Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Sering Mimpi Buruk dan Aneh saat Hamil? Ini Arti di Baliknya

Melly Febrida   |   HaiBunda

Jumat, 15 May 2026 18:20 WIB

Ilustrasi Ibu Hamil Tidur
Sering Mimpi Buruk dan Aneh saat Hamil? Ini Arti di Baliknya/Foto: iStockphoto/Getty Images/geargodz
Daftar Isi
Jakarta -

Sering mimpi buruk saat hamil umum dialami sejumlah ibu hamil. Bahkan, tak sedikit ibu hamil yang mengaku mimpinya terasa lebih aneh, emosional, hingga terasa nyata dibanding mimpi biasanya.

Mimpi buruk saat hamil itu biasanya kehilangan bayi, terlambat melahirkan, hingga suami selingkuh. Mimpi-mimpi ini terasa tak masuk akal tapi bisa bikin ibu hamil merasa cemas saat terbangun dari tidurnya.

Alasan ibu hamil sering bermimpi

Ibu hamil sering bermimpi buruk itu hal biasa, tetapi beberapa orang mungkin merasa terganggu. Memahami alasan mengapa mimpi berubah, dan mengetahui bahwa mengalami mimpi yang detail serta menakutkan selama kehamilan adalah hal yang normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurut para ahli, perubahan hormon, hingga pola tidur selama kehamilan dapat memengaruhi isi mimpi seseorang. Selain itu, mimpi sering kali berkaitan dengan pikiran, kekhawatiran, dan emosi yang sedang dirasakan seseorang dalam kehidupan sehari-hari.

Melansir SleepFoundation, banyak perempuan yang melaporkan peningkatan daya ingat mimpi selama kehamilan. Bahkan, mereka yang tak terbiasa mengingat mimpi sebelumnya. 

Menurut Dr. Carly Snyder, Psikiater Reproduksi dan Perinatal, mimpi mungkin merupakan cara alam bawah sadar seseorang untuk mengatasi masalah yang sedang mereka pikirkan.

Tidak mengherankan, banyak perempuan hamil melaporkan mimpi yang berkaitan dengan kehamilan. Mereka mungkin bermimpi tentang kehamilan atau bermimpi bahwa mereka bertemu bayi mereka untuk pertama kalinya.

"Mengetahui bahwa mimpi yang jelas adalah hal normal dan wajar selama kehamilan memberikan kenyamanan bagi orang-orang yang mungkin mengalami mimpi yang lebih sering atau menakutkan. Secara paradoks, perempuan dengan mimpi yang lebih negatif cenderung lebih jarang mengalami depresi pasca persalinan. Namun, jika mimpi Anda mengganggu, catatlah dan diskusikan dengan terapis atau psikiater Anda," kata Snyder.

Ibu hamil yang melaporkan merasa lebih cemas atau depresi di siang hari, lebih mungkin mengalami mimpi buruk. Demikian pula, penelitian secara konsisten menemukan bahwa ibu yang baru pertama kali hamil cenderung lebih sering bermimpi yang berhubungan dengan kehamilan ketimbang ibu yang sudah memiliki anak.

Meskipun mimpi bertema kehamilan mungkin sebagian disebabkan hormon, mimpi serupa juga diketahui terjadi setelah melahirkan dan pada suami.

Arti mimpi buruk saat hamil

Dalam dunia psikologi, mimpi buruk saat hamil umumnya tidak dianggap sebagai pertanda buruk atau ramalan tertentu. Sebaliknya, mimpi lebih sering dipahami sebagai refleksi emosi dan pikiran bawah sadar.

Penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychology menyebut bahwa mimpi selama kehamilan dapat berkaitan dengan proses emosional seorang perempuan dalam mempersiapkan diri menjadi ibu.

Sementara itu, analis mimpi Lauri Loewenberg menjelaskan bahwa mimpi saat hamil sering muncul karena perubahan emosi, kekhawatiran, dan rasa tanggung jawab baru sebagai calon ibu.

"Mimpi Anda pada dasarnya adalah panduan praktis untuk hidup Anda. Setiap dilema yang pernah Anda hadapi, setiap inspirasi yang pernah Anda butuhkan, setiap peringatan yang perlu Anda perhatikan… Semua diberikan kepada Anda dalam mimpi Anda," tulis Loewenberg dalam laman pribadinya.

Karena itu, mimpi buruk saat hamil tidak selalu berarti sesuatu yang buruk akan terjadi.

Apakah mimpi buruk saat hamil berbahaya?

Secara umum, sering mimpi buruk saat hamil tidak berbahaya. Namun jika mimpi buruk itu terjadi terus-menerus hingga mengganggu kualitas tidur dan memicu stres berat, sebaiknya tidak mengabaikan kondisi tersebut.

Kurang tidur selama kehamilan dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosional ibu hamil. Bahkan, menurut Sleep Foundation, kualitas tidur yang buruk saat hamil dapat meningkatkan risiko kelelahan, gangguan suasana hati, hingga stres berlebih.

Bunda dapat berkonsultasi ke dokter atau psikolog jika mimpi buruk terasa sangat mengganggu. Cara ini untuk membantu mengelola kecemasan selama kehamilan.

Cara mengurangi mimpi buruk saat hamil

Ibu hamil yang sering bermimpi buruk selama kehamilan dapat mempraktikkan beberapa tips di bawah ini untuk mencegahnya. 

1. Cari tahu alasan Bunda bermimpi buruk

Bunda dapat bertanya ke diri sendiri untuk mengetahui alasannya. Mengapa Bunda bermimpi buruk? Apa yang menyebabkan Bunda bermimpi buruk?

Mimpi buruk mungkin saja terjadi karena pengaruh pikiran negatif, bisa karena masalah kesehatan, ketakutan, kekhawatiran, atau masalah lain yang mengganggu Bunda selama kehamilan.

2. Menjaga kesehatan

Ibu hamil usahakan selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, istirahat yang cukup, dan mempraktikkan gaya hidup yang aktif.

Jika rutin berolahraga, makan makanan bergizi, dan memiliki pola hidup teratur, Bunda akan tertidur dengan nyenyak, sehingga mengurangi kemungkinan bermimpi buruk.

3. Selalu berpikir positif

Kondisi pikiran Bunda sangat berkaitan dengan jenis mimpi yang akan hadir dalam tidur. Tetap berpikir positif membuat Bunda kemungkinan terhindari dari perasaan atau pikiran negatif yang menyebabkan mimpi buruk.

4. Tidur nyenyak

Ibu hamil setidaknya perlu tidur 7 hingga 8 jam di malam hari. Tubuh yang cukup istirahat akan mengurangi stres atau ketegangan, yang pada akhirnya membuat Bunda merasa bahagia dan jauh dari pikiran negatif.

5. Meditasi

Meditasi adalah salah satu cara paling efektif untuk menenangkan pikiran. Cobalah meluangkan waktu untuk bermeditasi beberapa kali dalam sehari. 

6. Santai

Relaksasi pikiran dan tubuh selama kehamilan menjadi penting untuk dilakukan. Ini karena stres dan kecemasan tidak baik untuk kesehatan bayi dan Bunda.

7. Melakukan aktivitas menyenangkan 

Bunda bisa melakukan kegiatan yang membuat pikiran terasa ringan. Misalnya, mendengarkan musik, membaca buku, atau melakukan apa pun yang Bunda suka. Berbincang dengan orang yang Bunda cintai juga menjadi salah satu terapi terbaik dalam menenangkan pikiran.

Sering mimpi buruk saat hamil memang bisa terasa membekas setelah bangun tidur. Namun, selama kesehatan fisik dan emosional Bunda tidak terganggu secara berlebihan, mimpi tersebut umumnya masih tergolong normal dialami ibu hamil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda