kesehatan

Kisah Kakak-Adik yang Kulitnya Melepuh Setelah Pakai Tato Henna

Asri Ediyati Rabu, 20 Jun 2018 - 16.50 WIB
Kisah Kakak-Adik yang Kulitnya Melepuh Setelah Pakai Tato Henna/ Foto: Thinkstock Kisah Kakak-Adik yang Kulitnya Melepuh Setelah Pakai Tato Henna/ Foto: Thinkstock
Newcastle - Mumpung sedang liburan sekolah, bocah ini iseng menggunakan tato henna. Tapi yang terjadi sungguh di luar dugaan. Kulitnya melepuh!

Hal ini dialami oleh Nathaniel Hainsworth (13) dan Kane Archibald (7) dari Newcastle. Mereka mengalami reaksi kimia yang buruk usai memakai tato henna.

Keduanya mendapat reaksi alergi ini delapan hari setelah pakai tato. Padahal sang ibu, Carrie Archibald, yang juga mengenakan tato henna nggak mengalami reaksi alergi seperti anaknya.

"Anak-anak saya yang meminta tato henna dan saya mengizinkannya jika kami memiliki uang cadangan di akhir liburan. Pada hari terakhir liburan di Cala Bona, Majorca, kami melihat seorang kakek di sebuah toko yang menerima jasa tato henna. Kami semua mendapatkannya," kata Carrie dikutip dari The Sun.

Menurut Carrie pada awalnya nggak ada reaksi sama sekali, semuanya tampak baik-baik saja dan anak-anak happy. Akan tetapi delapan hari setelahnya, kulit anak-anak yang ditato mulai membengkak, gatal, dan ada sensasi terbakar.

"Anak-anak itu pulang dari sekolah dan Kane mengatakan lengannya gatal, panas dan sakit saat disentuh. Dokter mengatakan itu adalah reaksi alergi. Tetapi pada hari kesembilan mereka mulai benar-benar merasa kesakitan, jadi saya membawanya kembali ke dokter. Ada banyak lecet kecil di seluruh tubuh dan mereka semakin parah," lanjut Carrie.


Kisah Kakak-Adik yang Kulitnya Melepuh Setelah Pakai Tato HennaKisah Kakak-Adik yang Kulitnya Melepuh Setelah Pakai Tato Henna/ Foto: North News and Pictures via Daily Mail


Kali ini, petugas medis mengatakan bahwa anaknya mengalami luka bakar kimia, dan memperingatkan bahwa bekas luka itu mungkin akan permanen.

"Saya tidak percaya anak-anak itu mengalami terhadap sesuatu yang dilakukan banyak orang ketika sedang berlibur. Saya benar-benar terkejut," ujar Carrie.

Nathaniel dan Kane telah dirujuk ke unit spesialis luka bakar di Royal Victoria Infirmary di Newcastle. Tato mereka dibalut dan mereka diberi sirup antihistamin untuk mencoba meredakan reaksi alergi. Ibunya juga diberitahu bahwa mereka harus mengoleskan krim E45 hingga enam kali sehari selama tiga bulan.

Diketahui lebih lanjut, tato itu dibuat menggunakan henna hitam, yang mengandung zat kimia yang disebut para-phenlenediamine (PPD). Zat ini sering digunakan dalam pewarna rambut, berbentuk pasta, termasuk henna cokelat. Jika orang yang memiliki kulit yang sensitif, dapat menyebabkan kulit melepuh, luka bakar yang menyakitkan, dan dalam beberapa kasus menyebabkan borok.

Carrie meyakini dirinta nggak mengalami reaksi alergi karena dia sudah terbiasa memakai henna untuk rambutnya. Kata dia, lepuhan di kulit anaknya benar-benar parah.

Lepuhan itu benar-benar buruk, ketika saya pertama kali melihat lengan Kane itu benar-benar muncul.

"Saya ingin memperingatkan orang tua lain tentang bahaya alergi henna. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh. Kulit mereka tidak diperbolehkan terpapar matahari. Saya berharap kulit anak-anak akan kembali normal dan lukanya tidak permanen," tutup Carrie dikutip dari Daily Mail.

(aci/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi