KEHAMILAN
Terapi Tambahan Program Bayi Tabung Belum Tentu Ampuh, Ini Temuan Studi Terbaru
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Selasa, 07 Jul 2026 18:20 WIBProgram bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) menjadi salah satu pilihan bagi pasangan yang mengalami kesulitan hamil. Dalam prosesnya, beberapa klinik menawarkan berbagai terapi tambahan ibu hamil atau IVF add-ons yang diklaim dapat meningkatkan peluang keberhasilan.
Namun, studi terbaru menemukan bahwa tidak semua terapi tambahan tersebut terbukti efektif. Sebagian besar belum memiliki bukti kuat bahwa terapi tersebut benar-benar meningkatkan peluang kehamilan atau kelahiran bayi.
Seperti studi yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Obstetrics, Gynaecology & Women's Health ini menganalisis berbagai terapi tambahan IVF melalui tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap uji klinis yang tersedia. Para peneliti mengevaluasi 10 jenis terapi tambahan yang sering digunakan dalam program bayi tabung.
Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar terapi tambahan tidak terbukti memberikan manfaat yang jelas terhadap keberhasilan IVF. Dari 10 terapi yang dianalisis, tujuh di antaranya menunjukkan tidak ada peningkatan peluang kesuburan yang meyakinkan atau hasil penelitian masih belum dapat dipastikan karena kualitas bukti yang terbatas.
Apa itu terapi tambahan dalam program bayi tabung?
Terapi tambahan dalam program bayi tabung atau IVF add-ons adalah berbagai tindakan, obat, pemeriksaan, atau teknologi tambahan yang diberikan di luar prosedur utama bayi tabung. Terapi ini biasanya ditawarkan dengan tujuan membantu meningkatkan peluang embrio berhasil menempel di rahim, memperbaiki kualitas embrio, atau meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan.
Dalam proses bayi tabung standar, dokter biasanya melakukan beberapa tahap seperti stimulasi ovarium untuk menghasilkan sel telur, pengambilan sel telur (egg retrieval), pembuahan di laboratorium, perkembangan embrio, lalu pemindahan embrio ke rahim (embryo transfer).
Sementara itu, terapi tambahan diberikan sebagai pelengkap dengan harapan dapat meningkatkan keberhasilan proses tersebut.
Beberapa contoh terapi tambahan yang sering ditawarkan dalam program IVF antara lain:
- Tes genetik embrio (PGT-A)
Pemeriksaan ini bertujuan melihat apakah embrio memiliki jumlah kromosom yang normal sebelum dipindahkan ke rahim. - EmbryoGlue
Cairan khusus yang digunakan saat proses pemindahan embrio dan diklaim dapat membantu proses penempelan embrio pada dinding rahim. - Endometrial scratching
Prosedur yang membuat luka kecil pada lapisan rahim dengan harapan dapat membantu meningkatkan peluang implantasi embrio. - Suntikan platelet-rich plasma (PRP)
Terapi menggunakan komponen darah sendiri yang diperkirakan dapat membantu memperbaiki kondisi tertentu pada rahim atau ovarium. - Akupunktur
Sebagian pasangan memilih terapi ini sebagai pendamping IVF untuk membantu relaksasi atau mengurangi stres selama proses program hamil.
Bagi pasangan yang sudah lama menantikan kehamilan, terapi tambahan ini sering terlihat seperti harapan baru. Namun, efektivitasnya tetap perlu dipertimbangkan berdasarkan bukti ilmiah.
Mengapa terapi tambahan IVF bisa belum tentu berhasil?
Menurut para peneliti, salah satu tantangan dalam terapi tambahan IVF adalah banyak prosedur yang dipasarkan sebelum memiliki bukti ilmiah yang cukup kuat. Pasangan yang sedang menjalani program bayi tabung juga perlu memahami bahwa keberhasilan IVF dipengaruhi banyak faktor, termasuk usia, kualitas sel telur, kualitas sperma, kondisi rahim, dan kualitas embrio.
Karena itu, terapi tambahan tidak selalu berarti peluang hamil otomatis menjadi lebih besar, jika faktor utama yang memengaruhi kesuburan belum ditangani. Selain itu, beberapa terapi tambahan juga dapat menambah biaya dan membuat pasangan mengeluarkan lebih banyak dana tanpa kepastian manfaat yang jelas.
Bukan berarti semua terapi tambahan tidak berguna
Meski banyak terapi tambahan belum terbukti ampuh, bukan berarti seluruhnya tidak memiliki manfaat.
Beberapa metode seperti EmbryoGlue, endometrial scratching, dan teknik tertentu pada proses injeksi sperma menunjukkan adanya kemungkinan manfaat, tetapi para peneliti menilai bukti tersebut masih perlu diperkuat.
Keputusan menggunakan terapi tambahan sebaiknya dilakukan bersama dokter spesialis kesuburan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing pasangan.
Pentingnya berdiskusi dengan dokter
Perjalanan program bayi tabung bisa menjadi proses yang penuh harapan sekaligus tantangan. Karena itu, calon orang tua sebaiknya tidak hanya melihat klaim keberhasilan dari suatu terapi, tetapi juga memahami bukti ilmiah, risiko, dan manfaatnya.
Terapi tambahan yang tepat adalah terapi yang memang sesuai dengan kebutuhan medis ibu dan pasangan, bukan sekadar mengikuti tren. Dengan informasi yang cukup, pasangan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menjalani perjalanan menuju kehamilan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Luna Maya Hiatus Demi Promil, Inginkan Bayi Kembar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Berbagai Risiko Menunda Kehamilan, Mulai dari Kesuburan hingga Kondisi Bayi
5 Pertimbangan sebelum Putuskan Menjalani Program Bayi Tabung, Semangat Bun!
3 Kisah Haru Bunda Sukses Bayi Tabung, Melahirkan Pertama Kali di Usia 73 Tahun
Haru, Perjuangan Pasangan Jalani 15 Kali Bayi Tabung demi Punya Anak
TERPOPULER
Sosok Destry Gubenur BI Perempuan Pertama, Menambah Daftar Bos Bank Sentral Wanita di Dunia Jadi 27
7 Ciri Orang yang Tidak Terbiasa Mandiri Sejak Kecil
Program Hamil Anak Kedua Disebut Lebih Sulit, Benarkah?
3 Kali Gagal Bayi Tabung, Pasangan Ini Akhirnya Punya Anak setelah Dokter Temukan Penyebabnya
Es Batu Bisa Bikin Jerawat Kempes? Ini Faktanya
REKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus Kecil Stainless Steel Terbaik dengan Tutup Kaca
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri-ciri Kepribadian Orang yang Malas Terima Telepon & Lupa Kirim Pesan Balik
Program Hamil Anak Kedua Disebut Lebih Sulit, Benarkah?
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Sosok Destry Gubenur BI Perempuan Pertama, Menambah Daftar Bos Bank Sentral Wanita di Dunia Jadi 27
Es Batu Bisa Bikin Jerawat Kempes? Ini Faktanya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Bikin Home Salon di Rumah? Ini c ROOMI Aero Stand PRO
-
Beautynesia
Potret Moon Sang Min hingga Shin Si Ah di Pembacaan Naskah Drakor No Crushing Allowed
-
Female Daily
Jangan Asal Pilih! Ini Model Jeans yang Paling Cocok Sesuai Bentuk Badan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Trik Pakai Tote Bag dengan Logo Mencolok agar Tetap Stylish dan Tak Berlebihan
-
Mommies Daily
10 Kuliner Khas Dieng yang Wajib Dicoba, Ada yang Cocok untuk Anak