting dalam mengoptimalkan periode peningkatan kesuburan ini. Setelah keguguran, tubuh membutuhkan nutrisi spesifik untuk mengisi kembali cadangannya dan menjaga lingkungan hormonal yang optimal.
Misalnya folat, tidak hanya penting untuk pencegahan cacat tabung saraf tapi folat juga berperan aktif dalam sintesis DNA dan pembelahan sel, yang merupakan proses penting selama implantasi embrio. Asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA, patut mendapat perhatian khusus.
Nutrisi penting ini memengaruhi produksi prostaglandin, molekul yang mengatur peradangan dan kontraksi rahim. Keseimbangan omega-3 yang baik dapat membantu menjaga lingkungan rahim yang stabil dan reseptif.
Antioksidan seperti vitamin C dan E, selenium, dan seng melindungi oosit dari stres oksidatif dan mendukung fungsi ovarium yang optimal selama periode kritis ini.
5. Manajemen stres, faktor kunci yang sering diremehkan
Stres kronis dapat sangat membahayakan kesuburan dengan mengganggu sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium. Hormon stres kortisol dapat menghambat produksi hormon stres tertentu, menciptakan efek domino yang mengganggu ovulasi.
Setelah keguguran, wajar untuk merasa cemas tentang kehamilan di masa depan, tetapi penting untuk tidak membiarkan kecemasan itu merusak peluang Bunda untuk hamil.
Berapa lama Bunda harus menunggu sebelum mencoba lagi?
Menurut penelitian, idealnya untuk hamil lagi itu terjadi dalam waktu 6 bulan setelah keguguran. Namun, keputusan ada di tangan Ayah dan Bunda. Tdak perlu memberi tekanan pada diri sendiri.
Rekomendasi medis standar adalah menunggu 6 bulan sebelum mencoba kehamilan baru. Rekomendasi ini didasarkan pada gagasan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk pulih secara fisik dan emosional.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Mitos atau Fakta? Pipis Setelah Berhubungan Bisa Cegah Kehamilan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tanda Infertilitas pada Wanita, Termasuk Kelebihan Berat Badan Bun
Kisah 3 Bunda Keguguran Berkali-kali, Punya Rahim Ganda & 6 Kali Kehilangan Janin
9 Penyebab Keguguran, dari Faktor Genetik hingga Penyakit Kronis
Bisakah Bunda Keguguran Tanpa Mengalami Pendarahan?
TERPOPULER
7 Potret Sada Anak Fitri Tropica Jago Ice Skating, Awalnya Cuma Hobi hingga Ikut Kejurnas
Kumpulan Promo May Day Mei 2026: Diskon Makanan, Minuman hingga Tempat Wisata
Tes Kepribadian: Cara Kamu Pegang Gelas Ternyata Ada Artinya!
Aktris 'Full House' Han Da Gam Hamil Anak Pertama di Usia 47 Th, Jadi yang Tertua via IVF
Benarkah Tubuh Ibu Jadi Lebih Subur setelah Keguguran?
REKOMENDASI PRODUK
5 Dispenser Galon Bawah Terbaik di Bawah Rp1 Juta
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Toner Pad, Bantu Melembapkan Kulit Wajah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Laptop Sleeve Tahan Air dan Affordable
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
20 Tas Sekolah Terbaik Lengkap Anak TK, SD, SMP, dan SMA untuk Perempuan & Laki-laki
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Litter Box Kucing Terbaik Lengkap dari Murah, Tertutup hingga Otomatis
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tes Kepribadian: Cara Kamu Pegang Gelas Ternyata Ada Artinya!
7 Potret Sada Anak Fitri Tropica Jago Ice Skating, Awalnya Cuma Hobi hingga Ikut Kejurnas
Pernah Kena Cacar Air? Waspada Berkembang Jadi Cacar Api Ya, Bun
Benarkah Tubuh Ibu Jadi Lebih Subur setelah Keguguran?
Ternyata Ini Kebiasaan yang Bikin Rambut Cepat Rusak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Hati-hati, Warna Pagar Ini Bisa Bikin Rumah Sulit Terjual
-
Beautynesia
5 Manfaat Rutin Minum Teh Serai di Pagi Hari
-
Female Daily
Susah Switch Off di Malam Hari? Magnesium Ternyata Bisa Bantu!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Model Dewasa Kontroversial Bakal Dinikahi Miliuner 36 Tahun Lebih Tua
-
Mommies Daily
7 Acara di Long Weekend 1-3 Mei 2026, Ada Konser dan Pameran!