kehamilan
Kehamilan Kedua Ternyata Mengubah Otak Bunda, Ini Temuan Terbaru Studi
HaiBunda
Kamis, 23 Jul 2026 10:52 WIB
Kehamilan kedua tidak hanya sekadar mengulang perubahan fisik yang dialami di kehamilan pertama. Di kehamilan kedua, seorang Bunda ternyata bisa mengalami perubahan otak.
Menurut penelitian terbaru baru dari Amsterdam UMC yang diterbitkan di Nature Communications, setiap kehamilan memang dapat mengubah struktur otak dengan caranya sendiri. Namun, di kehamilan kedua, pola perubahan otak berbeda dari yang terjadi di kehamilan pertama.
Dalam studi ini, Elseline Hoekzema dan rekan-rekannya dari Amsterdam UMC meneliti 110 perempuan dari waktu ke waktu. Beberapa di antaranya sedang mengandung anak pertama mereka, beberapa sedang hamil anak kedua, dan yang lainnya memutuskan untuk tidak memiliki anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti lalu melakukan pemindaian otak berulang kali, dan melacak bagaimana otak berubah sepanjang penelitian. Hasil umum dari penelitian mengungkap bahwa setiap kehamilan mengubah otak dengan cara yang berbeda.
"Kami telah menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa otak tidak hanya berubah selama kehamilan pertama, tetapi juga selama kehamilan kedua," kata Hoekzema, dilansir laman Science Daily.
"Selama kehamilan pertama dan kedua, otak berubah dengan cara yang serupa dan unik. Setiap kehamilan meninggalkan jejak unik pada otak perempuan," sambungnya.
Jaringan otak berubah dengan cara yang berbeda pada setiap kehamilan
Dalam studi ini, para peneliti menemukan bahwa kehamilan pertama dapat menghasilkan perubahan besar dalam struktur dan aktivitas jaringan yang disebut Default Mode Network, atau sebuah sistem yang terlibat dalam refleksi diri, pemikiran sosial, dan fungsi mental penting lainnya.
Selama kehamilan kedua, jaringan tersebut berubah kembali, meskipun dalam derajat yang lebih rendah. Sebaliknya, perubahan yang paling mencolok terjadi pada jaringan otak yang bertanggung jawab untuk mengarahkan perhatian dan merespons informasi sensorik, Bunda.
"Tampaknya selama kehamilan kedua, otak mengalami perubahan yang lebih kuat pada jaringan yang terlibat dalam reaksi terhadap isyarat sensorik dan respons untuk mengendalikan perhatian," ungkap peneliti Milou Straathof.
"Proses ini mungkin bermanfaat saat merawat banyak anak," sambungnya.
Perubahan otak selama hamil dan kesehatan mental
Studi ini juga mengungkap hubungan antara perubahan otak yang terkait dengan kehamilan dan ikatan emosional antara ibu dan anak. Hubungan ini lebih kuat setelah kehamilan pertama dibandingkan usai kehamilan kedua.
Para peneliti juga mengidentifikasi hubungan antara perubahan struktural di otak dan depresi peripartum selama kehamilan pertama dan kedua. Menurut peneliti, temuan ini menjadi bukti pertama bahwa perubahan yang terjadi di korteks otak selama kehamilan berhubungan dengan depresi pada ibu.
Waktu kemunculan hubungan tersebut berbeda-beda tergantung pada riwayat kehamilan. Pada ibu yang baru pertama kali hamil, hubungan ini paling terlihat setelah melahirkan. Sementara bagi perempuan yang mengandung anak kedua, hubungan ini lebih terlihat selama kehamilan.
"Pengetahuan ini dapat membantu untuk lebih memahami dan mengenali masalah kesehatan mental pada ibu. Penting bagi kita untuk memahami bagaimana otak beradaptasi dengan peran baru perempuan sebagai ibu," kata tim penelitian.
Temuan ini juga menawarkan wawasan baru tentang kemampuan adaptasi yang luar biasa dari otak seorang ibu. Meski sebagian besar perempuan mengalami satu atau lebih kehamilan selama hidup mereka, para ilmuwan baru mulai memahami bagaimana kehamilan memengaruhi otak dalam jangka panjang.
Para peneliti mengatakan bahwa temuan ini membantu mengisi kesenjangan dalam pengetahuan tentang biologi perempuan dan pada akhirnya dapat meningkatkan perawatan bagi para ibu, termasuk upaya untuk mencegah dan mengobati depresi pasca persalinan. Studi ini juga menyoroti kemampuan luar biasa otak untuk terus beradaptasi dengan pengalaman hidup besar seperti kehamilan dan menjadi ibu.
Demikian hasil studi terbaru yang mengungkap perubahan otak pada kehamilan kedua yang berbeda dengan kehamilan pertama. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Beda Reaksi Marissa Nasution dan Suami saat Tahu Kehamilan Kedua
Kehamilan
Cerita Tantri 'Kotak' Lebih Menikmati Kehamilan Keduanya
Kehamilan
Curhat Kehamilan Kedua Tasya Farasya, Jadi Lebih Mual & Berjerawat
Kehamilan
4 Hal yang Paling Bikin para Bunda Ragu saat Hamil Anak Kedua, Simak juga Solusinya
Kehamilan
Atasi Kekhawatiran saat Hamil Anak Kedua, Membagi Kasih Sayang hingga Keuangan
7 Foto
Kehamilan
Lama Tak Terlihat, 7 Potret Eriska Rein Nikmati Kehamilan Keduanya
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Perubahan Otak Ibu Hamil Ternyata Bermanfaat untuk Merawat Bayi Baru Lahir
Perbedaan Perubahan Otak Bunda saat Hamil Anak Pertama dan Kedua
Studi Temukan Ibu yang Melahirkan 3 Anak atau Lebih Berisiko Kecil Terkena Stroke